Panduan Tips Untuk Memulai Bisnis Milik Anda Sendiri

Panduan Tips Untuk Memulai Bisnis Milik Anda Sendiri

Bisnisholic.web.id – Siapa sih yang gak mau hidupnya sukses? Kebanyakan orang sukses menyatakan kalau kita ingin mengikuti jejaknya, bisnis adalah jawabannya. Bukan asal membuka bisnis, ada beberapa hal yang harus kamu pahami sebelum menentukan akan berbisnis apa. Simak ulasan mengenai tips penting memulai bisnis anda sendiri yang harus anda ketahui :

1. Cari tahu tentang bisnis semaksimal mungkin
Kalau kamu ingin sukses di dunia bisnis, yang harus kamu lakukan adalah menambah wawasan tentangnya. Ini juga termasuk investasi utama yang sangat berharga untuk kesuksesan bisnismu. Salah satu caranya adalah dengan ikutan seminar atau forum pengusaha. Kamu juga harus banyak sharing dengan orang-orang yang sudah membuka bisnis.

2. Kuasai tentang bisnismu sendiri
Langkah paling awal supaya bisnismu sukses adalah mengetahui segalanya, seluk beluk usaha yang sedang kamu bangun. Jadi kalau ada investor datang sewaktu-waktu, kamu siap untuk menjelaskan bisnismu dengan sangat baik.

3. Manfaatkan tren teknologi
Beruntunglah kalau kamu hidup di zaman yang sudah modern ini, di mana teknologi sudah sangat canggih. Kesuksesan bisnismu akan dibantu dengan adanya internet dan dunia digital. Kamu hanya cukup mengoperasikan perangkat lunak yang sering digunakan.

4. Buktikan dengan tindakan, bukan cuma kata-kata
Buktikan bisnismu bisa sukses dengan usaha yang kamu perbuat selama ini. Jangan hanya sekedar modal wacana saja. Dengan bertindak, orang lain akan mudah menilai dari hasil kerjamu.

Baca Juga : Tips Memulai Bisnis Startup yang Dapat Bertahan

5. Belajar dari kegagalan
Dalam dunia bisnis, gagal itu wajar kok. Tidak semua bisnis berjalan dengan baik, pasti akan ada sesuatu yang selalu mengganggu kelancaran bisnismu. Oleh karena itu, kamu harus siap menghadapi kegagalan. Karena kegagalan akan membuat kamu lebih bersemangat untuk bangkit dan belajar lebih baik ke depannya.

6. Selalu ingat apa yang sudah kamu lakukan
Dalam berbisnis, kamu harus selalu mengingat apa tujuan kamu berbisnis. Kamu juga harus ingat dengan proses yang sudah kamu alami selama ini. Selalu bersyukur dengan apa yang dilalui. Jangan abaikan pula saran dan kritikan dari orang-orang sekitar. Seringkali kita tak bisa menilai apa yang kita lakukan sendiri, sehingga kita butuh penilaian orang lain secara obyektif.

Nah, itulah beberapa tips mudah bagi pemula untuk membangun sebuah bisnis. Siap memulainya?

Tips Memulai Bisnis Startup yang Dapat Bertahan

Tips Memulai Bisnis Startup yang Dapat Bertahan

Bisnisholic.web.id – Sebenarnya startup itu apa, sih? Secara singkatnya adalah bisnis yang usianya belum lama dan masih dalam pengembangan. Startup kebanyakan sekarang berciri khas yang berkaitan dengan teknologi seperti aplikasi, web dan sebagainya. Tapi, sebenarnya lebih dari itu, startup nggak cuman digital atau online saja.

Dan sekarang ini, banyak kaum muda di Indonesia berlomba-lomba membuat bisnis startup. Bisnis ini memang lebih menantang daripada bisnis lain. Membangun dan memelihara startup nggak semudah yang dipikirkan. Karena, ada beberapa aspek yang perlu diketahui selain kualitas, yaitu aspek pemasaran untuk memperkenalkan suatu bisnis kepada masyarakat. Nah, bagi yang bingung tentang bagaimana cara memulai bisnis startup, beberapa hal dasar berikut akan sangat membantu ketika membangunnya. Silahkan simak beberapa tips memulai startup agar bertahan lama berikut ini :

1. Mulai dari ide sederhana, jangan mengikuti tren
Untuk membangun bisnis startup, harus memiliki produk untuk dijual. Produk yang dijual jangan mengikuti tren, apalagi mengikuti tren dari negara lain. Mulailah dari ide sederhana yang kreatif, menarik dan unik.

2. Tentukan tujuan yang jelas
Bisnis tentunya harus mempunyai tujuan. Maka dari itu, pastikan arah serta tujuan startup yang ingin dibangun dengan baik dan meringkasnya menjadi satu kalimat yang jelas.

3. Tentukan dan analisis target pasar
Sebelum melanjutkan bisnis, identifikasi target pasar yang akan ditargetkan untuk menjual produk. Hal itu bertujuan untuk mengetahui kondisi masyarakat, khususnya sosial ekonomi. Apakah mereka bersedia atau nggak mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli produk yang dijual.

4. Susun garis waktu untuk tujuan dan target yang ingin dicapai
Nggak mungkin membangun bisnis startup tanpa tujuan-target, maka dari itu buatlah garis waktu atau timeline. Hal itu akan membantu startup berproses dengan terencana dan memiliki tujuan-target jelas yang harus dicapai. Sehingga, ketika suatu tujuan-target tercapai, bisa mengembangkan startup untuk mencapai tujuan lain dengan target yang lebih tinggi.

5. Memiliki tim yang kuat dan positif
Sesuatu yang ada di dunia dengan kapasitas besar, butuh orang lain untuk melakukannya dan nggak bisa dilakukan sendirian. Meskipun bisa, nggak akan maksimal. Maka, masukanlah orang lain untuk terlibat ke dalamnya (startup yang sedang dibangun). Namun, orang-orangnya juga harus memiliki visi yang sama, sehingga tujuan yang diimpikan tercapai.

Baca Juga : Tips Sukses Memulai Bisnis Food Truck

6. Bentuk dan pelihara budaya bisnis perusahaan sejak hari pertama
Perusahaan atau bisnis harus memiliki budaya yang kuat di dalamnya. Maka dari itu, bentuklah budaya yang terbaik menurut dan untuk semua orang yang ada di dalam bisnis startup yang sedang berjalan. Hal itu diperlukan, supaya terbentuk karakter yang baik.

7. Jangan setengah-setengah, harus fokus
Dalam bisnis nggak boleh melakukannya setengah-setengah. Berarti, harus benar-benar sungguh-sungguh terlibat dalam mengembangkan bisnis startup secara konsisten. Dalam prosesnya pasti akan menemukan rintangan. Jadi, ketekunan dan konsistensi akan membantu menghadapi rintangan-rintangan yang ada dan startup akan bergerak maju.

Bekerja dengan setengah-setengah nggak akan memberikan hasil yang diinginkan.

Selamat mencoba! Semoga, startup yang akan atau sedang dibangun bisa berkembang dan terus berlanjut.

Tips Sukses Memulai Bisnis Food Truck

Tips Sukses Memulai Bisnis Food Truck

Bisnisholic.web.id – Di Indonesia, khususnya kota-kota besar, bisnis makanan memang tak pernah ada matinya. Apalagi makanan juga merupakan kebutuhan pokok setiap manusia, sehingga gak heran kalau bisnis ini gak pernah kehabisan pelanggan.

Agar tak kalah bersaing, para pebisnis kuliner pun terus berinovasi. Salah satu inovasi yang mereka lakukan adalah menjual makanan menggunakan kendaraan dengan desain menarik. Bisnis makanan ini lazim disebut sebagai food truck.

Food truck sendiri memiliki konsep menjual makanan lewat mobil berukuran besar, yang terdapat dapur kecil untuk menyiapkan makanan. Di negara Barat seperti Amerika, food truck memang sudah sangat umum dijumpai. Uniknya, karena di dalam sebuah mobil, food truck pun dapat berpindah-pindah lokasinya. Nah bagi anda yang sedang ingin memulai bisnis food truck ini namun masih ada keraguan dalam diri anda berikut ini akan kami berikan kepada anda beberapa tips sukses cara memulai bisnis foodtruck yang harus anda praktikkan :

1. Makanan atau minuman apa yang hendak kamu jual
Dalam menjual makanan, entah itu food truck, restoran, atau model usaha lainnya, produk atau makanan dan minuman adalah hal paling utama yang harus kamu perhatikan. Untuk food truck, umumnya lebih banyak ke makanan siap saji atau yang mudah untuk diolah, mengingat tempatnya terbatas.

2. Merancang spesifikasi food truck-nya
Terutama peralatan dapur yang kamu butuhkan. Misalnya kalau kamu berjualan nasi goreng, tentu membutuhkan wajan besar. Namun, jika kamu berjualan hotdog, kamu tak perlu wajan melainkan tempat grill kecil untuk daging. Jika kentang goreng, maka kamu perlu menyediakan deep fryer, dan lain sebagainya.

3. Lihat-lihat inspirasi desain food truck
Kamu bisa dengan mudah browsing di internet untuk melihat aneka desain food truck. Tapi ingat, jangan menjiplak, ya! Desain food truck pun beragam, mulai dari sederhana, keren hingga vintage. Sesuaikan pula dengan tipe makananmu.

4. Cari ahli desain foodtruck terpercaya dan berpengalaman
Belum banyak tempat yang menyediakan jasa pembuatan food truck. Jadi, cobalah cari mereka yang sudah berpengalaman dengan food truck. Lebih baik mengeluarkan kocek agak mahal diawal, daripada membuatnya asal-asalan dan akhirnya kamu harus membuat baru dari awal lagi dengan biaya lebih mahal.

5. Tempat di mana kamu ingin berjualan dengan food truck
Di mana-mana kalau ingin berjualan, tempat juga ikut berpengaruh terhadap kelancaran usahamu. Jika tempat tersebut ramai, setidaknya semakin banyak peluang pelanggan yang bisa kamu dapat.

6. Mendapatkan perizinan dari tempat itu atau prosedur sewa
Di Indonesia, perizinan food truck masih belum terlalu jelas. Jadi sebelum “mangkal” atau berhenti untuk berjualan di sebuah tempat, pastikan diperbolehkan dan kamu tak mendapat masalah. Caranya mudah, cukup tanya saja kepada RT setempat jika di perumahan, tanyakan ke petugas mall jika di dalam area mall, dan tanya pada perkantoran jika di area kantor, dan seterusnya.

7. Cari tahu supplier terpercaya untuk menyuplai bahan mentah
Kamu akan berjualan makanan, di mana sebelumnya kamu perlu mencari siapa yang akan menjadi supplier atau penyedia untuk bahan mentahnya. Sebab kamu tak mungkin melakukannya sendirian. Carilah supplier dengan bahan berkualitas sekaligus harganya terjangkau.

Baca Juga : Tips Memulai Bisnis Fotografi Untuk Pemula

8. Promosikan bisnis tersebut via media sosial
Harus diakui, sosial media akan berperan begitu besar dalam bisnis food truck-mu. Apalagi sekarang orang-orang di Indonesia memang tak bisa lepas dari sosial media. Jadi, kamu juga tak boleh lupa berpromosi di sosial media. Selain mudah, juga gratis!

9. Bergabung dengan komunitas penjual food truck
Sudah terdapat komunitas food truck di Jakarta sekaligus kota-kota lainnya. Melalui komunitas ini, kamu bisa mendapatkan kabar-kabar terbaru seputar food truck, festival yang sedang berlangsung, sekaligus janjian untuk berjualan bersama-sama yang tentunya lebih seru dan menyenangkan.

10. Pastikan proses pengolahan dan penyimpanannya ringkas
Karena tempatnya yang terbatas, tidak disarankan untuk membuat makanan yang rumit sekaligus membutuhkan waktu lama untuk penyajian. Pasalnya, hal ini akan menyulitkan dirimu sendiri sekaligus tak akan menguntungkan. Sesuaikan kapasitas dalam food truck, dan pilih makanan sederhana tapi disukai banyak orang.

Modal bisnis food truck ini tidak terlalu besar dan sangat cocok buat kamu yang sedang mencari inspirasi bisnis. Persiapannya juga sangat mudah dan tidak ribet, kan?

Tips Memulai Bisnis Fotografi Untuk Pemula

Tips Memulai Bisnis Fotografi Untuk Pemula

Bisnisholic.web.id – Siapa sih yang gak mau dapat penghasilan dari hobi? Fotografi merupakan sebuah hobi yang cukup menjanjikan. Bahkan, beberapa orang sudah menjadikan fotografi sebagai pekerjaan utama. Sebenarnya tidak susah untuk mendapatkan uang dari fotografi. Kamu hanya perlu sebuah niat dan komitmen yang kuat. Berikut beberapa tips untuk memulai bisnis fotografi untuk pemula yang harus kalian ketahui :

1. Tanpa modal pun bisa kok!
Kalau kamu bisa foto dan paham alat-alat fotografi, itu merupakan poin penting. Jika ada permintaan foto, kamu bisa minta DP (uang muka) pembayaran untuk biaya kamu sewa alat.

Sekarang sudah banyak jasa persewaan fotografi yang lengkap dengan harga terjangkau. Pastikan alat yang kamu sewa dalam kondisi prima. Nah, berawal dari itu, kamu bisa sambil menabung untuk memiliki peralatan fotografi terbaikmu.

2. Perlukah peralatan mahal?
Peralatan yang mahal akan memudahkan bekerja, tetapi tak dapat menjamin hasil fotografi yang bagus.

Bukan hal mustahil kalau kamu bisa menghasilkan foto dengan peralatan seadanya. Hal yang harus diyakini adalah bagaimana kamu bisa memberikan ide dan konsep yang terbaik.

3. Bikin portofolio terbaik
Portofolio merupakan bukti nyata hasil kerjamu untuk menarik klien. Sebelum kamu mencari klien, pastikan kamu memiliki portofolio yang menjanjikan. Banyak orang akan lebih tertarik dengan melihat contoh karyamu, daripada hanya sekedar promosi lisan.

Portofolio ini bisa jadi patokan tipe atau gaya fotomu bagi orang lain. Jadi, saat klienmu mulai meminta sesuatu yang aneh-aneh, kamu punya alasan kuat.

4. Daripada dibayar murah, gratiskan saja!
Saat pertama kali mulai karir sebagai fotografer, pasti ada klien yang tidak menghargai karyamu. Harga diri kalian sebagai seorang fotografer akan dipertaruhkan di sini. Dengan menggratiskannya, kamu pun tidak terlalu punya banyak beban pekerjaan.

Apa sih yang bisa diharapkan orang dengan biaya gratis? Hal ini bisa kamu lakukan saat kurang yakin dengan kemampuanmu. Hal ini bisa kamu lakukan jika orang tersebut memang klien yang menjanjikan (bakal reorder atau punya koneksi kuat), hitung-hitung nambahin portofolio.

5. Foto teman sendiri
Pasti banyak yang salah persepsi, dengan fotoin teman sendiri harganya bisa lebih murah. Ingat poin nomor 4, ya! Teman yang baik justru akan memberikan harga terbaik untuk membantumu berkembang.

Itu bukan patokan yang harus kamu pegang teguh, kok! Semua kembali menurut prinsip masing-masing. Hal yang baik saat foto teman sendiri adalah kamu bisa menemukan klienmu secara berkala dari mulut ke mulut.

Baca Juga : Tips Cara Memilih Partner Bisnis Yang Tepat

6. Membuat patokan harga
Nah, pasti mulai berpikir kan, lalu berapa sih tarif yang benar dalam jasa fotografi? Tak ada yang salah dalam menentukan tarif. Sebagai seorang fotografer, kamu adalah seseorang yang membantu orang lain untuk menghasilkan foto yang terbaik.

Banyak aspek yang harus diperhitungkan selain peralatanmu. Semoga video ini bisa membuka pikiran untuk menentukan tarif jasa fotomu.

7. Testimonial terbaik
Setelah kamu bisa mendapatkan beberapa klien, cobalah bertanya pendapat mereka. Hal ini bisa menjadi acuanmu dalam intropeksi diri. Selain portofolio, kamu bisa menjadikan testimonial mereka sebagai alat bantu menarik klien selanjutnya.

Kumpulkan testimonial sejenis, hal ini bisa menjawab pertanyaan kelebihanmu paling menonjol saat bekerja. Misalnya ternyata fotomu bagus, komunikasi bagus, kerjanya cepat, dan lain-lain.

Tips Cara Memilih Partner Bisnis Yang Tepat

Tips Cara Memilih Partner Bisnis Yang Tepat

Bisnisholic.web.id – Merintis sebuah bisnis memang bukanlah hal yang mudah. Segalanya perlu dipikirkan dengan tepat, terutama dalam memilih seorang partner bisnis. Partner bisnis secara garis besar adalah rekan bekerja yang akan membantu kita mengembangkan usaha tersebut. Namun, tidak semua orang dapat cocok dan klop sebagai partner bisnis kita. Lalu, sebenarnya gimana sih cara memilih partner bisnis yang tepat? Berikut akan kami bahas mengenai beberapa tips untuk memilih partner bisnis yang tepat :

1. Temukan partner yang dapat melengkapimu.
Mungkin terkadang kita cenderung nyaman bekerja dengan orang yang memiliki latar belakang yang sama dengan kita. Namun ada baiknya apabila kita mencari partner dengan latar belakang, misalnya dengan latar pendidikan yang berbeda. Dengan hal ini, partner akan dapat melengkapi dirimu dalam merintis dan mengembangkan sebuah bisnis.

2. Visi dan misi yang sama menjadi salah satu kunci sukses usahamu.
Dalam merintis dan mengembangkan bisnis, visi serta misi merupakan fondasi yang sangat penting. Kamu harus pastikan bahwa partner bisnismu nantinya memiliki visi dan misi yang sama denganmu.

3. Partner dengan jaringan bisnis yang luas akan memberikanmu keuntungan.
Networking atau jaringan dalam berbisnis bisa jadi penentu suksesnya suatu bisnis. Untuk itu, memiliki partner dengan jaringan bisnis yang luas tentu akan menambah peluang kesuksesan bisnismu dengannya.

4. Etos kerja yang baik wajib dimiliki oleh partner bisnismu.
Disiplin dan kerja keras merupakan salah satu tanda bahwa partner bisnismu memiliki etos kerja yang baik. Maka, harus dipastikan kalau partnermu nantinya memiliki etos kerja tersebut demi kesuksesan bisnis yang kamu rintis dan kembangkan.

5. Pilih partner yang memiliki komitmen dan menjadikan bisnis kalian sebagai prioritasnya
Pastikan bahwa partnermu benar-benar berkomitmen untuk merintis dan menjalankan bisnis bersamamu. Selain itu, jangan sampai bisnis yang dijalankannya bersamamu ini hanya pekerjaan sampingannya. Karena dengan hal ini, ia tidak akan mencurahkan 100 persen perhatian serta kemampuannya pada bisnis yang kalian miliki.

Baca Juga : Beberapa Hal yang Diperhatikan HRD saat Wawancara Kerja

6. Pastikan bahwa partnermu dapat dipercaya
Kepercayaan menjadi modal yang sangat penting dalam membangun sebuah bisnis. Tidak hanya dalam hubungannya dengan pihak eksternal, tapi juga dengan pihak internal, termasuk rekan bisnismu. Pastikan bahwa partnermu adalah orang yang dapat kamu percaya.

7. Sikap mau menerima kritik harus ada di dalam diri partner kerjamu.
Tak semua bisnis akan berjalan dengan mulus. Pada kenyataannya, kamu bisa jadi akan menerima banyak kritik dan saran mengenai bisnis yang sedang kamu rintis dan kembangkan. Untuk itu, kamu sebaiknya memilih partner dengan sifat terbuka dan mau menerima kritik yang membangun. Sehingga kamu dan partner dapat memperbaiki segala celah dalam bisnis yang sedang kalian jalankan.