Teknoligi Jepang Mengubah Limbah Sawit Jadi Uang

Teknoligi Jepang Mengubah Limbah Sawit Jadi Uang

Bisnisholic.web.id Pemerintah menerima tawaran teknologi dari Jepang untuk mengubah limbah dari perkebunan kelapa sawit menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan uang. Melalui teknologi Jepang, limbah dapat diubah menjadi omega 3, yang baik untuk tubuh. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, juga mengadakan pertemuan hari ini dengan perwakilan Jepang yang sedang menjajaki tawaran tersebut. Darmin akan belajar lebih banyak.

“Gini, memang kita tentu perlu melihat persisnya gimana, tapi cuma kalau dari segi konsepnya memang menarik. Artinya bayangkan limbah diolah menjadi duit. Artinya menjadi DHA, menjadi omega 3,” kata Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Pihak Jepang bahkan mengklaim omega 3 yang dihasilkan dari teknologi pengubah limbah itu lebih bagus dibanding omega 3 pada ikan salmon.

“Tapi kita tetap perlu pelajari dengan lebih baik karena kalau secara konsep sih bagus sekali, tapi kan kadang-kadang yang bagus itu kita harus hati-hati,” ujarnya.

Saat ini, limbah dari kebun kelapa sawit di Indonesia paling jauh baru diolah menjadi pupuk. Meski tak ingat angkanya, Darmin menyebut limbah kebun kelapa sawit cukup banyak. Tentu tawaran dari Jepang menjadi sangat menarik.

Baca juga : Tahun Ini Diperkirakan Lebaran Tidak Seperti Tahun Lalu

Terlebih, menurutnya investasi tersebut tidak mahal. Dia enggan menyebutkan angkanya, hanya saja nilainya diperkirakan tak mencapai jutaan hingga ratusan juta dolar. Investasinya bakal bersumber dari pihak Jepang.

“Iya dong kita urusin, sesuatu yang kan bagaimana caranya membuat sampah jadi uang kan, bagaimana, masa kita nggak coba? Kalau soal apa jangan takut kita coba ya,” ujarnya.

Nantinya hasil limbah yang diolah menjadi omega 3 bisa digunakan untuk kebutuhan industri farmasi dan makanan. Sisanya bisa diimpor. Menurut Darmin ini bakal menarik bagi industri sehingga bersedia memanfaatkan teknologi ini.

“Sebenarnya kalau nanti dicoba terbukti ya jangankan mereka (Jepang), orang Indonesia juga pasti mau. Kamu pikir konglomerat kelapa sawit nggak kaya kaya.

Tahun Ini Diperkirakan Lebaran Tidak Seperti Tahun Lalu

Tahun Ini Diperkirakan Lebaran Tidak Seperti Tahun Lalu

Bisnisholic.web.id – Tidak diperkirakan bahwa Idul Fitri tahun ini begitu meluas dibandingkan tahun lalu. Ada beberapa faktor yang memengaruhi hal ini, mulai dari kondisi ekonomi global hingga situasi politik saat ini di Indonesia. Para peneliti di Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) Esther Sri Astuti menjelaskan bahwa dampak Idul Fitri tahun ini pada pertumbuhan ekonomi tidak akan sebaik tahun lalu.

“Menurut prediksi, Lebaran tahun ini tidak akan seperti lebaran tahun lalu, jadi lebih melemah. Dari sisi pertumbuhan ekonomi akan cenderung turun dibandingkan Lebaran tahun kemarin karena tekanan eksternal seperti perang dagang, dan ada kericuhan suhu politik yang overheating,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Kondisi tersebut juga berkaca dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019. Dia menjelaskan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% di 2019, sementara di kuartal I-2019 hanya tumbuh 5,07%. Dengan begitu, diperkirakan kondisi perekonomian di Lebaran tahun ini tidak sebaik tahun lalu.

Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang disumbangkan selama Lebaran, kata dia tak akan begitu signifikan disebabkan oleh kontribusi beberapa sektor industri, mulai dari pertanian, pengolahan, konstruksi dan transportasi.

Baca juga : Akibat 22 Mei Pedagang Online Dirugikan

“Untuk prediksi Lebaran pertumbuhan ekonomi pasti berkaca pada pertumbuhan ekonomi sebelumnya, awal tahun kuartal I pertumbuhan 5,07%, sementara target pemerintah 5,3%,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang CSR dan Persaingan Usaha Suryani Motik pun merasa lebaran tahun ini tak akan sebagus tahun lalu dari sisi ekonomi. Bahkan sebenarnya tahun lalu sudah dirasakan kurang bagus.

“Tahun lalu saja tidak lebih bagus dari tahun sebelumnya dari ekonomi. Beberapa teman-teman biasanya terutama barang konsumsi kayak Unilever itu tahun lalu produksi turun 5% di lebaran. Kalau tahun lalu saja jelek, tahun ini lebih jelek bisa dibayangkan, berarti ada pelemahan lagi,” tambahnya.

Akibat 22 Mei Pedagang Online Dirugikan

Akibat 22 Mei Pedagang Online Dirugikan

Bisnisholic.web.id – Manfaat layanan publik (THR) untuk pejabat publik (PNS) dan beberapa perusahaan swasta telah dicairkan sejak Jumat, 24 Mei. Tingkat konsumsi publik umumnya meningkat setelah menerima THR. Sayangnya, pemerintah saat ini membatasi kegiatan di jejaring sosial (jejaring sosial). Kebijakan tersebut diambil sebagai dampak dari aksi 22 Mei, untuk menghindari peredaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang CSR dan Persaingan Usaha Suryani Motik pun meminta pemerintah segera membebaskan kembali akses medsos agar pedagang online bisa berjualan lagi secara normal.

“Kita berharap pada kesempatan ini pemerintah cepat lah itu yang namanya Facebook, Instagram, itu dihidupkan balik lagi karena kasihan, WhatsApp juga. Karena banyak penjualan UKM dari situ. Kasihan jadinya kesempatan mereka untuk meraup sekarang ini jadi agak terhambat,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Kegiatan jual beli di medsos terhambat dan akibatnya pedagang online kesulitan mengunggah foto-foto barang dagangannya karena aksesnya dibatasi pemerintah.

“Karena mereka nggak bisa upload produk-produknya, pesanan-pesanannya, gitu lho,” sebutnya.

Baca juga : Memulai Bisnis Rental Mobil

Tentu kondisi saat ini disayangkan, padahal setelah THR cair menjelang Lebaran pendapatan pelaku usaha seharusnya bisa naik khususnya untuk bahan makanan dan minuman, serta pakaian. Itu dikarenakan kemampuan beli masyarakat setelah menerima THR juga menjadi dua kali lipat.

“Dan kita berharap juga buat teman-teman ini karena kesempatan buying purchasing power-nya cukup tinggi, kemampuan membelinya besar karena ada THR,” tambahnya.

Memulai Bisnis Rental Mobil

Memulai Bisnis Rental Mobil

Bisnisholic.web.id – Saat ini, ada banyak orang yang membutuhkan mobil sebagai cara hidup. Salah satunya adalah menjadi driver online atau driver. Ini adalah peluang baru bagi pengusaha penyewaan mobil. Bagi Anda yang hanya ingin masuk ke bisnis ini. Cobalah ikuti beberapa tips tentang cara memulai bisnis penyewaan mobil dengan modal kecil di bawah.

Pilih Mobil yang Banyak Diminati
Memulai bisnis rental mobil berarti Anda harus memiliki mobil yang akan disewakan. Sebelum membeli mobil, cobalah pilih jenis mobil yang banyak diminati pelanggan di daerah Anda. Biasanya pelanggan rental mobil lebih menyukai mobil jenis MPV yang bisa membawa banyak orang dan juga memiliki bahan bakar yang irit. Mobil yang paling banyak diminati biasanya seperti Avanza, Xenia, Innova, Gran Max, dan lain sebagainya. Setelah memilih mobil yang ingin Anda beli, tentukan harga sewa mobil berdasarkan tipe mobil.

Hindari Mobil Bekas untuk Dibeli
Meski harganya jauh lebih murah, hindari membeli untuk memulai bisnis rental mobil. Dengan memilih mobil baru, bisnis Anda akan menjadi nilai lebih bagi pelanggan dan membuat pelanggan lebih aman dan nyaman. Bukan hanya itu, memilih mobil baru juga mengurangi biaya perawatan. Bisa dibayangkan, berapa uang yang harus Anda keluarkan untuk merawat mesin mobil bekas? Pasti lebih mahal dibanding Anda membeli mobil baru.

Beli Mobil Secara Kredit
Jika membeli mobil baru dianggap mahal dan Anda tidak memiliki modal yang cukup besar, Anda dapat membeli mobil secara kredit. Untuk biaya cicilannya, Anda bisa mengambil sebagian dari pendapatan sewa mobil. Dengan begitu, Anda tidak akan terbebankan dengan cicilan perbulannya. Namun, jika modal yang Anda miliki cukup untuk membeli mobil baru, tidak ada salahnya juga membeli mobil secara tunai.

Baca juga : Tips Usaha Online

Buat Syarat & Ketentuan Sewa Mobil
Bisnis rental mobil merupakan salah satu bisnis yang memiliki risiko cukup besar, seperti mobil tidak dikembalikan. Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus memuat sebuah peraturan bisnis yang ketat dalam masalah sewa-menyewa mobil. Anda bisa meminta pelanggan Anda untuk meninggalkan KTP, SIM, atau identitas lain, dan buatlah surat perjanjian sewa yang ditandatangani pelanggan. Anda juga bisa menghindari risiko tersebut dengan memberi beberapa pengamanan seperti memasang GPS dalam mobil untuk mendeteksi keberadaan mobil Anda.

Daftarkan Mobil ke Perusahaan Asuransi
Risiko lain yang bisa terjadi dalam memulai bisnis ini adalah kerusakan karena kecelakaan, hilang, bencana alam, dan lain sebagainya. Untuk menghindari risiko ini, cobalah gunakan asuransi untuk mobil yang Anda rentalkan. Dengan mendaftarkan mobil ke perusahaan asuransi, biaya kerusakaan mobil akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Promosikan Bisnis
Untuk memperkenalkan bisnis Anda ke masyarakat luas, Anda membutuhkan sebuah promosi bisnis. Anda bisa mulai dengan memasarkannya melalui orang terdekat, social media, membuat website, dan lain sebagainya. Untuk memperluas market, Anda juga bisa bekerja sama dengan hotel untuk membantu Anda menawarkan bisnis ke pelanggan atau pengunjung hotel.

Kelola Keuangan dengan Baik
Hal terakhir yang harus Anda perhatikan dalam memulai bisnis rental adalah mengelola keuangan bisnis dengan baik. Jika Anda tidak terlalu paham bagaimana mengelola keuangan dengan baik, Anda dapat menyewa jasa konsultan atau mempercayakan keuangan bisnis Anda dengan Jurnal. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat menjadi solusi keuangan bisnis Anda.
Dengan menggunakan Jurnal, Anda hanya perlu mencatat seluruh transaksi bisnis ke dalam sistem, dan Jurnal akan secara otomatis memberikan data akurat dan realtime mengenai kondisi keuangan bisnis Anda. Jurnal juga menyediakan laporan keuangan yang bisa Anda akses kapan saja dan di mana saja. Hal ini tentu memudahkan Anda dalam pengelolaan bisnis. Selengkapnya mengenai Jurnal dan fitur lainnya dapat Anda lihat di sini.

Manfaatkan Mobil untuk Pendapatan Tambahan
Saat ini banyak orang yang tertarik melakukan promosi bisnis, Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Bagaimana caranya? Anda bisa memanfaatkan mobil Anda sebagai media promosi. Selain membantu bisnis lain mempromosikan bisnisnya, Anda juga bisa membuat promosi sendiri untuk bisnis Anda. Jika Anda tertarik menjadikan mobil rental Anda sebagai media promosi iklan bagi bisnis lain, tentu Anda akan mendapatkan pendapatan tambahan.

Ubiklan merupakan salah satu perusahaan teknologi berbasis aplikasi dan website yang memungkinkan Anda untuk memanfaatkan mobil Anda menjadi media bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengiklankan produk, acara, atau apapun dengan menggunakan mobil rental yang Anda miliki.

Tips Usaha Online

Tips Usaha Online

Bisnisholic.web.idBisnis online berkembang pesat. Dalam hal pembelian dan penjualan, misalnya, banyak pedagang mentransfer aktivitas mereka secara online. Anda harus sering mendengarkan, banyak perusahaan online menghasilkan keuntungan yang menguntungkan tanpa perlu membuka posisi fisik. Pastinya, tidak sedikit dari Anda yang tertarik mengikuti terjun ke bisnis online. Namun, dia masih bertanya: “Apa cara memulai bisnis online dari awal?”

Nah, biar merasakan untung dari bisnis online, cara-cara memulainya perlu kamu perhatikan. Sebab cara-cara tersebut nantinya bakal pengaruhi bisnis online-mu ke depan, sukses atau malah berhenti di tengah jalan. Buat lebih jelasnya, simak nih cara memulai bisnis online dari nol.

Paham apa yang dijual
Kalau gak paham dengan barang yang mau kamu jual, ngapain juga kamu jalankan bisnis online? Paham gaknya kamu menentukan lho gimana hasil bisnis online-mu nanti. Penting tahu ini. Sebab ini menjadi cara memulai bisnis online dari nol. Hal pertama yang mesti kamu pahami adalah barang atau produk yang bakal kamu jual. Bahkan, kamu wajib tahu sedetail-detailnya. Pemahamanmu ini membantu kamu buat mengetahui kualitas produk yang dijual. Kamu juga tahu berapa harga beli dan harga jual yang pantas. Kedua, kamu juga harus memahami selera pasar. Apa yang lagi orang-orang suka saat ini? Model seperti apa yang mereka pengin punya? Kalau hal-hal itu bisa kamu pahami, dijamin barang-barang yang kamu jual mendatangkan banyak pembeli.

Ketiga, pastikan produk yang kamu pasarkan nanti, banyak yang cari di Google. Cara gratis untuk mengetahui banyak-tidaknya orang yang mencari produkmu, kamu bisa gunakan Google Keyword Planner. Dari situ kamu bisa lihat berapa volume pencarian dari produk yang bakal kamu jual. Kalau volume pencarian dari barang yang hendak kamu jual terlampau tinggi, maka makin tinggi juga persaingan dalam menjual barang itu. Pertimbangkan untuk mencari varian unik dari barang tersebut, yang masih jarang dijual orang lain, tapi disukai.

Riset kompetitor
Kamu harus tahu betul kompetitormu. Caranya, kamu bisa mulai dari riset gimana mereka jual produk mereka secara online. Buka-buka aja di platform online marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada, hingga Shopee. Cari tahu apa yang mereka tawarkan sehingga banyak yang mau beli. Rating dan review emang kasih pengaruh cukup kuat. Namun, hal tersebut gak selamanya berlaku. Gak sedikit juga di antara pembeli yang kecewa lalu kasih rating dan review jelek. Dari sini kamu bisa belajar buat menawarkan keunggulan bisnismu yang menjadi kelemahan di kompetitor. Misalnya aja soal pembeli yang paling gak suka respons yang lama atau pengemasan yang asal-asalan. Nah, kekurangan kompetitor tersebut bisa kamu manfaatkan buat memaksimalkan penjualan bisnis online-mu. Misalnya nih, kalau ada pertanyaan yang mampir, kamu kudu jawab dengan cepat. Terus pengemasan barang, kalau memungkinkan, tambah bubble wrap agar pembeli happy. Harga juga menentukan banget. Namun, menjual barang lebih murah dari lapak lain gak selamanya bakal mendatangkan banyak pembeli. Masih ada kok dan banyak malah yang mementingkan kualitas ketimbang murahnya harga. Intinya, kamu masih menjual dengan harga yang terbilang kompetitif.

Cari supplier
Boleh-boleh aja kamu cari supplier di pusat grosir. Namun, kamu bakal sulit buat ambil untung dari produk yang kamu jual. Terus cari supplier di mana dong? Jangan menutup kemungkinan buat cari supplier sampai ke luar negeri. Atau dengan mendatangi sentra pengrajin di daerah-daerah. Buktinya, Brodo, brand sepatu cowok, bisa sukses dengan memberdayakan pengrajin sepatu Cibaduyut. Seandainya kamu pengin kerjasama dengan supplier di luar negeri sana, kamu bisa mencarinya lewat Alibaba. Di sana banyak sekali barang beserta supplier-nya yang bisa diandalkan. Lebih enak lagi nih kalau kamu bisa menjajaki kerjasama sebagai dropshipper dan reseller. Di Indonesia ada Supplier, Dusdusan, dan Bandros yang menawarkan kerjasama buat kamu yang pengin jadi dropshipper ataupun reseller.

Baca juga : Tips Usaha Catering

Bikin brand yang buat orang percaya
Banyak yang memulai bisnis online dengan cara yang bisa dibilang asal-asalan. Mulai dari pemberian nama brand bisnisnya sendiri hingga logo yang dibikinnya. Padahal nih, kepercayaan orang-orang buat membeli terbangun dari citra bisnis itu sendiri. Lihat aja brand-brand yang terkenal semisal Pepsi atau Nike. Nama dan logo brand mereka begitu melekat di pikiran orang-orang. Ditambah dengan kualitas yang mereka tawarkan, bikin orang-orang yakin kalau produk mereka itu bagus.

Promosi gratis hingga berbayar
Bukan rahasia lagi bahwa promosi lewat medsos bisa dilakukan secara berbayar, namun bisa pula gratis. Tapi, walau sama-sama membantu meningkatkan volume penjualan, antara gratis dan berbayar jelas lebih efektif yang berbayar karena lebih tertarget. Saat ini media sosial semisal Facebook dan Instagram menawarkan ads atau iklan berbayar buat yang pengin produknya makin dikenal. Dikutip dari Facebook, biaya beriklan di medsos tersebut dimulai dari US$ 5 hingga US$ 50 ribu per minggu. Itu berarti kamu sediakan dana mulai dari Rp 72 ribuan hingga Rp 720 jutaan per minggu. Mahal sih emang. Namun, lewat gratisan pun, gak menutup peluang buat dapat untung banyak kok. Asal dari awal kamu udah gencar promosikan brand-mu dengan baik. Itu tadi lima cara memulai bisnis online dari nol. Mudah-mudahan aja dengan menerapkan cara-cara di atas, kamu bisa memperoleh banyak untung. Selamat mencoba!