Penurunan Bisnis Garmen Di Indonesia

Penurunan Bisnis Garmen Di Indonesia

bisnisholic.web.id Salah satu bisnis yang sangat menjalar di Indonesia sekarang adalah bisnis Garmen. Bagaimana tidak? Clothing Line saja sudah cukup penting, bagaimana dengan sumber dari bisnis Garmen? Tentu saja Bisnis Garmen akan sangat menghasilkan bukan? Berikut ini akan kami berikan artikel tentang Perkembangan Bisnis Garmen di Indonesia. Anne Patricia Sutanto, Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk., mengatakan saat ini perusahaan menggunakan 85% bahan baku impor, sisanya sebesar 15% diambil dari industri dalam negeri. Sebenarnya, perseroan lebih memilih untuk menyerap bahan baku domestik, tetapi karena kemampuan produksi terbatas, maka impor…

Read More

Industri Farmasi Harus Manfaatkan E-Commerce

Industri Farmasi Harus Manfaatkan E-Commerce

Bisnisholic.web.id – Seiring masuknya era industri 4.0, sektor industri harus mulai memanfaatkan platform jual beli online (e-commerce) dalam rangka menggenjot penjualannya. Hal ini tidak terkecuali di industri farmasi. Presiden Direktur PT Meccaya Pharmaceutical, Ricky Surya Prakasa mengatakan, di era digital seperti saat ini, industri farmasi memiliki segmen pasar baru yang mendominasi yaitu kaum muda atau generasi milenial. Karakter konsumen baru ini dinilai sangat menarik bagi industri karena dinamis dan mobile, dengan didukung ragam layanan online yang ada. “Era sekarang pastinya sudah sangat jauh berbeda dengan 10-20 tahun sebelumnya. Pangsa pasar…

Read More

Inovasi Menjadi Kunci Dari Produk Bumbu Makanan RI Tembus Pasar Ekspor

Inovasi Menjadi Kunci Dari Produk Bumbu Makanan RI Tembus Pasar Eksporvvvvvvvv

Bisnisholic.web.id – Industri bumbu makanan dalam negeri perlu melakukan banyak inovasi agar mampu bersaingan dengan produk dari negara lain. Selain itu, inovasi juga dibutuhkan agar produk makanan Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor. GM of Marketing PT Sasa Inti Albert Dinata mengatakan, pihaknya telah bergerak di industri bumbu makanan selama lebih dari 50 tahun. Hingga saat ini, Sasa juga telah berhasil menembus pasar ekspor. “Sasa telah merambah pasar internasional dengan dilakukannya kegiatan ekspor sejak lebih dari satu dekade ke pasar Asia,…

Read More

Pria Ini Mampu Hasilkan Rp 600 Juta per Bulan Walau Hanya Lulusan SMA

Pria Ini Mampu Hasilkan Rp 600 Juta per Bulan Walau Hanya Lulusan SMA

Bisnisholic.web.id – Di tengah perkembangan arus modernisasi, kehadiran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) kerap kali dipandang sebelah mata. Sebab, persaingan di dalam negeri masih menjadi momok menakutkan bagi para UMKM, apalagi untuk bisa menembus pasar hingga ke luar negeri. Namun ada UMKM yang bisa mematahkan pandangan tersebut yakni Bawadi Coffee. Lewat tangan Teuku Dharul Bawadi, Bawadi Coffee tidak hanya mampu merajai pasar dalam negeri, namum bisa melebarkan sayap hingga go internasional dengan menembus pasar dibeberapa negara. “Jangkauan pemasaran saya pertama itu baru di Aceh kita masuk diseluruh…

Read More

Bea Cukai Temukan Kasus Impor Sampah Plastik Sejak Januari 2018

Bea Cukai Temukan Kasus Impor Sampah Plastik Sejak Januari 2018

Bisnisholic.web.id – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa setidaknya ada empat kasus impor limbah plastik ke negara itu dari Januari 2018 hingga Juni 2019. Kasus pertama adalah penemuan limbah plastik di Surabaya, Jawa Timur. Bea Cukai mendapati ada lima kontainer yang semestinya berisi skrap kertas dari Amerika Serikat. Namun ternyata, kertas bekas impor itu dicampur sampah plastik dan mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun alias B3. Kini, kontainer berisi sampah plastik itu sudah dikembalikan ke negara asal. “Seluruhnya sudah direekspor,” ujar Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga…

Read More

Wilayah Kebumen Mengalami Kekeringan Sawah

Wilayah Kebumen Mengalami Kekeringan Sawah

Bisnisholic.web.id – Kementerian Pertanian (Kementerian Pertanian) melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur dan Fasilitas Pertanian (PSP) memantau kekeringan beras di Kabupaten Kebumen. Beberapa tempat terancam oleh kekeringan, termasuk Pesantren Bulus dan Kecamatan Petanahan. Di Kecamatan Bulus Pesantren luas tanaman padi sawah (standing crop) yang terancam kekeringan pada Musim Tanam kedua (MT II) sebanyak 213 Ha. Meliputi Desa Indrosari 6 Ha, Desa Sangubanyu 30 Ha, Desa Ambalkumolo 9 Ha, Desa Bocor 14 Ha, Desa Waluyo 4 Ha, dan Desa Sidomoro 160 Ha. Saat ini umur tanaman padi 30 hari setelah tanam (HST). Pada…

Read More

Sri Mulyani Minta Tambahan Anggaran Gaji PNS Baru

Sri Mulyani Minta Tambahan Anggaran Gaji PNS Baru

Bisnisholic.web.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengusulkan bahwa kenaikan pagu indikatif di luar Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp. 31,433 triliun pada 2019 menjadi Rp. 35.648 triliun pada tahun 2020 atau hingga Rp. 4.215 triliun. Salah satu kenaikan dialokasikan untuk gaji dan tunjangan bagi pejabat publik baru yang direkrut pada 2018. Hal itu disampaikan Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu dalam rapat kerja (raker) Komisi XI DPR RI tentang Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan Tahun 2020. Pertama adalah kenaikan pagu indikatif untuk Sekretariat Jenderal sebesar Rp…

Read More

Teknoligi Jepang Mengubah Limbah Sawit Jadi Uang

Teknoligi Jepang Mengubah Limbah Sawit Jadi Uang

Bisnisholic.web.id – Pemerintah menerima tawaran teknologi dari Jepang untuk mengubah limbah dari perkebunan kelapa sawit menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan uang. Melalui teknologi Jepang, limbah dapat diubah menjadi omega 3, yang baik untuk tubuh. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, juga mengadakan pertemuan hari ini dengan perwakilan Jepang yang sedang menjajaki tawaran tersebut. Darmin akan belajar lebih banyak. “Gini, memang kita tentu perlu melihat persisnya gimana, tapi cuma kalau dari segi konsepnya memang menarik. Artinya bayangkan limbah diolah menjadi duit. Artinya menjadi DHA, menjadi omega 3,” kata Darmin di Hotel…

Read More

Tahun Ini Diperkirakan Lebaran Tidak Seperti Tahun Lalu

Tahun Ini Diperkirakan Lebaran Tidak Seperti Tahun Lalu

Bisnisholic.web.id – Tidak diperkirakan bahwa Idul Fitri tahun ini begitu meluas dibandingkan tahun lalu. Ada beberapa faktor yang memengaruhi hal ini, mulai dari kondisi ekonomi global hingga situasi politik saat ini di Indonesia. Para peneliti di Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) Esther Sri Astuti menjelaskan bahwa dampak Idul Fitri tahun ini pada pertumbuhan ekonomi tidak akan sebaik tahun lalu. “Menurut prediksi, Lebaran tahun ini tidak akan seperti lebaran tahun lalu, jadi lebih melemah. Dari sisi pertumbuhan ekonomi akan cenderung turun dibandingkan Lebaran tahun kemarin karena tekanan eksternal seperti perang…

Read More

Akibat 22 Mei Pedagang Online Dirugikan

Akibat 22 Mei Pedagang Online Dirugikan

Bisnisholic.web.id – Manfaat layanan publik (THR) untuk pejabat publik (PNS) dan beberapa perusahaan swasta telah dicairkan sejak Jumat, 24 Mei. Tingkat konsumsi publik umumnya meningkat setelah menerima THR. Sayangnya, pemerintah saat ini membatasi kegiatan di jejaring sosial (jejaring sosial). Kebijakan tersebut diambil sebagai dampak dari aksi 22 Mei, untuk menghindari peredaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang CSR dan Persaingan Usaha Suryani Motik pun meminta pemerintah segera membebaskan kembali akses medsos agar pedagang online bisa berjualan lagi secara normal. “Kita berharap pada kesempatan ini pemerintah…

Read More