Pria Ini Mampu Hasilkan Rp 600 Juta per Bulan Walau Hanya Lulusan SMA

Pria Ini Mampu Hasilkan Rp 600 Juta per Bulan Walau Hanya Lulusan SMA

Bisnisholic.web.id – Di tengah perkembangan arus modernisasi, kehadiran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) kerap kali dipandang sebelah mata. Sebab, persaingan di dalam negeri masih menjadi momok menakutkan bagi para UMKM, apalagi untuk bisa menembus pasar hingga ke luar negeri.

Namun ada UMKM yang bisa mematahkan pandangan tersebut yakni Bawadi Coffee. Lewat tangan Teuku Dharul Bawadi, Bawadi Coffee tidak hanya mampu merajai pasar dalam negeri, namum bisa melebarkan sayap hingga go internasional dengan menembus pasar dibeberapa negara.

“Jangkauan pemasaran saya pertama itu baru di Aceh kita masuk diseluruh Aceh. Internasional kita sudah masuk 8 negara diantaranya adalah Malaysia, Singapura, Canada, China, Thailand, Brunei, Australia dan India,” kata Bawadi

Tak puas sampai di situ, pria berusia 30 tahun ini akan kembali merambah pasar ke arah timur tengah, bahkan eropa. “Minggu depan saya ke Rusia dan di Swiss. Jadi kita arah ke eropa lagi,” imbuhnya.

Dia menceritakan, dari beberapa negara tujuan asal ekspor produk olahan kopi jadi tersebut, Bawadi Coffee mampu meraup omset penjualan hingga sebesar Rp 600 juta per bulan. Angka tersebut setara dengan 20 kali lipat dari modal awal membangun bisnis yang hanya sebesar Rp 30 juta.

“Modal awal kita Rp 30 juta. Itu hasil dari tabungan saya pribadi. Penjualan sebulan Rp 600 juta,” imbuhnya.

Baca Juga : Berikut Beberapa Tips Agar Dapat Menjadi Pengusaha Sukses

Hanya Lulusan SMA

Namun siapa sangka, dibalik kesuksesannya, Bawadi hanyalah seorang lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Berangkat dari kegagalannya untuk menamatkan kuliah, dia mulai berpikir dan merencanakan untuk membangun sebuah bisnis kopi yang kini dinamai Bawadi Coffee.

“Sebenernya saya kuliah di semester 6 mau lanjut semester ke 7 saya liat kawan-kawan saya ditempat kuliah semua mengejar untuk jadi PNS dan lain-lain sedangkan saya bertolak belakang dengan saya, saya ingin menciptakan bagaimana saya bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat satu perusahaan namanya Bawadi Coffee,” kisahnya.

Pria kelahiran Aceh tersebut mengisahkan alasan dirinya membangun brand Bawadi Coffee. Menurutnya di daerah tanah kelahirannya ada beberapa komoditas yang potensinya luar biasa, dan cukup dikenal dipasar internasional, salah satunya adalah kopi.

“Saya ambil pertama kopi Arabica Gayo kita produksi di awal tahun 2014 saya mulai memasarkannya ke beberapa lokasi yakni ke Malaysia dan Singapura. karena memang awal target kopi Bawadi kita langsung ke Malaysia,” terangnya.

Dirinya pun menceritakan kenapa tujuan pasar pertamanya langsung ke luar negeri. Sebab, baginya dengan membuka pasar di negara luar secara persaingan dan kompetitor masih belum banyak. Hal ini berbeda dengan kondisi pasar dalam negeri.

“Karena kalau kita masuk ke nasional harus ada nama karena orang agak susah nerima produk baru kalau memang dia belum ada nama. Tapi saya sesuaikan ke luar negeri,” jelasnya.

Kerjasama Dengan 1.840 Petani Kopi

Kendati begitu, komposisi pasar dalam negeri sendiri masih cukup dominan apabila dibandingkan dengan luar negeri yakni sekitar 70 persen dibanding 30 persen. Beberapa pasar dalam negeri yang kini sudah dimasuki produknya yakni Alfamart, Indomaret, dan Giant.

“Mimpi kita tahun ini saya rencana masuk ke 7 eleven. Kalau kita masuk ke sana otomatis 36 negara kita sudah bisa masuk barang. Jadi kita tidak susah distribusikan barang dan promisi karena biaya keduanya mahal bagi kita UMKM tidak akan sanggup distribusi 36 negara, tapi kalau kita manfaatkan jaringan ini barang kita akan masuk ke semua negara,” ungkapnya.

Hingga saat ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan 1.840 petani kopi dari yang sebelumnya hanya 50 petani saja. Sedangkan karyawan tetap yang dikerjakan di Bawadi Coffee mencapai 28 orang dan karyawan lepas sebanyak 34 orang yang didominasi oleh mahasiswa.

“Jadi saya bermimpi supaya kawan-kawan yang lagi kuliah saya suruh mereka berkunjung ke tempat saya, supaya dia bisa berwirausaha sambil kuliah. Jadi disinilah 34 orang ini dia siang ke tempat saya dia ambil kopi dia jualan dari situ dia sambil belajar. Jadi saya memamg semuanya yang ingin belajar akan tampung di Aceh jadi kita sama-sama untuk berkembang,” pungkasnya.

Berikut Beberapa Tips Agar Dapat Menjadi Pengusaha Sukses

Berikut Beberapa Tips Agar Dapat Menjadi Pengusaha Sukses

Bisnisholic.web.id – Sejumlah anak muda saat ini banyak yang bermimpi menjadi pengusaha. Namun, dalam membangun sebuah usaha tidaklah mudah. Untuk itu diperlukan beberapa referensi dari mereka yang sudah sukses. Seperti salah satunya Owner Bawadi Coffee, Teuku Dharul Bawadi.

Kali ini, ia memberikan beberapa tips sukses untuk pelaku usaha yang ingin memulai bisnis baru. Menurutnya untuk mengawali usaha, hal yang paling pertama dilakukan adalah mempromosikan brandingnya, kemudian baru menentukan produknya.

“Jadi untuk mulai usaha pertama kita promosi dulu. Kalau saran saya sebagai pemula lebih bagus kita promosikan brandingnya dari pada ciptakan produknya,” katanya saat berbincang dengan di Jakarta,

Jika kalian merupakan salah satu seorang yang ingin mecari salah satu Panduan mendaftar judi slot online terpercaya. Tenang saja karna sekarang sudah tersedia dengan keinginan dan kemauan kalian. Bersama Agen Game Joker123 atau agen terpercaya daftar joker123 akan menjamin kenyamanan serta keamanan kalian menjadi member setia

Bagi Bawadi, urusan produk nomor dua, namun branding lah yang menjadi kekutan utama untuk melakoni bisnis yang baru ditempuh. Sebab, dengan mengawali kegiatan komunikasi dengan tujuan untuk membangun dan membesarkan sebuah brand atau merek akan mendapatkan respon dari masyarakat.

“Karena kenapa setelah kita membranding melalui media sosial dan lain-lain. Nanti akan ada pendapat dari orang lain misalnya ada kekurangan. Jadi dibranding dulu baru cipatakan produk,” katanya.

Baca Juga : Tips Untuk Membangun Bisnis Bareng Sahabat Kamu

Mulai Memasarkan

Setelah produk sudah terpikirkan dibenak pelaku usaha, hal pertama yang perlu dilakukan baru memulai pemasaran. Ini bisa dimulai dengan keluarga terdekat bahkan tetangga terlebih dahulu. Setelah mendapatkan respon yang positif baru kemudian diperluas pasarnya.

“Jangan ambil tindakan misalnya langsung produksi masal. dari situlah kebanyak UMKM yang gagal. Sebenernya kita bisa memulai stap by stap lebih bagus daripada langsung,” katanya.

Pria berusia 30 tahun ini juga menekankan, yang paling penting untuk mengawali sebuah usaha adalah berpegang teguh kepada prinsip. Prinsip yang harus ditanamkan terlebih dahulu adalah kejujuran dan kepercayaan. “Karena untuk membuat semua usaha kalau tidak jujur itu tidak akan bisa terbangun,” imbuhnya.

Kemudian tidak kalah penting adalah juga adalah masalah penampilan. “Kalau kita bermain ke luar negeri, misalnya ada beberapa event yang saya ikut kalau kita penampilannya biasa orang kurang menarik. Tapi dari segi penampilan kalau kita bisa memberikan lebih kepada orang lain dari penampilan dia tidam akan mempertanyakan hal-hal sepele,” jelasnya.

Harus Tawakal

Dan yang paling utama adalah tawakal. Sebab tanpa ini, biasanya semua tidak akan berjalan dengan apa yang direncanakan. “Ssebenernya ini adalah yang pertama tanpa kita memohon, dan tanla tawakal itu semua tidak akan berjalan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Bawadi Coffee merupakan pelaku UMKM yang berhasil merampah hingga go Internasional. Hingga saat ini terdapat delapan negara asal tujuan ekspor diantaranya Malaysia, Singapura, Canada, China, Thailand, Brunei, Australia dan India,

Adapun omzet penjualan Bawadi Coffee sendiri kini mencapai sebesar Rp 600 juta per bulan. Angka tersebut setara dengan 20 kali lipat dari modal awal membangun bisnis yang hanya sebesar Rp 30 juta.

Tips Untuk Membangun Bisnis Bareng Sahabat Kamu

Tips Untuk Membangun Bisnis Bareng Sahabat Kamu

Bisnisholic.web.id – Membangun bisnis dengan teman tentunya bisa jadi hal yang menyenangkan bila dibanding berbisnis dengan orang yang baru dikenal. Sebab, kamu sudah memahami bagaimana karakter teman ketika kamu memulai bisnis dengannya.

Hanya, kamu tetap harus hati-hati karena bisnis ini juga rawan hancur, lo! Berikut beberapa tips untuk membangun bisnis bersama sahabat mu.

1. Komitmen di Awal Usaha dan Pastikan Posisi Setara

Salah satu hal yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis dengan teman dan agar bisnis tersebut awet adalah dengan membuat komitmen di awal usaha dan pastikan posisi kamu dan temanmu setara. Pilih bisnis yang sesuai dengan keahlian dasar yang dimiiki salah satu di antara kamu untuk menghindari risiko.

Setelah ada komitmen di awal. lanjutkan dengan saling mengintrospeksi diri. Kamu perlu lihat ke dalam diri sendiri apakah kondisi kamu dan teman cocok untuk berbisnis. Dengan begitu, kamu tak akan hanya semangat di awal saja, tapi bisa sampai akhir sehingga tak mengecewakan teman kamu.

2. Buat Perjanjian Kerja Sama

Meski dengan sabahat baik, sangat penting untuk memperjelas batas hubungan profesional dan personal di antara kamu dan teman dalam bentuk hitam di atas putih, alias dalam surat perjanjian kerja sama. Dengan adanya ini, kamu bisa mengatur skenario yang baik untuk bisnis yang dijalani bila ada masalah yang terjadi pada bisnis tersebut.

Misalnya, ketika kamu lupa melakukan kewajiban, temanmu bisa menegur dalam konteks teman bisnis, bukan teman biasa sehingga bisnis tetap bisa berjalan dengan profesional.

Baca Juga : Tips Supaya Jualan Kamu Laris di Instagram

3. Pastikan Visi dan Misi Sudah Sama

Menentukan visi dan misi usaha itu memang susah-susah gampang. Namun, kalau kamu mau berbisnis, visi dan misi harus sudah sama. Adanya visi dan misi yang sama ini akan mempermudah kamu dan temanmu dalam mengambil keputusan sebab pikiran di antara kalian sudah sejalan.

Dibanding harus kembali menyamakan persepsi untuk menyelesaikan masalah, kembali pada visi dan misi awal ini jauh lebih baik. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari adanya hubungan yang tak sehat antara kamu dan rekan kerjamu.

4. Ketahui Hak dan Kewajiban Masing-masing

Hal lain yang sebaiknya kamu terapkan ketika memulai bisnis bersama teman adalah mengetahui hak dan kewajiban masing-masing. Pembagian tugas, tanggung jawab dan hak masing-masing di antara kalian harus jelas di awal sebelum memulai bisnis tersebut. Hendaknya kalian mendiskusikan dulu pembagian tugas dan hak berupa profit yang didapat.

Selain itu, diskusikan juga mengenai kewajiban di antara kalian secara transparan dan terbuka. Ini sangat penting diperhatikan agar tak ada kesalahan yang terjadi di kemudian hari. Ingat, transparansi adalah modal yang paling penting agar bisnis yang dijalani bisa awet terlebih bila kamu tak menjalankan bisnis itu sendirian.

5. Junjung Tinggi Profesionalitas

Bisnis ya bisnis, teman adalah teman. Jadi jangan samakan keduanya. Kamu harus mampu membedakan situasi dan mengesampingkan masalah pribadi terlebih bila ada konflik yang terjadi di antara kalian berdua. Tetaplah bersikap profesional jika mau bisnis yang kamu jalani bisa awet dan berjalan lancar ke depannya.

Itulah beberapa tips yang sebaiknya kamu terapkan ketika mau berbisnis bersama teman. Selain itu, jagalah komunikasi yang baik antara kalian berdua. Dengan begitu, kalian bisa membangun kepercayaan satu sama lain dan kesuksesan bisa kalian dapatkan bersama. Jangan sampai lupa melakukannya karena nanti akan susah karena tak ada komitmen.

Hal yang Tak Boleh Diabaikan Saat Bisnis Rental Mobil

Hal yang Tak Boleh Diabaikan Saat Bisnis Rental Mobil

Bisnisholic.web.idBisnis rental mobil masih jadi salah satu bisnis yang dianggap menjanjikan. Terutama bagi Anda yang tinggal di kawasan tujuan wisata.

Ada banyak orang yang membutuhkan layanan rental mobil, bahkan meski saat ini sejumlah taksi online sudah menjamur dan cukup mudah ditemukan di berbagai wilayah.

Sebagai pelaku bisnis rental, Anda tentu memahami dengan baik berbagai risiko yang dapat terjadi pada mobil yang Anda sewakan.

Lalu, apakah Anda sudah menggunakan layanan asuransi kendaraan pada mobil-mobil Anda ini?

Harga mobil yang tinggi dan berbagai risiko yang bisa menimbulkan kerugian tentu jadi tantangan tersendiri bagi Anda pebisnis rental. Berbagai tantangan ini bisa saja menjadi masalah jika Anda tidak mengelolanya dengan cara yang tepat.

Meski Anda sudah menggunakan sistem pengamanan yang ketat dalam menjalankan bisnis rental, bukan tidak mungkin berbagai kecurangan atau bahkan tindak kejahatan menimpa bisnis tersebut. Mengingat kendaraan Anda akan dipakai oleh orang-orang yang bahkan tidak Anda kenal.

Jadi, jangan pernah mengabaikan hal yang sudah seharusnya menjadi perhatian dan dilakukan saat menjalankan bisnis rental mobil. berikut alasan mengapa tak seharusnya mengabaikan asuransi mobil pada bisnis rental Anda.

1. Menghindari Kerugian Akibat Penyewa yang Tidak Profesional

Saat punya bisnis rental, maka sudah tentu Anda akan berurusan dengan banyak penyewa yang pada umumnya tidak dikenal sama sekali. Hal ini tentu masuk dalam risiko bisnis, di mana Anda memasrahkan kendaraan kepada pengguna layanan bisnis Anda.

Anda tidak bisa menjamin bahwa penyewa akan menggunakan kendaraan dengan baik dan berkendara secara profesional, terutama jika Anda hanya menyewakan mobil tanpa sopirnya sekaligus. Bukan hanya kerusakan, risiko penggelapan mobil Anda juga terbilang besar.

Berbagai risiko kerugian ini tentu patut Anda kelola dengan baik dan tepat, yakni dengan mengalihkannya kepada perusahaan asuransi kendaraan.

Baca Juga : Alasan Sepele Yang Bisa Membuat Bisnis Ambruk

2. Menutup Resiko Besar dengan Premi yang Masih Terjangkau

Rata-rata premi asuransi kendaraan tidak akan sampai 5 persen dari harga kendaraan itu sendiri. Sedangkan kerugian yang bisa Anda tanggung akibat kerusakan dan hal lainnya bisa saja puluhan persen dari harga kendaraan Anda.

Artinya, Anda bisa saja mengalami kerugian yang besar ketika mengatasi berbagai risiko yang mungkin terjadi pada kendaraan. Sementara di lain sisi, Anda justru bisa tenang-tenang saja dengan membayar sejumlah premi asuransi dan menyerahkan seluruh risiko kepada perusahaan asuransi tersebut, bukan?

3. Menghindari Resiko Tidak Terduga

Bukan hanya kerugian yang disebabkan oleh penyewa saja, Anda juga bisa mengalami berbagai kerugian yang tak terduga pada kendaraan Anda. Kerusakan atau bahkan kehilangan mobil secara keseluruhan bisa saja terjadi akibat bencana alam, dan hal ini jelas menimbulkan risiko kerugian sangat besar.

Sangat penting bagi Anda untuk menghindari berbagai risiko tidak terduga seperti ini, sehingga Anda tidak sampai mengalami masalah dan kerugian. Menggunakan asuransi kendaraan merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan. Bagaimanapun juga, tak seorangpun bisa memprediksi kapan bencana akan datang.

4. Meminimalisir Kerugian, Kenapa Tidak?

Tujuan Anda menjalankan bisnis rental mobil tentu untuk bisa mendapatkan sejumlah keuntungan. Namun jika mobil yang Anda miliki rusak atau bahkan hilang, maka jelas tujuan ini tidak akan tercapai dengan baik.

Bukan hanya itu saja, kondisi tersebut juga bisa menimbulkan sejumlah kerugian di dalam keuangan Anda, sebab kendaraan tersebut tidak bisa menghasilkan. Belum lagi Anda harus membayar sejumlah biaya perbaikan yang nilainya bisa saja besar.

Daripada mengambil risiko kerugian yang besar seperti ini, gunakan saja layanan asuransi kendaraan untuk meminimalisir kerugian dalam menjalankan bisnis rental Anda.

Pilih Asuransi Terbaik untuk Perlindungan Maksimal

Menggunakan layanan asuransi kendaraan menjadi hal yang penting dan wajib Anda pertimbangkan, terutama bagi Anda yang menjalankan bisnis rental mobil. Kelola berbagai risiko kerugian Anda dengan tepat, sehingga bisnis bisa berjalan dengan lancar. Pilih asuransi terbaik dan sesuai kebutuhan kendaraan Anda, agar Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari produk tersebut.

Alasan Sepele Yang Bisa Membuat Bisnis Ambruk

Alasan Sepele Yang Bisa Membuat Bisnis Ambruk

Bisnisholic.web.id – Mungkin anggapan bahwa orang kaya akan menjadi semakin kaya tidaklah selalu benar. Jika melakukan kesalahan fatal, orang dengan harta dan aset sebanyak apapun dapat mengalami kebangkrutan.

Ada banyak kasus orang kaya kehilangan sebagian besar kekayaannya, bahkan hingga jatuh miskin. Penyebab kebangkrutan tentunya beragam.

Banyak pengusaha yang bangkrut karena cara pengelolaan keuangan yang buruk, maupun investasi yang dilakukan mengalami kegagalan. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang jadi penyebab pasti kebangkrutan bisnis?

Alasan kebangkrutan seringkali karena pengelolaan hasil usaha yang buruk maupun pengambilan keputusan yang salah. Berikut adalah alasan sepele yang bisa membuat bisnis besar Anda bangkrut,

1. Pengelolaan Keuangan yang Buruk

Setiap bidang usaha pasti memerlukan pengelolaan keuangan yang baik agar dapat bertahan dan berkembang. Bisnis dengan pengelolaan keuangan yang buruk hampir selalu berujung pada kebangkrutan.

Mengelola keuangan sebuah bisnis tentu tidaklah mudah. Diperlukan pendidikan formal di bidang financial agar profit usaha dapat terkelola dengan baik. Tidak jarang juga perusahaan berkembang menyewa jasa penasihat keuangan untuk mengelola dana yang masuk dan keluar secara efisien.

Baca Juga : Hindari Jenis Bisnis Berisiko Ini Agar Tak Rugi Untuk Para Investor

2. Mencampur Dengan Keuangan Pribadi

Arus keuangan tidak selalu berkutik pada bisnis saja, namun juga yang digunakan untuk kebutuhan pemilik usaha. Jika sebagai pemilik usaha tidak dapat mengontrol gaya hidup, tata kelola keuangan bisnis tentu akan terkena imbasnya.

Dana yang seharusnya digunakan untuk keperluan pengembangan usaha, menjadi tergerus oleh kebutuhan sehari-hari Anda. Oleh karena itu, usahakan agar pengelolaan keuangan bisnis Anda dapat terkontrol dengan baik sehingga bisnis Anda bisa bertahan dan berkembang dengan baik.

3. Terlalu ‘Dermawan’ Tanpa Perhitungan

Menjadi dermawan tentu adalah hal yang mulia untuk dilakukan jika bisnis Anda berjalan dengan lancar. Namun, perlu disadari bahwa sebagian kekayaan yang Anda miliki diperlukan untuk memajukan bisnis Anda.

Dengan memiliki bisnis yang memberi keuntungan melimpah, keinginan untuk membantu saudara mungkin akan muncul. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan memberikan bantuan finansial pada orang terdekat kita, tapi pastikan uang yang Anda gunakan tidak mengganggu kinerja bisnis Anda.

Sifat dermawan tentu dapat menghasilkan outcome yang positif. Tapi jika dilakukan tanpa perhitungan, kerendahan hati Anda akan menjadi bumerang yang berimbas buruk pada bisnis Anda.

Jadi, pastikan kedermawanan yang Anda berikan bukanlah uang yang dibutuhkan untuk keberlangsungan usaha.

4. Tidak paham tentang pengeluaran yang baik dan buruk

Pebisnis yang handal tentu memahami perihal pengeluaran baik dan buruk. Pengeluaran yang baik, dapat memberikan keuntungan pada bisnis yang saat ini Anda kelola.

Sebaliknya, pengeluaran yang buruk tidak memberikan efek apapun pada perkembangan keuangan Anda. Hal yang termasuk sebagai pengeluaran yang baik adalah, pembelian aset, rumah, maupun investasi.

Pembelian rumah maupun tanah adalah sebuah bentuk pengeluaran baik karena ada kemungkinan harga akan mengalami kenaikan beberapa tahun kemudian. Sedangkan untuk pengeluaran buruk, adalah expense yang tidak akan menghasilkan keuntungan finansial di masa depan.

Sebagai contoh, pembelian mobil mewah. Harga mobil mewah tidak akan mengalami kenaikan jika dijual kembali, bahkan akan menambah pengeluaran untuk penggunaan bahan bakar dan perawatannya.

Jadi, agar keuangan bisnis Anda terkendali, pahami dahulu perbedaan pengeluaran baik dan buruk dan prioritaskan hal yang Anda rasa sangat diperlukan.

5. Investasi yang Tidak Terencana dan Terukur

Berinvestasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan sumber pendapatan tambahan dari usaha lain yang Anda kembangkan. Tujuan jangka panjang investasi adalah agar keuntungan yang bisa didapat dari bisnis dapat digandakan.

Namun, tidak semua investasi menjanjikan hasil yang baik. Tanpa adanya pengetahuan dan rencana yang matang saat melakukan investasi, uang yang Anda investasikan akan terbuang begitu saja.

Hal ini tentu bisa terjadi karena investasi pada bisnis tidak selalu berakhir dengan keuntungan, bahkan akan mengalami kegagalan.

Investasi yang terlalu membutuhkan banyak dana hingga uang terkuras habis juga buruk untuk dilakukan. Oleh sebab itu, lakukan investasi hanya pada bidang yang Anda kuasai dengan baik dan lakukan perencanaan dengan matang.

6. Tidak melakukan diversifikasi usaha

Kebanyakan orang kaya mempunyai lebih dari satu jenis usaha atau melakukan diversifikasi. Hal ini perlu dilakukan. Jika suatu saat salah satu bisnis Anda mengalami kendala dan penghasilan tengah merosot, bisnis yang lain masih dapat menutupi kerugian bisnis tersebut.

Anda mungkin berpikir bahwa lebih baik memfokuskan semua penghasilan yang didapat untuk membangun bisnis Anda secara maksimal. Hal ini bisa jadi hal yang tepat untuk dilakukan jika bisnis Anda masih kecil dan butuh dana untuk berkembang.

Tapi, jika bisnis sudah tergolong maju, alokasikan penghasilan Anda untuk membuka bisnis baru. Selain dapat mendapatkan sumber penghasilan tambahan, membuka bisnis baru dapat menyegarkan kembali semangat Anda untuk berbisnis.

Jadi, usahakan Anda memiliki lebih dari satu sumber penghasilan agar ketika bisnis utama sedang merosot, bisnis kedua Anda dapat memberikan back up yang dibutuhkan.

7. Pola Hidup yang Terlalu Hedon

Memiliki penghasilan yang melimpah dari bisnis yang Anda kelola sendiri tentu memberikan euphoria pada diri Anda. Tak jarang juga para pemilik bisnis yang sedang beranjak naik menggunakan uang mereka secara berlebihan.

Hal ini tentu bisa membawa Anda pada petaka kebangkrutan. Kekayaan yang Anda gunakan untuk membeli keperluan tersier, seperti, mobil mewah maupun pakaian dengan brand ternama bisa jadi berakibat buruk pada keberlangsungan bisnis yang Anda kelola.

Dana yang seharusnya bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis dan membuka bisnis baru, terbuang pada hal yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Sebenarnya tidak ada salahnya untuk memenuhi kebutuhan tersier, tapi tetap kontrol pengeluaran Anda dengan bijak. Jadi, jangan sampai gaya hidup yang terlalu hedon menjadi ‘sel kanker’ pada kondisi keuangan Anda.

Hindari Jenis Bisnis Berisiko Ini Agar Tak Rugi Untuk Para Investor

Hindari Jenis Bisnis Berisiko Ini Agar Tak Rugi Untuk Para Investor

Bisnisholic.web.id – Menjadi investor dalam sebuah bisnis kerap menjadi pilihan banyak orang, barangkali Anda juga tertarik dengan yang satu ini. Sama halnya dengan pelaku bisnis itu sendiri, investor juga harus memiliki kemampuan yang baik dalam mengambil berbagai keputusan terkait dengan investasi yang ditanamkannya.

Hal ini sangat penting, terutama jika Anda baru akan menjadi investor pemula dan belum memiliki pengalaman di bidang tersebut. Pada dasarnya, kebanyakan investor akan lebih memilih untuk berinvestasi pada bisnis di luar pasar riil, karena bisnis riil dianggap memiiki sejumlah risiko yang cukup besar.

Anggapan ini tentu tidak sepenuhnya benar, sebab setiap bisnis akan memiliki sejumlah risiko di dalamnya, di mana berbagai risiko ini juga akan memengaruhi potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis tersebut.

Semakin besar potensi keuntungan, maka risiko yang harus ditanggung juga makin tinggi. Namun di luar alasan tersebut, beberapa jenis bisnis memang tidak seharusnya dijalankan oleh para investor.

Hal ini penting untuk Anda cermati, jika Anda berminat untuk menjadi seorang investor yang sukses di masa yang akan datang. Caranya? Simak jenis bisnis berisiko bagi para investor seperti yang akan dibahas dibawah ini.

1. Investasi pada Bisnis yang Menggunakan Skema Ponzi (Piramida)

Sudah populer sejak belasan tahun yang lalu, bisnis dengan skema Ponzi (piramida) ini masih saja menjadi salah satu yang paling banyak menimbulkan korban. Para korban yang mengalami kerugian di dalam investasi ini pada umumnya para investor pemula yang baru saja akan menekuni dunia investasi.

Sama halnya dengan MLM (Multi Level Marketing), bisnis ini menawarkan keuntungan yang luar biasa besar dan tampak begitu mudah untuk dijalankan. Namun di dalam praktiknya, skema Ponzi akan membuat investor mengalami kerugian, bahkan bisa saja dalam jumlah yang sangat besar.

Jika melihat kenyataan tersebut, rasanya sangat wajar bila pihak pemerintah (OJK) selalu memberi imbauan kepada masyarakat luas untuk menghindari segala bentuk bisnis seperti ini. Apapun keuntungan yang ditawarkan, pastikan Anda selalu menghindari berinvestasi dalam bisnis seperti ini.

Baca Juga : Bisnis Dengan Modal Kecil Yang Cocok Untuk Pemula

2. Bisnis yang Tidak Jelas Bentuk Manajemennya

Sekecil apapun bisnis, tentu harus memiliki struktur kerja dan sistem yang jelas. Kedua hal inilah yang kemudian akan membuat bisnis berjalan dengan sehat, di mana bisnis tersebut memiliki struktur organisasi yang baik, manajemen sehat, kegiatan usaha jelas, dan bahkan berbagai dokumen pendukung resmi dari pihak yang berwenang.

Namun jika sebuah bisnis tidak memiliki hal-hal tersebut, maka berinvestasi di bisnis tersebut adalah keputusan yang salah. Bukannya mendapatkan keuntungan, yang ada Anda akan selalu mengalami masalah dan juga kerugian.

Dana investasi Anda bisa saja berkurang atau bahkan hilang secara keseluruhan. Masih berapa mencoba?

3. Bisnis Berkonsep Money Game

Bisnis yang satu ini hampir mirip dengan MLM. Namun di dalam perkembangannya, ada juga perusahaan yang menjalankan ini dengan konsep yang sediki berbeda, bahkan tidak terlihat seperti MLM kebanyakan.

Namun pada dasarnya, perusahaan seperti ini akan meminta investor untuk menyetorkan sejumlah dana atau menjalankan beberapa syarat yang mereka sebutkan, untuk kemudian bisa ikut serta dalam bisnis perusahaan.

Hal ini tentu dijalankan dengan satu iming-iming yang menggoda, yakni keuntungan yang berlipat kali jumlahnya. Jumlah keuntungan yang tidak masuk akal tersebut, tentu bisa menjadi alasan kuat bagi Anda untuk menghindari investasi seperti ini.

Cobalah untuk lebih bijak dalam menilai penawaran yang diberikan perusahaan tersebut, maka Anda tentu akan memahami dengan baik berapa besar risiko Anda untuk kehilangan uang.

4. Bisnis yang Menawarkan Keuntungan Tidak Masuk Akal

Keuntungan yang besar tentu menjadi tujuan setiap investor dalam melakukan investasi, dan hal ini tentu sangat wajar di dalam dunia bisnis. Namun jika kemudian sebuah bisnis menawarkan keuntungan yang berlipat kali dari jumlah modal yang akan Anda tanam, maka penawaran seperti ini tentu sudah tidak masuk akal, bukan?

Kondisi di atas bahkan akan semakin tidak masuk akal, jika kemudian perusahaan tersebut menjanjikan pengembalian modal dan juga keuntungan dalam kurun waktu yang sangat cepat. Bukan tahunan, beberapa perusahaan ini bahkan hanya membutuhkan waktu beberapa pekan.

Dengan penawaran yang seperti ini, jelas perusahaan ini sudah tidak bisa dipercaya. Jika Anda berinvestasi pada perusahaan yang menjanjikan keuntungan yang luar biasa besar, maka Anda sedang berjalan menuju gerbang kerugian.

Berinvestasilah dengan Keuntungan yang Wajar

Jika Anda berminat menjadi seorang investor, pastikan Anda selalu jeli dalam memilih bisnis yang tepat. Hal ini penting, terutama untuk Anda yang baru akan menjadi pendatang baru di dunia investasi.

Hindari berbagai godaan terkait keuntungan yang besar dan tidak masuk akal. Pastikan Anda berinvestasi pada bisnis yang tepat dengan potensi keuntungan yang wajar dan masuk akal.

Selamat berinvestasi!

Bisnis Dengan Modal Kecil Yang Cocok Untuk Pemula

Bisnis Dengan Modal Kecil Yang Cocok Untuk Pemula

Bisnisholic.web.id – Di era teknologi yang semakin canggih ini, Anda tidak perlu menyiapkan modal yang mahal untuk memulai sebuah bisnis. Dengan bisnis modal murah meriah Anda sudah mewujudkan keinginan untuk mempunyai bisnis sendiri.

Semua orang tentu ingin mempunyai bisnis atau usaha sampingan, bukan?. Namun, terkadang semua itu tidak dapat diwujudkan karena terhalang oleh modal yang tidak cukup. Padahal untuk memulai sebuah bisnis tidak harus dengan modal yang besar. Dengan modal murah meriah Anda sudah bisa mempunyai usaha sampingan.

Ada banyak jenis usaha sampingan yang bisa Anda jalani hanya dengan modal murah meriah dan bisa Anda lakukan di rumah, lo! Bicara soal jenis usaha sampingan, apa saja bisa jadi usaha kok, terlepas apakah itu barang, jasa, atau apapun. Hanya saja, ada baiknya jika Anda memahami lebih dalam seputar usaha yang ingin dijalani.

Bisnis Modal Murah Meriah yang Cocok Untuk Pemula

Usaha sampingan memang sangat menarik untuk dijalani. Umumnya, seharusnya tidak ada istilah gagal dalam bisnis ini karena memang sebatas hanya sebagai usaha sampingan atau penghasilan tambahan saja.

Nah, berikut ini alasan kenapa Anda harus mencoba bisnis sampingan, diantaranya:

1. Uang Tambahan

Untuk Anda seorang pegawai kantoran, untuk memenuhi kebutuhanmu selama sebulan penuh dengan gaji pas-pasan tentunya tidak cukup. Belum lagi biaya keperluan lain seperti nongkrong bersama teman kantor atau kalau ada barang yang Anda inginkan bisa segera didapatkan.

Nah, jika mempunyai waktu luang Anda bisa memanfaatkan waktu dengan memulai sebuah bisnis. Memiliki bisnis sampingan bisa menambah pundi-pundi rezeki untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup, uang tambahan ini bisa juga digunakan untuk tabungan masa depan Anda dan keluarga.

Baca Juga : Tips Membangun Kepercayaan Saat Berbisnis

2. Persiapan Pensiun

Untuk para pekerja swasta, pertimbangan untuk memiliki rencana pensiun memang sangat diperlukan. Dengan mempunyai usaha sampingan, rencana hari tua akan menjadi lebih mudah dipenuhi karena akan sangat terbantu ketika Anda menginjak usia lanjut nanti.

Bisnis modal murah meriah ini bisa Anda jadikan sebagai penyambung hidup atau hanya sekedar mengisi aktivitas masa tua. Pasalnya, aktivitas harian pasca pensiun diperlukan untuk menjaga kesehatan mental Anda.

3. Aktualisasi Diri

Saat mengalami kebuntuan dan jenuh dalam menjalankan pekerjaan di kantor, atau Anda merasa bahwa pekerjaan di kantor saat ini tidak sesuai dengan passion yang dimiliki, maka bisnis modal murah meriah bisa jadi usaha sampingan untuk menyegarkan pikiran.

Proses ini dinamakan aktualisasi diri, namun perlu diingat bahwa kadang-kadang pelajaran ini datang dari kegagalan. Namun, jangan takut untuk gagal karena sejatinya kegagalan adalah awal dari keberhasilan.

Usaha Sampingan untuk Pemula

Nah, berikut ini beberapa usaha sampingan yang cocok untuk pemula, diantaranya:

1. Pulsa Elektrik

Usaha besar tentu dimulai dari yang kecil lebih dahulu, Anda bisa memilih pulsa elektrik sebagai tahap awal. Kalau bicara bisnis pulsa, jangan pernah beranggapan bahwa kita harus punya banyak handphone dan banyak deposit.

Padahal, dengan bisnis pulsa Anda tidak perlu modal yang besar, hanya membutuhkan satu handphone saja sudah bisa langsung memulai bisnis. Ditambah lagi dengan waktu yang fleksibel, Anda bisa berjualan pulsa dimana dan kapan saja.

Bagaimana cara menjadi agen pulsa elektrik ini? Tiap provider pulsa elektrik punya ketentuan yang berbeda. Umumnya, Anda cukup mendaftar dan melakukan deposit saja. Kemudian, saldo bisa digunakan untuk transaksi semua produk.

Untuk mendaftar sebagai agen pulsa, Anda bisa menggunakan formulir pendaftaran atau kirim SMS dengan format yang sudah ditentukan.

2. Desain Grafis

Bisnis jasa desain grafis adalah salah satu usaha yang tidak membutuhkan modal yang banyak. Bisnis ini bisa dijalankan sebagai sampingan ataupun dijalankan sebagai bisnis utama seseorang. Selain itu, bisnis ini sangat menguntungkan dan prospeknya pun jangka panjang.

Saat ini dunia desain grafis memang semakin popular karena seringkali berhubungan dengan bisnis lainnya. Banyak orang membutuhkan jasa desain untuk keperluan tertentu, misalnya butuh desain logo untuk bisnis, keperluan desain rumah minimalis dengan memakai jasa desain interior rumah, desain kartu nama, dan desain grafis lainnya.

3. Penerjemah

Manfaatkan keahlian berbahasa asing dengan menawarkan jasa penerjemahan akan sangat menguntungkan buat Anda. Penerjemah terbagi menjadi dua golongan, yaitu penerjemah profesional dan penerjemah pemula. Penerjemah profesional biasanya bekerja di bawah sumpah dan relatif mahal tarifnya.

Nah, untuk Anda pemula yang ingin mencoba usaha sampingan ini, sebaiknya Anda bisa memulainya dengan menerjemahkan dokumen-dokumen seperti artikel, skripsi, makalah, dan lain sebagainya.

Modal yang diperlukan juga relatif mudah dan murah, cukup dengan laptop dan koneksi internet saja. Internet adalah modal utama yang sangat penting dan bisa digunakan untuk melakukan riset yang diperlukan dalam proses penerjemahan, seperti mencari definisi suatu kata dan lain sebagainya. Lokasi kerjanya pun fleksibel. Bisa di kantor, di kafe, di rumah, atau di manapun.

4. Jasa Titip Beli (Jastip)

Bisnis jasa titip beli sedang populer belakangan ini, dengan kemajuan teknologi sekarang ini bisnis ini menjadi peluang yang cukup menguntungkan untuk Anda yang mempunyai waktu luang. Artinya Anda akan melakukan bisnis ini secara online.

Anda hanya perlu membelikan barang-barang pesanan pelanggan yang kemudian akan dikirimkan lagi ke mereka dengan tambahan ongkos kirim. Modal yang dibutuhkan pun relatif kecil dengan omzet besar hingga jutaan rupiah. Lumayan banget, kan?

Usaha ini banyak dijumpai di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Untuk itu, sistem pemasarannya pun dilakukan melalui media sosial dengan cara mengunggah foto produk yang akan dipasarkan ke media sosial guna menarik perhatian para calon pembeli. Dengan bisnis jasa titip beli ini, Anda harus sering update barang-barang baru ya.

5. Menjual Aneka Kue

Untuk Anda yang menyukai atau memiliki hobi membuat kue, maka ide berikut adalah ide yang paling cocok untuk Anda. Pasalnya, Anda bisa menghasilkan uang dari hobi yang disukai.

Anda bisa memulainya setelah pulang dari kantor, bisa dijual pada keesokan harinya di kantor atau kepada tetangga sekitar tempat tinggal. Akan sangat menyenangkan jika setiap sore bisa melakukan hobi serta mendapatkan penghasilan pula, kan?

Kue yang dijual bisa dalam bentuk kue basah seperti brownies kukus, bika ambon, dadar gulung, banana cake, bolu coklat, lapis legit, klepon, apem, onde-onde, dan kue cucur.

Kue kering pun juga tak kalah banyak, misalnya walnut cream cheese, sandwich coklat mint, nastar nanas, putri salju, cookies lemon, dan kukis selai kacang coklat. Untuk variasi resep, Anda bisa melihat di internet.

Tips Membangun Kepercayaan Saat Berbisnis

Tips Membangun Kepercayaan Saat Berbisnis

Bisnisholic.web.id – Mendapatkan pelanggan, klien, dan karyawan untuk mempercayai Anda bisa menjadi rumit, tetapi ini sangat penting untuk sukses dan mungkin lebih penting daripada penjualan.

Jika Anda membuat orang lain memercayai Anda, lebih mudah untuk menumbuhkan dan memelihara bisnis Anda dan memberi semua orang layanan yang sangat baik.

Berikut lima tindakan nyata yang membangun kepercayaan dalam lingkungan bisnis, yang memiliki kemungkinan untuk membangun kepercayaan melalui komunikasi, komitmen, dan kompetensi.

1. Tunjukkan bahwa Anda mempercayai orang lain

Salah satu cara untuk melakukan ini adalah bermurah hati dan memaafkan ketika orang lain membuat kesalahan atau mengecewakan Anda dalam beberapa cara.

Kebanyakan orang tidak bermaksud kejam atau bodoh, jadi beri mereka manfaat dari keraguan sampai Anda memiliki informasi yang bertentangan yang membuktikan Anda salah. Anda akan merasa lebih baik tentang mereka, dan mereka akan mempercayai Anda atas kemurahan hati Anda.

2. Ciptakan hubungan yang saling menguntungkan

Pelanggan, rekan kerja, dan karyawan semua ingin percaya bahwa mereka membuat keputusan yang tepat untuk bekerja bersama dengan Anda.

Pelanggan harus memahami dengan jelas nilai produk dan layanan Anda kepada mereka. Demikian juga, karyawan harus merasa senang mengambil kepemilikan dan menunjukkan tingkat kepercayaan yang Anda miliki di dalamnya.

Dengan kata lain, kepercayaan adalah tentang menunjukkan kepada orang-orang bahwa Anda peduli terhadap mereka. Sebagai umpan balik, mereka akan peduli dan mempercayai Anda.

Baca Juga : Tips Sukses Bangun Bisnis Dari Nol

3. Langsung mengatasi masalah

Bagaimana Anda menangani masalah adalah apa yang menanamkan kepercayaan dan kesetiaan. Kepercayaan pelanggan berkembang dan meluas melalui penyampaian layanan, implementasi, perawatan dan dukungan.

Pada setiap langkah, Anda dapat merusak atau meningkatkan pengalaman ini bagi pelanggan Anda. Itulah mengapa sangat penting untuk memenuhi janji jika Anda ingin dipercaya.

Jika Anda ingin dipercaya, Anda harus peduli. Tanggapi keluhan dengan cepat, berbagi informasi, dapatkan kepercayaan diri mereka, Puaskan kebanggaan dan semangat tentang bisnis Anda. Menyelesaikan konflik dengan cepat dapat membangun dan mempertahankan kepercayaan.

4. Katakan yang sebenarnya

Jangan pernah berasumsi bahwa orang-orang tertentu tidak dapat menangani kebenaran. Jujurlah dengan karyawan dan pelanggan Anda seperti yang Anda harapkan. Jika Anda terjebak dalam kebohongan, tidak ada yang akan mempercayai Anda.

Menjaga janji Anda juga merupakan bagian dari mengatakan yang sebenarnya. Jangan berkomitmen dengan janji yang tidak dapat Anda berikan. Pikirkan tentang apa yang realistis, dan lakukan yang terbaik untuk mewujudkan kata-kata Anda.

5. Hormati waktu mereka

Banyak orang-orang di masyarakat kita kehilangan rasa kesopanan dan rasa hormat mereka. Agar orang percaya kepada Anda, tingkatkan kesadaran Anda tentang waktu, jadwal, dan kebutuhan orang lain. Ini berarti Anda harus segera balas e-mail, tepat waktu untuk rapat, dan segera menjawab panggilan.

Semoga Bermanfaat.

Tips Sukses Bangun Bisnis Dari Nol

Tips Sukses Bangun Bisnis Dari Nol

Bisnisholic.web.id – Hampir sebagian besar orang memimpikan menjadi seorang pebisnis besar dan sukses. Tapi, hanya sebagian kecil yang benar-benar hidup menjalani mimpi tersebut.

Alasannya sederhana, merintis dan mengelola usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan. Selain harus memiliki mental sekuat baja, ada hal penting lain yang harus dipersiapkan matang.

Berikut beberapa tips rahasia sukses membangun bisnis mulai dari nol.

1. Yakinkan dirimu

Mulailah untuk lebih memantapkan hati sebelum memutuskan pilihanmu. Apabila masih setengah hati saat mulai membangun usaha, Anda akan lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan. Alih-alih sukses, usaha yang Anda bangun justru berhenti di tengah jalan.

2. Persiapkan model bisnis yang akan dijalankan

Jika hati sudah mantap, cobalah untuk mulai memikirkan model bisnis apa yang akan Anda jalankan nanti. Anda bisa mulai mencari tahu informasi tren bisnis yang sedang berkembang.

3. Berpikir “Out of The Box”

Tidak ada pebisnis yang sukses tanpa berpikir kreatif. Bisnis transportasi online misalnya, ia melihat peluang bagaimana bisnis ini nantinya menjadi solusi masyarakat urban. Nah, jadi biasakan untuk mengasah kemampuan berpikir menjadi lebih kreatif ya.

Baca Juga : Bea Cukai Temukan Kasus Impor Sampah Plastik Sejak Januari 2018

4. Siapkan “Visi dan Misi” yang jelas

Hal terpenting saat akan memulai usaha adalah membuat rencana bisnis yang memiliki fleksibilitas dan inovasi bisnis di dalamnya, jangan lupa sertakan “Visi dan Misi” yang jelas usaha yang tengah Anda rintis.

5. Organisir diri

Mulailah dengan membiasakan diri lebih terorganisir. Hal ini sangat penting sebagai modal diri dalam mengatur usaha Anda. Sederhananya, jika Anda tak bisa mengorganisir diri, bagaimana Anda akan mengorganisir semua elemen bisnis Anda?

6. Rajin membuat catatan

Catat semua hal penting yang Anda dapat. Mulai dari nasihat orang lain, hingga tantangan-tantangan yang Anda hadapi saat mengelola usaha Anda. Dengan harapan, bila waktunya tiba, Anda tak hanya mewariskan sebuah perusahaan melainkan juga pengalaman Anda.

7. Fokus pada satu bisnis dulu

Jangan terburu-buru menggandakan keuntungan dengan memulai bisnis ke dua. Pastikan bisnis yang Anda kelola saat ini sudah benar-benar stabil, baik dari segi modal, SDM, maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya.

8. Siap menghadapi kemungkinan terburuk

Nyali memang diperlukan untuk benar-benar terun menjadi pebisnis. Namun, itu saja tidak cukup, analisa dan siapkan diri Anda pada kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.

9. Terbuka terhadap setiap evaluasi

Salah satu rahasia kesuksesan adalah “proses belajar”. Jadilah orang yang selalu terbuka terhadap kritik dan nasihat dari orang lain. Cobalah untuk melakukan evaluasi terhadap kekurangan diri pada saat berbisnis.

10. Terus belajar dan jangan cepat puas

Setiap perjalanan bisnis pasti ada “naik dan turun”. Saat bisnis yang Anda kelola sedang di atas angin, jangan cepat puas. Gunakan momentum ini untuk semakin mengakselerasi bisnis. Begitupun pada saat bisnis Anda sedang lesu, jangan lantas putus asa. Buka hati dan jangan malu untuk bertanya kepada pengusaha senior.

11. Jalankan bisnis yang Anda sukai

Menjalani sesuatu sesuai dengan passion akan membuat sesorang lebih rileks, bahkan saat sedang diterjang situasi sulit sekalipun. Hal ini juga berlaku di dalam dunia bisnis. Dengan begitu, Anda dijamin tak akan kesulitan dalam mempertahankan komitmen.

12. Jalankan bisnis yang Anda kuasai

Bicara bisnis tentu bicara keuntungan. Ada kalanya hal yang Anda sukai kurang menguntungkan, baiknya Anda kesampingkan dulu hal yang Anda sukai dan fokus kepada yang Anda kuasai. Pahami potensi Anda, lalu terapkan ke dalam fokus bisnis Anda.

13. Siapkan modal usaha

Sekarang kita bahas faktor eksternal dalam memulai usaha. Pertama-tama soal modal. Pastikan apakah modal dalam bisnis Anda berasal dari dana pribadi atau dari hasil patungan. Bila dari hasil patungan, pastikan semuanya diatur secara jelas, hitam di atas putih. Agar nantinya tak ada yang merasa dirugikan saat bagi hasil.

14. Lihat peluang bisnis

Sedikit bocoran, sejak beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Indonesia sedang menaruh perhatian besar di sektor perdagangan digital. Nah hal ini adalah contoh peluang bisnis yang dapat Anda manfaatkan. Anda bisa mulai berdagang secara online, atau bahkan mendirikan perusahaan startup berbasis digital.

15. Tentukan target pasar

Seorang calon pengusaha yang sukses haruslah pandai menganalisa target pasar. Meski ia memiliki produk dengan kualitas terbaik, namun, jika ia tidak memiliki pasar yang tepat, maka penjualan produk yang dilakukan akan mengalami kesulitan.

16. Persiapkan operasional

Pastikan semua kebutuhan bisnis Anda dapat dipenuhi oleh alat atau mesin penunjang operasional. Anda bisa mempersiapkannya dengan cara membeli atau menyewa. Tergantung dangan besarnya modal yang sudah ada.

17. Pilih SDM yang tepat

Sumber daya manusia adalah salah faktor krusial apakah bisnis Anda dapat bertahan atau tidak. Sebab tak mungkin Anda mengelola semuanya sendirian. Pastikan SDM yang Anda pekerjakan mendatangkan manfaat alih-alih mudarat.

18. Pahami kompetisi

Dunia bisnis adalah dunia yang sarat akan kompetisi. Untuk memenangkan persaingan, cara terbaik adalah mempelajari dan belajar dari pesaing Anda. Jangan malu mengakui keunggulan pesaing Anda, tetapi juga jangan mau kalah. Belajarlah dari keunggulan pesaing Anda, sikapi dengan positif dan cari cara bagaimana Anda bisa menjadi lebih unggul.

19. Mental baja

Satu kali pasti bisnis Anda akan mengalami penurunan, bahkan tidak jarang yang mengalami kebangkrutan. Jika dihadapkan pada kondisi ini, jangan memutuskan untuk berhenti. Sebab apa yang sudah dimulai sayang jika tak diselesaikan. Semua yang Anda butuhkan sudah ada di genggaman, pengalaman. Jadikan pengalaman sebagai modal berharga agar nantinya sukses bisa Anda raih.

20. Action

Hal terpenting dari membangun bisnis adalah “memulai”. Memang tidak gampang, tapi langkah pertama sangat diperlukan. Sukses bukan jatuh dari langit, ia tidak datang sendiri. Sukses didapat lewat perjalanan dan usaha tak kenal lelah. Jadi mulai pijakkan langkah pertama Anda menuju kesuksesan.