Tips Usaha Catering

catring

Bisnisholic.web.id – Salah satu dari banyak perusahaan di bidang kuliner yang menyenangkan tetapi penuh tantangan adalah industri perhotelan. Bisnis katering adalah salah satu dari banyak bisnis modal kecil yang dapat Anda mulai. Apalagi jika Anda suka memasak, kerabat dekat kerabat dan tetangga pasti akan meminta Anda menyiapkan menu makanan. Namun, Anda juga harus memperhatikan hal-hal lain, seperti menu makanan, harga, hingga pesaing.

Tips memulai usaha catering

Mulailah usaha catering secara kecil-kecilan dengan kata lain, Anda dapat mempertahankan pekerjaan yang sekarang. Seiring usaha catering Anda berkembang, anda mungkin mempertimbangkan untuk memilih usaha catering sebagai pekerjaan utama.

Pertimbangannya adalah: kehilangan gaji tetap, penanganan stres, dan situasi keluarga Anda.

Menjalankan bisnis kuliner yang ini akan membutuhkan waktu berjam-jam, terutama pada malam hari, akhir pekan, dan hari libur. Bagaiaman jika hal itu mempengaruhi pasangan dan anak-anak Anda?

Menjadi bos bagi diri sendiri adalah pilihan yang sangat pribadi yang seharusnya tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

Setelah mantap dengan pilihan membangun usaha catering, cobalah ikuti tips berikut.

  • Cari pengalaman sebelumnya
  • Tentukan nama bisnis catering
  • Pelajari laporan keuangan
  • Mulailah merekrut karyawan
  • Pertimbangkan promosi digital
  • Tentukan tujuan & fokus
  • Ciptakan & perluas networking

Cari pengalaman sebelumnya

Siapa pun yang ingin memulai usaha catering, lebih baik bekerja dalam bidang yang sama terlebih dahulu, terutama di tempat usaha catering yang sudah mapan karena mereka selalu mencari orang baik untuk mempersiapkan acara. Ini juga menjadi langkah terbaik untuk memutuskan apakah memulai bisnis catering adalah sesuatu yang benar-benar ini Anda lakukan. Selain itu, pengalaman kerja juga akan membuat Anda menyadari bahwa melakukan usaha catering termasuk pekerjaan fisik karena Anda akan berdiri selama berjam-jam.

Tentukan nama bisnis catering

Hal yang menyenangkan namun sedikit rumit adalah memilih nama yang tepat. Jika orang tua yang memberi nama bayinya layaknya doa, Anda memberi nama usaha catering Anda agar membawa keberuntungan. Nama tersebut bisa merefleksikan menu makanan yang jadi andalan Anda, lokasi, atau permainan kata. Begitupun ketika menentukan menu makanan dalam usaha catering Anda. Buatlah nama menunya seunik dan semenarik mungkin. Atau bila tidak, buatlah sesederhana mungkin agar pelanggan langsung mengerti dengan menu catering Anda.

Pelajari laporan keuangan

Seperti bisnis lainnya, Anda harus memiliki laporan laba rugi untuk semua hal yang Anda lakukan dalam usaha catering. Cobalah perhitungkan terlebih dahulu pengeluaran yang Anda gunakan, seperti untuk bahan makanan, sewa peralatan catering, dan mempekerjakan karyawan. Setelah itu, tentukan harga setiap menu makanan dengan mengambil margin yang sesuai. Dengan begitu, keuntungan yang Anda dapatkan akan terlihat.

Mulailah merekrut karyawan

Poin ini dapat dilakukan saat usaha catering Anda berjalan pesat. Anda akan membutuhkan karyawan ekstra karena tidak dapat menangani semua kebutuhan catering Anda, dari mempersiapkan bahan makanan, memasak, sampai mengemas menu catering. Kemungkinan besar pada awal tahun bisnis Anda, hanya karyawan paruh waktu yang dibutuhkan. Carilah individu terorganisir dan dapat dengan mudah mendelegasikan tugas yang Anda berikan. Tapi, tentu saja, bila memasak adalah keahlian Anda, jangan sampai karyawan Anda yang mengemban tugas tersebut. Hal ini mengantisipasi rasa masakan yang berbeda dari yang biasa Anda buat.

Baca juga : Tips Sebelum Memulai Usaha Rumahan

Pertimbangkan promosi digital

Media sosial seperti Twitter, Instagram dan Facebook menjadi cara ampuh untuk mulai mengenalkan usaha catering Anda. Bentuklah sekelompok “teman” dan “pengikut”, namun jangan langsung gunakan sebagai alat untuk membicarakan bisnis Anda sendiri. Gunakan media sosial tersebut untuk meminta saran dan menetapkan diri Anda sebagai seorang ahli. Berjejaring seluas-luasnya terutama dengan penyelenggara acara dan wedding organizer juga termasuk bentuk promosi untuk usaha Anda. Catering adalah satu dari beberapa layanan yang disewa oleh keduanya. Jangan gentar untuk mempromosikan usaha Anda kepada mereka dengan memberikan diskon. Pada dasarnya, mereka bisa dibilang sebagai tenaga penjual dari luar untuk usaha catering Anda, dan diskon yang Anda berikan kepada mereka adalah komisi untuk mereka karena telah bekerja sama dengan Anda.

Tentukan tujuan & fokus

Mengutip kata-kata Winston Churchill, Anda tidak akan pernah mencapai tujuan jika berhenti dan melemparkan batu kepada anjing yang menggonggong. Yang Churchill ingin sampaikan adalah Anda tidak selalu harus peduli pada apa kata orang terhadap usaha Anda. Tetaplah fokus dalam menyempurnakan menu catering. Anda juga harus kreatif sekaligus ingat bahwa Anda adalah pengusaha. Menjadi pengusaha berarti Anda harus menyeimbangkan bisnis catering Anda dengan kegemaran Anda dalam memasak.

Ciptakan & perluas networking

Adakan perkumpulan pengusaha catering di Indonesia? Namanya Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) yang sebelumnya bernama Asosiasi Catering Seluruh Indonesia (ACSI). Perkumpulan ini menjadi wadah berkumpulnya perusahaan yang berkaitan dengan usaha pengelola jasaboga. Dalam skala internasional terdapat organisasi profesional bernama National Association of Colleges and Employers (NACE) dan Meeting Professionals International (MPI) yang menjadi tempat berkumpulnya para profesional dari berbagai bidang usaha dari seluruh dunia.

Related posts