Tipe Perusahaan Bisnis Agrobisnis

Tipe Perusahaan Bisnis Agrobisnis

bisnisholic.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Tipe Perusahaan Bisnis Agrobisnis. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Tipe Perusahaan Bisnis Agrobisnis

Pada umumnya, perusahaan agrobisnis berfokus pada produksi makanan, baik yang berbahan dasar daging maupun tanaman, untuk konsumsi manusia.Mayoritas pertanian cenderung menjadi pihak operasi besar dalam menyediakan pertumbuhan dan produksi pangan dalam skala yang besar dalam beberapa tipe agrobisnis.Perusahaan agrobisnis dalam perusahaan sendiri dibagi dalam beberapa tipe agrobisnis. Berikut ini adalah beberapa tipe agrobisnis dalam perusahaan yang perlu kamu tahu.

Perusahaan Besar Pertanian
Perusahaan besar biasanya menggunakan strategi bisnis modern dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari barang-barang dagangan mereka.Beberapa perusahaan besar mengontrol semua proses produksi makanan mulai dari penanaman tanaman hingga proses makanan dan pengemasan barang.

Pasar Ceruk
Perusahaan yang berjualan di pasar ceruk tidak harus perusahaan yang besar untuk bisa berpartisipasi dalam sektor agrobisnis. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang berukuran kecil bisa berjualan di sini.Sebagian besar penjualan dalam pasar ceruk berfokus pada pasokan dan permintaan regional dan sering menghasilkan satu atau dua jenis makanan.Beberapa perusahaan besar dalam jangkauan nasional maupun internasional, sedangkan perusahaan kecil beroperasi dalam lingkup regional.

Produsen Mesin
Produsen mesin agrobisnis merupakan perusahaan yang bergerak dalam memroduksi segala tipe peralatan yang bisa digunakan dalam proses pertanian.Tipe agrobisnis satu ini meliputi produk-produk seperti traktor ataupun peralatan yang digunakan pada tempat pemotongan hewan.Fokus utama dalam perusahaan ini adalah pada penjualan meskipun terkadang perusahaan tersebut tidak menggunakan peralatan itu sendiri.

Baca Juga : Pentingnya Bisnis Forecasting Untuk Kesuksesan

Pengemasan dan Pemrosesan
Pengemasan makanan dan pemrosesan makanan adalah dua tahap yang penting dalam usaha agrobisnis.Beberapa perusahaan bisa menyewakan sebagian dari bisnis mereka ke bisnis serupa yang mampu memberikan peningkatan keuntungan.Hal tersebut berarti bahwa perusahaan yang lebih kecil bisa mempunyai makanan serta dikemas dan diproses di pabrik yang lebih besar.Terkadang, ada juga yang menggunakan kaleng atau kemasan lain yang digunakan atau dirancang oleh perusahaan.

Spesialis Personalia
Spesialis personalia adalah sebuah tipe agrobisnis yang berfokus pada penyediaan tenaga.Hal ini berarti bahwa fokus mereka ada dalam cakupan eksklusif dalam mencari pekerja lapangan atau karyawan pabrik produksi dan pemrosesan.Banyak dari bisnis seperti mempekerjakan manajer pertanian untuk pengawasan operasi. Sementara itu, beberapa perusahaan menyediakan layanan manajemen dan konsultasi sendiri.Pemimpin dari perusahaan seperti ini banyak yang memiliki latar belakang pertanian langsung yang memberikan mereka pengalaman dalam mengetahui keperluan apa yang dibutuhkan.Terkadang juga, pemimpin dari perusahaan ini bisa menjadi ahli dalam manajemen sumber daya manusia.

Bahan Kimia Pertanian
Beberapa perusahaan kimia yang memproduksi pupuk dan pestisida untuk pertanian bisa dikategorikan dalam sektor agrobisnis.Operasi dalam agrobisnis yang besar sering kali memiliki kebutuhan yang berbeda dalam urusan bahan kimia daripada pertanian yang lebih kecil.Tidak hanya itu, perusahaan semacam ini sering melakukan hubungan langsung dengan produsen untuk pengadaan barang-barang yang lebih banyak atau lebih sesuai dengan yang dipesan.Sektor pertanian, khususnya agrobisnis, merupakan sebuah bidang yang banyak memiliki prospek pekerjaan.Oleh karena itu, banyak sekali lulusan pertanian yang berminat untuk masuk dalam dunia tersebut.Sebelum masuk dalam dunia tersebut, pengetahuan akan tipe agrobisnis dalam perusahaan harus dimiliki.Semoga artikel ini membantu pemahaman Anda dalam bidang agrobisnis.

Pentingnya Bisnis Forecasting Untuk Kesuksesan

Pentingnya Bisnis Forecasting Untuk Kesuksesan

bisnisholic.web.id Salah satu unsur yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis adalah dengan menggunakan unsur business forecasting. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Pentingnya Bisnis Forecasting Untuk Kesuksesan Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Pentingnya Bisnis Forecasting Untuk Kesuksesan

Membuat sebuah rancangan, rencana, kerangka, atau prediksi sebelum menjalankan sesuatu merupakan keputusan bijak yang tepat.Dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa mengetahui apa yang akan terjadi dalam proses yang akan dijalani, termasuk berbagai risikonya.Sama halnya dengan bisnis, membuat prediksi atau rancangan sebelum menetapkan kebijakan dapat memberikan pengaruh pada hasil yang akan dicapai.Prediksi bisnis atau yang lebih dikenal dengan business forecast sudah menjadi istilah umum bagi sebagian pelaku bisnis.Bukan tanpa alasan, business forecast telah menjadi aspek penting yang harus dimiliki dan dilakukan sebelum melakukan kegiatan utama. Dengan perencanaan yang matang, peluang untuk menjalankan bisnis yang lancar semakin besar.

Bagaimana Memulai Business Forecasting?
Business forecast dilakukan dalam dua jangka, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Prediksi jangka panjang dimulai dengan proyeksi dalam waktu tiga hingga lima tahun, yang kemudian menjadi dasar untuk membuat perkiraan jangka pendek selama 12 bulan atau kurang. Hanya setelah proses forecast dalam bisnis ini selesai, sebuah bisnis baru bisa melakukan penganggaran.Pemantauan berkala atas prediksi jangka pendek dan jangka panjang ini juga penting untuk mengukur kemajuan menuju target yang telah ditetapkan bisnis.Prediksi jangka pendek harus dipantau setiap bulan, per kuartal, atau per semester. Sementara prediksi jangka panjang dapat dievaluasi paling tidak setiap tahun.

Apa saja yang dibutuhkan untuk Business Forecasting?
Mulailah dengan mengumpulkan data keuangan, penjualan, dan data pertumbuhan lain di masa lalu dan terkini.Data dasar Anda ini akan mencakup daftar pengeluaran tetap, variabel bisnis, pendapatan penjualan, margin kotor, perhitungan margin laba operasi, hutang piutang, dan lain-lain.Data pengeluaran dan pendapatan penjualan digunakan secara langsung dalam prakiraan bisnis. Perhitungan margin dan data suku bunga bisa menjadi titik perbandingan untuk melakukan prediksi.

Apa itu Business Forecast Jangka Panjang?
Prediksi jangka panjang mencakup tiga hingga lima tahun ke depan sehingga harus membuat rencana jangka panjang yang selaras dengan sasaran bisnis dengan meninjau rencana bisnis, misi, dan pernyataan visi.Di luar dari fakta bahwa hal tersebut merupakan rencana jangka panjang pertama atau berkelanjutan meskipun bisnis kecil umumnya berfokus pada laba, pertumbuhan, atau kombinasi keduanya. Informasi dasar dari lingkungan bisnis akan menentukan tujuan jangka panjang bisnis Anda.Tinjau data dasar biasanya dilakukan dengan melakukan analisis terhadap lingkungan ekonomi hari ini, kemudian menetapkan tujuan prediksi jangka panjang.Sebagai contoh, pada prediksi tentang produk yang menjadi favorit pelanggan, Anda bisa memaksimalkan potensi tersebut untuk masa yang akan mendatang.

Selain itu, Anda mungkin bisa melakukan prediksi terhadap tren, apakah produk tersebut akan tetap laris di masa yang akan datang.Bisnis Anda dapat mengambil manfaat dari pengujian variabel tersebut, dengan begitu Anda mungkin bisa mengevaluasi cara pemasaran atau peningkatan kualitas staf.Teknik yang paling umum adalah membuat beberapa prakiraan jangka panjang menggunakan skenario yang berbeda, seperti skenario kasus terbaik dan terburuk, masing-masing dengan variabel yang berbeda.

Baca Juga : Perbedaan HRD Generalist Dan HRD Specialist

Apa itu Forecast Jangka Pendek?
Perkiraan bisnis jangka pendek berfokus pada penjualan, operasi bisnis, dan item anggaran, dalam jangka waktu yang lebih pendek.Sebagai contoh, prediksi jangka pendek menentukan stabilitas atau perubahan biaya variabel dan overhead selama periode tertentu.Maka dari itu, rencana prediksi jangka pendek terhitung penting dalam perencanaan anggaran tahunan dan untuk memastikan operasi bisnis harian dapat membantu mencapai tujuan jangka panjang.

Mengapa Harus Melakukan Business Forecast?
Business forecast sangat diperlukan pelaku bisnis atau pemilik modal untuk menjalankan bisnisnya.Dengan membuat perkiraan atau prediksi bisnis, ada beberapa peluang masa depan yang dapat diketahui. Misalnya, trend bisnis yang akan dijalani.Memprediksi sesuatu itu artinya Anda sedang mempersiapkan apa yang akan dilakukan, sehingga dapat mengetahui dan memperkirakan apa saja hambatan yang akan dilalui.Dengan begitu, ada solusi awal yang bisa diambil sebelum melewati berbagai rintangan itu.

Business Forecasting juga memberikan Anda keuntungan lain pada bisnis, seperti estimasi finansial selama proses akan berlangsung, ketepatan dalam mengambil keputusan, akurasi strategi dalam meraih target bisnis, hingga terciptanya kerja sama tim yang saling terkoordinasi.

Setelah Melakukan Business Forecasting
John G. Glover pakar ekonomi asal Amerika Serikat menyebutkan, business forecasting adalah sebuah prosedur penelitian untuk menjelajahi seluruh aspek ekonomi, sosial, dan pengaruh-pengaruhmya terhadap aktivitas bisnis.Ini membuat siapa pun yang melakukannya mendapatkan sebuah pandangan masa depan tentang pasar, kondisi keuangan, dan trend yang akan berkembang.Dengan demikian, setelah melakukan business forecasting, Anda akan lebih siap mengaruhi samudera bisnis yang penuh dengan ombak besar.Dapat disimpulkan bahwa forecast atau prediksi bisnis ini sangat penting untuk keberlangsungan usaha Anda.Business forecast merupakan sebuah langkah yang sangat penting untuk sebuah perusahaan.

Pasalnya, perusahaan dapat memprediksi kemungkinan yang akan terjadi di masa depan bagi perputaran bisnisnya melalui business forecast.Hasilnya, perusahaan bisa menetapkan tujuan mereka dalam jangka waktu tertentu untuk mengukur pertumbuhan perusahaan secara tepat.Setiap perkiraan prediksi tentunya membutuhkan data dari waktu yang telah lalu, data saat ini dan pandangan yang tajam tentang apa yang akan terjadi di masa depan.

Perbedaan HRD Generalist Dan HRD Specialist

Perbedaan HRD Generalist Dan HRD Specialist

bisnisholic.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Perbedaan HRD Generalist Dan HRD Specialist. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Perbedaan HRD Generalist Dan HRD Specialist

Selama ini banyak yang belum bahwa HRD ternyata dibagi menjadi dua jenis, yaitu HRD Generalist dan Specialist.Perbedaan HRD Generalist dan HRD Specialist harus Anda ketahui jika Anda tertarik untuk terjun di ranah HRD. Perbedaan HRD Generalist dan Specialist terletak pada beberapa aspek berikut ini.

Mudahnya, Ada Dua HRD: HRD Khusus dan HRD Umum
Kata HRD Generalist dan Specialist belum ada padanannya dalam bahasa Indonesia. Namun, jika disederhanakan, HRD Generalist adalah HRD Umum dan HRD Specialist adalah HRD Khusus.Hal ini dibedakan dari jumlah tugas yang Anda pegang. Hal ini juga berlaku pada ranah HRD.HRD Specialist lebih punya cakupan khusus untuk menjadi target pekerjaannya. Sedangkan, HRD Generalist tugasnya berganti setiap harinya bergantung situasi dan kondisi.

Cara Kerja HRD Generalist
HRD Generalist adalah seseorang yang mampu melakukan dan menyelesaikan lebih dari satu fungsi Sumber Daya Manusia.HRD Generalist harus melakukan dan menyelesaian semua fungsi HR yaitu mulai dari perekrutan (recruitment), pelatihan (training), administrasi personel, dan pengembangan yang terorganisir (Organizational Development).

Cara Kerja HRD Specialist
HRD Specialist adalah perseorangan yang mengkhusukan diri untuk melakukan dan mengerjakan satu fungsi tertentu saja dari Sumber Daya Manusia.HRD Specialist biasanya menjalankan satu atau dua fungsi HR saja dan memiliki julukan tertentu seperti Recruitment Officer, Training Officer, Personel Administration, Legal Officer, Organizational Development, Sourcing Analyst atau Recruitment Analyst.

Mengapa HRD Generalist dan Specialist Dibutuhkan?
HRD generalist biasanya ditemukan pada perusahaan yang baru berkembang (startup) dan berada dalam skala kecil.HRD Generalist berfungsi untuk mengefektifkan fungsi perusahaan yang rata-rata mengarah ke level manajerial atau pengelolaan perusahaan.HRD Generalist memahami seluruh bidang meski tidak terlalu mendalam.HRD Specialist dibutuhkan di perusahaan yang mempunyai skala karyawan yang telah mencapai jumlah ribuan.Selain itu, perusahaan yang telah maju dan well-established membutuhkan HR yang menjalankan fungsi spesifik untuk menangani banyak sekali individu dalam perusahaan.

Baca Juga : HRD Manager Yang Buruk

Mana yang Cocok untuk Jenjang Karir Anda?
Untuk mengetahui HRD mana yang cocok untuk jenjang karir Anda, Anda perlu tahu spesialisasi Anda di mana.Jika Anda bisa dan tangguh untuk menangani semua pekerjaan HRD secara umum, maka menjadi HRD Generalist cocok untuk Anda.Namun, jika Anda ahli dalam satu aspek HRD saja, maka HRD Specialist adalah jenjang yang sesuai untuk Anda.Untuk megetahui menjadi HRD mana yang sesuai dengan Anda, Anda harus bisa menjawab beberapa pertanyaan ini untuk tahu jenjang mana yang sesuai dengan keahlian Anda.

Apakah Anda termasuk yang membutuhkan keanekaragaman dalam bekerja? Jika iya, maka menjadi HRD Generalist adalah yang sesuai untuk Anda.Sejauh mana Anda dapat menghadapi ketidakpastian? Menjadi HRD Generalist, Anda akan dihadapkan dengan banyak ketidakpastian setiap hari. Jika hal ini menganggu Anda dan merupakan hal yang tidak menyenangkan, maka menjadi HRD Specialist adalah solusinya.Apakah Anda orang yang detail? Untuk posisi HRD Specialist, Anda dituntut untuk menjadi individu yang detail-oriented. Selain itu, Anda haruslah menjadi ahli dan paham akan luar dalam bidang yang Anda tekuni.Anda yang mana, pengikut prosedur atau puny acara sendiri? HRD Specialist akan diserahi prosedur yang telah dibuat oleh perusahaan dalam melakukan tugas Anda. Sedangkan HRD Generalist hanya akan diberikan petunjuk umum dengan proses yang harus disusun dan dijalani sendiri.Itulah perbedaan HRD Generalist dan HRD Specialist. Dengan mengetahui perbedaan kedua HRD di atas, Anda bisa menentukan bidang mana yang akan Anda jalani sebagai seseorang yang akan berkecimpung di ranah HRD.

HRD Manager Yang Buruk

HRD Manager Yang Buruk

bisnisholic.web.id Tidak ingin punya Human Resource Director yang salah? Ingin memaksimalkan pendapatan human resource dong? Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai HR Manager Yang Buruk Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai HR Manager Yang Buruk

Tidak up-to-date dengan peraturan terbaru Negara
Setiap Negara pasti memiliki peraturan mengenai ketenagakerjaan. Begitu pun dengan Indonesia, UU Ketenagakerjaan harus selalu HR manager perhatikan agar karyawan dan perusahaan sama-sama tidak dirugikan.Namun jika HR manager Anda tidak mengikuti perkembangan UU Ketenagakerjaan, maka bisa dibilang HR manager Anda termasuk dalam HR manager yang buruk.Hal ini karena HR manager termasuk lalai dengan tugasnya dan cenderung tidak peduli dengan kesejahteraan karyawan dan perusahaan.

Mencalonkan kandidat yang tidak sesuai dengan standar perusahaan
Jika Anda bekerja di bagian HR, maka Anda akan dibawahi oleh seorang HR manager. HR manager lah yang mempunyai wewenang untuk memilih kandidat karyawan baru yang akan memasuki tahap interview perusahaan.Namun, HR manager yang buruk adalah yang selalu memberikan kandidat karyawan yang buruk untuk masuk ke tahap interview.Hal ini akan berpengaruh buruk ke perusahaan karena karyawan yang kurang berkualitas akan menghambat kinerja dan progres perusahaan menuju ke arah yang lebih baik.

Tidak peduli mengenai pekerjaan karyawan
HR manager buruk adalah mereka yang tidak mengetahui bagaimana perusahaan bekerja dan beroperasi.Ditambah lagi jika HR manager tersebut tidak memperhatikan komplain dan kebutuhan karyawan yang akan membantu menaikkan performa perusahaan.HR manager yang buruk adalah yang tidak peduli dengan kondisi keseluruhan karyawan dan perusahaan.

Tipikal “Yes Man”, termasuk pada keputusan buruk
HR manager yang baik adalah mereka yang berpihak kepada segala sesuatu yang berkaitan dengan produktivitas perusahaan serta pengembangan karyawan.Jika dilihat dari sisi ini, karyawan jelas memegang peranan penting dalam jalannya perusahaan.Namun jika HR manager selalu setuju dengan setiap langkah yang karyawan lakukan, bahkan ke keputusan-keputusan yang merugikan perusahaan, hal tersebut justru ciri-ciri HR manager yang buruk.

Tidak menyetujui pengecualian
Perusahaan akan selalu memiliki peraturannya tersendiri yang harus ditaati oleh semua bagian di dalam perusahaan.Namun, dalam setiap perusahaan akan selalu ada pengecualian yang bisa dimaklumi dan didiskusikan.Jika HR manager Anda termasuk yang tidak dapat memberi dan memahami pengecualian untuk beberapa aturan perusahaan, maka HR manager Anda bisa termasuk ke dalam golongan HR manager yang buruk.

Baca Juga : Kebutuhan Akan HRD Manager Dalam Suatu Perusahaan

Membela diri atas kesalahan yang dibuat sendiri
Sama seperti karyawan lainnya, HR manager juga bisa membuat kesalahan.Namun, jika HR manager Anda termasuk yang membela diri dan memperbaiki kesalahannya sendiri padahal kondisi keseluruhan sedang kacau, maka HR manager Anda adalah manager yang buruk.Hal ini akan semakin buruk jika kesalahan yang dia buat disalahkan ke orang lain atau ia tidak menyadari bahwa itu adalah kesalahan yang dia buat.

Tidak memecat karyawan toxic
Menjadi HR manager membutuhkan sikap tegas namun bijaksana. Contohnya saja saat ada karyawan yang toxic.Alih-alih memberinya surat peringatan atau memecatnya, HR manager seringkali justru menunggu ingga karyawan tersebut keluar dengan sendirinya.Lebih buruk lagi jika ia memutuskan untuk memindahkannya ke departemen lain. Memecat seorang karyawan memang bukan perkara mudah.Namun jika berkaitan dengan performa tim dan perusahaan, menindak tegas karyawan toxic adalah sebuah keharusan.

Membuat peraturan baru terus-menerus
HR manager yang buruk adalah yang mudah membuat peraturan baru sebagai satu-satunya solusi akan masalah yang terjadi.Hal ini tidak akan baik bagi keberlangsungan perusahaan. Peraturan yang terus-menerus dibuat dan diganti akan membingungkan operasional perusahaan.

Itulah 8 (delapan) tanda HR manager buruk. Jika ada salah satu dari tanda-tanda yang dimiliki oleh HR manager Anda, ada baiknya Anda komunikasikan dengan HR manager tersebut atau pimpinan lain Anda secara langsung. Komunikasi yang baik akan mengurangi pandangan negatif Anda.

Kebutuhan Akan HRD Manager Dalam Suatu Perusahaan

Kebutuhan Akan HRD Manager Dalam Suatu Perusahaan

bisnisholic.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Kebutuhan Akan HRD Manager Dalam Suatu Perusahaan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kebutuhan Akan HRD Manager Dalam Suatu Perusahaan

HRD (Human Resources Department) Manager merupakan salah satu kunci utama kesuksesan setiap perusahaan. Sementara itu, karyawan merupakan aset perusahaan yang paling berharga, dan HRD Manager lah yang bertanggung jawab untuk memaksimalkan value karyawan.Mereka yang ingin menjadi HRD Manager yang baik, mungkin juga termasuk Anda, harus memandang karyawan sebagai sumber daya manusia milik perusahaan yang penting. HR Manager juga perlu berusaha membuat pekerjaan mereka menjadi menyenangkan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.Tergantung besarnya perusahaan, HRD Perusahaan dapat memiliki beberapa HR Manager dengan tugas dan tanggung jawab yang lebih spesifik.

HR Recruitment Manager
Merekrut karyawan merupakan tugas yang sangat mempengaruhi kinerja perusahaan. HR Manager memiliki tugas pokok untuk mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, menyusun job description yang jelas, menentukan media untuk rekrutmen, melakukan wawancara, merekrut dan melakukan proses onboarding karyawan baru.Meskipun semua tugas itu akan dikerjakan sebagian besar oleh staff HRD, HR manajer memastikan proses rekrutmen berjalan efektif dan efisien, baik dari sisi perusahaan maupun dari sisi pelamar kerja.

HR Admin & Payroll Manager
Tugas administratif seperti mengurus payroll, memproses permohonan cuti/izin, membuat jadwal kerja hingga mengelola data karyawan adalah beberapa hal yang harus dikerjakan oleh HRD Manager beserta timnya.Administrasi HR ini tampak sederhana, akan tetapi jika sistemnya tidak diatur sejak awal, proses administrasi ini akan mengganggu operasional perusahaan. Terutama jika sumber daya manusia di dalam perusahaan semakin banyak.

Ada banyak tantangan dalam administrasi HRD yang harus ditanggapi dengan baik. Berikut adalah beberapa contoh tantangan tersebut .Integrasi data absen, lembur, cuti/izin, jadwal kerja dengan payrol; pembuatan laporan kehadiran otomatis; integrasi data dari mesin absensi, smartphone ke database karyawan; perhitungan sisa hak cuti karyawan; hingga memastikan tidak ada keterlambatan dalam memperbarui kontrak kerja pegawai.HR Manager perlu secara strategis menyusun sistem HRIS (Human Resource Information System) yang efektif dan efisien. Penggunaan software hr dalam tugas ini memiliki peran besar karena mampu menghemat waktu dan tenaga, tidak hanya HR Manager tapi juga departemen SDM secara keseluruhan.

HR Operation Manager
Lingkungan kerja yang aman dan menyenangkan dapat mencegah terjadinya konflik dalam perusahaan.Untuk mengatasi kemungkinan terjadinya risiko kerja, HRD Manager memiliki kewajiban untuk melindungi perusahaan dari masalah hukum sekaligus melindungi karyawan dari bahaya fisik ataupun emosional.Salah satu cara untuk melaksanakan tugas ini adalah HRD Manager membuat dan mengimplementasikan sistem kerja yang kondusif.

Sistem HRIS tidak hanya mengenai software yang digunakan tapi juga prosedur dan budaya kerja karyawan. Software HRIS yang efektif mencerminkan budaya perusahaan yang praktis tapi tetap terkontrol.Budaya perusahaan yang baik akan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan menyenangkan. Sebaliknya, jika HR Manager tidak peduli pada cara kerja karyawan maka tidak akan ada lingkungan kerja yang aman dan menyenangkan.

Baca Juga : Keuntungan Penggunaan Software HRD Indonesia

Talent Acquisition (TA) Manager
Departemen HR dewasa ini tidak hanya mengurus administrasi SDM tapi juga menangani SDM dalam perusahaan secara strategis.Bagaimana cara memiliki karyawan dengan talenta yang dibutuhkan, personality yang mendukung, di saat yang tepat dan lokasi yang sesuai?Tanggung jawab TA Manager yaitu menyusun dan mengimplementasikan strategi jangka panjang agar perusahaan memiliki pemimpin yang mendukung goal perusahaan.Jangan menyerahkan pengorganisasian karyawan sepenuhnya kepada HRD Manager dan timnya saja, melainkan harus menjadi usaha bersama antara manajer setiap divisi.Dalam hal ini,TA Manager dapat membantu untuk membuat pengaturan karyawan secara strategis antara manajer dan karyawan, termasuk dengan tim HRD.Setiap departemen memiliki tujuan yang ingin dicapai. Untuk mencapai hal ini, tiap manager departemen perlu mendiskusikan kebutuhan sumber daya manusia, baik dari jumlah maupun kualitas ke HR Manager.

Dengan demikian departemen HR dapat membuat rencana suksesi, mengembangkan program kerja untuk mencapai tujuan, membuat program penilaian atau tracking performa karyawan hingga rencana pelatihan yang sesuai kebutuhan tiap departemen.Proses ini tentunya perlu didukung dengan sistem Talent Management. Dokumentasi kinerja karyawan digabungkan dengan rencana suksesi, jalur karir karyawan serta pelatihan, yang dilakukan secara manual tentu akan menghabiskan banyak waktu dan energi.Selain itu, untuk menghindari salah pengambilan keputusan terkait karir karyawan, Talent Management adalah sistem yang perlu dimiliki oleh setiap perusahaan.

Industrial Relationship Manager
Dalam sebuah organisasi, konflik antara atasan dan bawahan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Terutama di organisasi besar seperti pabrik. Hubungan yang diatur tidak hanya antara atasan dan bawahan tapi antara perusahaan dengan serikat pekerja.Tidak seperti HR Manager bagian yang lain Industrial Relationship Manager berperan sebagai sosok yang mengatur hubungan antara karyawan dan atasan mereka.Tugas utama mereka mencakup pembuatan regulasi, kontrol atas struktur kerja, pencegahan risiko kerja karyawan, perundingan dengan serikat pekerja, keamanan industri dan masalah serupa lainnyaMereka harus bisa mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan karyawan dapat bekerja dengan nyaman, serta menjadi mediator jika terdapat konflik antar karyawan.

Keuntungan Penggunaan Software HRD Indonesia

Keuntungan Penggunaan Software HRD Indonesia

bisnisholic.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Keuntungan Penggunaan Software HRD Indonesia Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Keuntungan Penggunaan Software HRD Indonesia

Software HRD Indonesia telah banyak berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Karyawan sebagai aset utama yang sekaligus menjadi kunci performa perusahaan. Manajemen karyawan menjadi tanggung jawab pelaku HR di perusahaan-perusahaan tersebut.Peran HR di perusahaan tidak hanya mencakup urusan administrasi personalia yang meliputi hal-hal seperti pencatatan data-data karyawan, manajemen absen, manajemen cuti, manajemen lembur, hingga mencakup penggajian karyawan setiap bulannya. Peran HR di perusahaan jauh lebih penting dari itu.

Seiring dengan perkembangan terknologi kini administrasi personalia tersebut dapat diselesaikan dengan mudah dengan menggunakan software HRD Indonesia. Pelaku HR di perusahaan tidak perlu untuk menggunakan pencatatan konvensional dengan menggunakan metode manual (paperwork) atau pun spreadsheet. Dengan adanya pengembangan sistem aplikasi software HRD Indonesia yang berbasikan web semakin mempermudah pengelolaan administrasi personalia di perusahaan. Berikut 5 keuntungan utama penggunaan software HRD Indonesia bagi perusahaan.

Meminimalisasi Biaya (cost)
Penggunaan software HRD Indonesia akan membantu perusahaan untuk meminimalisasi biaya yang dikeluarkan setiap bulannya. Dengan adanya software HRD tentunya perusahaan tidak perlu untuk merekrut admin HR dengan jumlah yang banyak. Hal ini akan berdampak positif bagi pengurangan biaya perusahaan setiap bulannya.

Efektivtas Waktu
Dengan menggunakan software HRD Indonesia, tim HR perusahaan juga akan menghemat waktu bekerja mereka. Efektivitas waktu akan menjadi jauh lebih baik, pengerjaan administrasi personalia perusahaan akan terselesaikan dengan cepat dan akurat, karena semua sudah dilakukan dengan menggunakan sistem secara otomatis.

Meminimalisasi Error
Terdapat kemungkinan error yang tinggi jika pekerjaan manajemen administrasi yang dilakukan dengan metode manual. Dengan penggunaan software HRD Indonesia manajemen administrasi seperti database tentunya akan terkelola dengan baik dan rapih. Hal ini dapat meminimalisasi error dan meningkatkan efektivitas kerja di perusahaan itu sendiri.

Mempermudah Akses Informasi
Penggunaan software HRD Indonesia akan mempermudah akses informasi karyawan di perusahaan. Dengan adanya software HRD ini karyawan akan terlibat secara aktif untuk mengetahui dan menambahkan informasi yang berkaitan tentang pribadinya di perusahaan. Hal ini akan meningkatkan rasa kebanggan karyawan kepada perusahaan, tidak adanya batasan bagi mereka untuk mengetahui perihal personalia mereka, seperti waktu cuti, perkembangan performa, dan sebagainya. Hal ini pastinya akan membantu meningkatkan tingkat retensi karyawan dan meminimalisir turnover karyawan di perusahaan Anda.

HR Bukan Sekedar Personalia
Seiring berjalannya waktu, kini tugas pelaku HR perusahaan bukan hanya mengurus bagian personalia tetapi jauh lebih dari itu. Tugas utama HR adalah memanajemen karyawan sebagai aset utama perusahaan. Hal ini meliputi perencanaan strategi, rekrutmen, retensi karyawan, pengembangan karyawan, dan hal lainnya diluar administrasi personalia. Dengan penggunaan software HRD Indonesia di perusahaan Anda akan meminimalisasi waktu yang dihabiskan admin HR untuk mengurus bagian personalia karyawan. Dengan ini pelaku HR akan fokus ke hal lain yang jauh lebih penting dari sekedar mengurus bagian administrasi personalia.

Alasan Pentingnya Menggunakan Software HRD
1. Perusahaan di Indonesia cenderung memiliki karyawan dalam jumlah yang banyak. Kecenderungan memiliki jumlah karyawan yang banyak akan berdampak pada human error saat melakukan aktivitas administrasi. Software HR merupakan salah satu solusi terbaik untuk mengatasi hal ini. Dengan penggunaan software, perusahaan di Indonesia dapat lebih meminimalisasi tingkat human error.

2. Di era sekarang, kebanyakan perusahaan di Indonesia melakukan perkembangan yang sangat cepat. Oleh karena itu, tingkat perkembangan bisnis perusahaan harus dibarengi dengan adanya sistem yang dapat memanajemen SDM sesuai dengan perkembangan perusahaan. Salah satunya adalah penggunaan software terbaik.

3. Saat ini, semua hal sudah dapat didigitalisasikan, sama halnya seperti administrasi karyawan. Perusahaan tidak perlu lagi untuk melakukan metode manual (paperwork), karena semua sudah dapat dikerjakan secara digital.

4. Peraturan dan kebijakan pemerintah terkadang akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Hal ini tentu saja akan berkaitan dengan administrasi perusahaan. Jika perusahaan tidak melakukan penyesuaian terhadap perubahan peraturan dan kebijakan tersebut, maka akan berdampak buruk bagi perusahaan tersebut.

Penerapan Software HRD di Perusahaan
Penerapan aplikasi HR mencakup semua pekerjaan HRD mulai dari absensi, data karyawan, penggajian, hingga talent management. Semua pekerjaan yang semula dikerjakan dan diinput secara manual, kini dapat diproses secara otomatis oleh aplikasi HR.

1. Jika dulu perusahan menggunakan kertas/buku/kartu untuk mendata kehadiran karyawan, kini perusahaan hanya perlu menarik data kehadiran menggunakan aplikasi dari mesin absensi seperti fingerprint scanner dan Radio-frequency identification (RFID).

2. Pengajuan dan persetujuan cuti atau izin kerja kini dapat diproses secara lebih mudah melalui aplikasi. Karyawan dapat mengajukan cuti atau izin tanpa harus meminta dan mengisi formulir fisik terlebih dahulu. Dan pihak HR juga tidak perlu menginput data cuti dan izin dari formulir ke program komputer. Seorang atasan atau pimpinan tidak perlu berada di kantor untuk memberikan persetujuan cuti dan izin, karena proses ini dapat dilakukan melalui aplikasi.

3. Ada beberapa perusahaan yang menerapkan shift kerja yang berbeda. Penggunaan aplikasi HR dapat mengakomodir situasi ini, sehingga HR tidak perlu mendata kehadiran karyawan secara manual.

4. Karyawan dapat mengajukan lembur secara langsung melalui aplikasi. Keseluruhan data tersebut kemudian dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk penggajian. Perusahaan akan menghemat waktu untuk menghitung biaya lembur karyawan, dan mengurangi human error.

Baca Juga  ;Budaya Kerja Buruk Yang Harus Dihindari Sebelum Melamar

5. Aplikasi HR yang baik pasti memiliki berbagai fitur yang dapat mempercepat dan memudahkan urusan penggajian pegawai beserta potongan iuran BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan PPh 21.

6. HR akan terbantu dengan adanya talent management untuk memantau ringkasan penting untuk mengetahui kinerja karyawan, melihat kelebihan karyawan, menemukan karyawan yang potensial untuk mengisi jabatan tertentu, serta melakukan manajemen KPI.

Keuntungan & Manfaat Penggunaan Software HRD
Ada beberapa keuntungan dan manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan dalam penggunaan software HR. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Dapat meningkatkan produktivitas HR secara keseluruhan. Software HR memang dirancang khusus untuk mempercepat berbagai macam proses administrasi dan pekerjaan HR. Selain itu, software ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas manajemen keuangan seperti payroll system.

2. Dapat mengurangi risiko terjadinya kesalahan. Terdapat banyak kepentingan HR yang berkaitan dengan regulasi pemerintah, sehingga kesalahan kecil sekalipun akan dapat mengakibatkan masalah hukum atau bahkan kerugian finansial bagi perusahaan. Agar masalah atau kesalahan tidak terjadi, menggunakan software HR merupakan salah satu pilihan terbaik. Karena hampir semua administrasi HR dapat dilakukan oleh sistem pada software tersebut.

3. Perusahaan dapat memanfaatkan fungsi dari software HR yang dilengkapi dengan program untuk mengawasi proses operasi perusahaan agar sesuai dengan peraturan tertentu. Penggunaan software ini akan memastikan perusahaan untuk mematuhi Undang-undang yang berlaku sehingga mampu menjaga reputasi perusahaan.

4. Untuk menganalisa performa dan metrik yang berkaitan dengan berbagai aspek yang mendukung pengambilan keputusan. Misalnya, HR bertanggung jawab untuk menganalisa biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk proses perekrutan atau perhitungan tingkat turnover perusahaan. Hasil perhitungan ini kemudian dapat digunakan untuk membuat keputusan bisnis yang penting serta pengembangan strategi untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan menggunakan software HR, divisi HR dapat mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam waktu secara lebih singkat.

Budaya Kerja Buruk Yang Harus Dihindari Sebelum Melamar

Budaya Kerja Buruk Yang Harus Dihindari Sebelum Melamar

bisnisholic.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Budaya Kerja Buruk Yang Harus Dihindari Sebelum Melamar. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Budaya Kerja Buruk Yang Harus Dihindari Sebelum Melamar

Setiap karyawan sebaiknya benar-benar mengenali budaya kerja perusahaan sebelum mereka memutuskan untuk masuk dan bekerja di perusahaan. Meskipun tidak dapat diketahui 100%, setidaknya setiap karyawan sudah memiliki gambaran pada saat karyawan tersebut datang dan melakukan interview, sehingga karyawan tersebut tidak akan merasa terjebak di dalamnya pada saat sudah bekerja di sana. Dengan begitu, setiap karyawan dapat berkembang dengan baik di perusahaan pilihannya.

Jika Anda mendapati lingkungan kerja dengan budaya kerja yang buruk, informasi dan tips berikut ini dapat Anda terapkan. Sebagai tim HR perusahaan, Anda memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap urusan karyawan di perusahaan dapat dikelola secara baik. Karena karyawan merupakan salah satu aset penting yang dapat menentukan kesuksesan perusahaan. Berpikir dan bersikap secara positif dan profesional, sehingga Anda dapat menghadapi semua masalah dengan dewasa dan kepala dingin di tengah-tengah lingkungan kerja yang negatif.

Tanda Perusahaan Memiliki Budaya Kerja yang Buruk
1. Karyawan mudah masuk dan mudah mengundurkan diri. Lazimnya, perusahaan akan membuat karyawan betah untuk bekerja di perusahaan dengan menerapkan budaya kerja yang baik. Namun, jika perusahaan tidak memperlakukan karyawannya dengan baik maka akan membuat tidak banyak karyawan yang bisa bertahan lama.

2. Hampir seluruh karyawan yang ada di perusahaan senang untuk menceritakan orang lain alias bergosip. Kantor yang dipenuhi dengan orang-orang yang senang bergosip berarti kurang memiliki tenggang rasa antar karyawan dan atasan.

3. Tidak ada yang salah jika perusahaan berusaha untuk menutupi sisi buruk agar tetap baik. Namun jika perusahaan terlalu menutupi sisi buruk dan terlalu menonjolkan sisi baiknya, bisa jadi perusahaan tersebut menutupi sesuatu. Misalnya budaya kerja ternyata justru yang sangat buruk.

4. Banyak karyawan selalu pulang melebihi batasan jam kerja. Perusahaan mungkin dengan sengaja memerintahkan setiap karyawan untuk bekerja melebihi jam kerja sesuai dengan peraturan pemerintah agar dapat menghemat biaya. Hal ini tentu saja sangat merugikan karyawan, apalagi jika lembur yang dilakukan tidak diberikan upah seperti yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Cara Mengenali Budaya Kerja di Perusahaan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengenali budaya kerja yang buruk di perusahaan:

1. Salah satu hal yang sering kali membuat banyak orang menjadi percaya akan budaya kerja yang mungkin bukan sebenarnya adalah karena adanya hal-hal yang terlihat baik dari luarnya. Seperti kantor yang memiliki ruang istirahat atau mungkin arena bermain atau tersedianya makanan gratis. Banyak orang yang menganggap bahwa apa yang kelihatan misalnya fasilitas kantor, sebagai penentu budaya kerja. Padahal pada kenyataannya, fasilitas hanyalah dijadikan sebagai salah satu alat bantu. Bagus dan menariknya fasilitas kantor bukan sebagai penentu baik buruknya budaya kerja atau kepemimpinan dari suatu perusahaan. Untuk dapat mengenali budaya kerja yang buruk, sebaiknya jangan menilai dari apa yang kelihatan saja.

2. Sebagai karyawan baru, hal penting yang sebaiknya diperhatikan salah satunya adalah melihat penataan kantor. Biasanya ada beberapa karyawan yang lebih nyaman untuk bekerja di ruangan terbuka dengan meja yang terbuka, dan ada pula karyawan yang lebih nyaman untuk bekerja di sebuah kubikal atau tempat kerja yang lebih tertutup. Selain itu, karyawan baru juga harus melihat bagaimana sesama karyawan saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya, dan lain sebagainya.

3. Salah satu tempat yang mungkin dapat menjadi pertimbangan agar dapat mengenali budaya kerja yang buruk adalah kamar mandi atau toilet di perusahaan. Menjaga kebersihan toilet sama halnya bertanggung jawab atas kepentingan orang lain. Oleh karena itu, kebersihan toilet dapat menjadi salah satu indikasi bagaimana karyawan di perusahaan tersebut bekerja.

4. Mengamati kecepatan perusahaan dalam melakukan rekrutmen karyawan. Jika sebuah perusahaan terlalu cepat dalam merekrut karyawan, maka bisa jadi perusahaan hanya ingin ada seseorang yang dapat dipekerjakan tanpa mempedulikan kesejahteraannya. Seorang karyawan tidak akan berkembang jika karyawan tersebut bekerja di sebuah perusahaan yang hanya membutuhkan karyawan untuk dapat mengisi kekosongan tempat di perusahaan mereka.

Baca Juga : Pemahaman Terbaik Upah Wajib Minimum

Menghadapi Lingkungan Kerja yang Negatif
1. Berada di tengah-tengah lingkungan kerja yang negatif, sangat penting bagi setiap karyawan untuk senantiasa memiliki pola pikir yang positif. Cara ini akan membantu karyawan untuk berpikir lebih jernih dalam memandang setiap masalah yang mungkin terjadi. Setiap karyawan sebaiknya menghindari untuk ikut ke dalam hal-hal negatif yang dilakukan oleh teman-teman di lingkungan kerjanya. Dan fokus pada pekerjaan dengan melakukan yang terbaik.

2. Daripada terus tertekan dan mengeluh sepanjang waktu karena lingkungan kerja yang negatif, setiap karyawan dapat mencari hal-hal yang bisa dijadikan sebagai hiburan dan sesekali bercanda bersama rekan kerja.

3. Bercanda memang perlu dilakukan antar rekan kerja di kantor. Tetapi jika ada sebagian karyawan yang mulai bergosip atau membicarakan kejelekan orang lain, sebaiknya seorang karyawan tidak ikut bergabung dalam pembicaraan tersebut.

4. Karyawan yang benar-benar merasa penat karena beban kerja yang terlalu berat, ditambah lagi lingkungan kerja yang negatif, tidak ada salahnya untuk beristirahat sebentar di tengah jam kerja. Beristirahat sejenak menjadi sangat penting jika karyawan benar-benar ingin tetap produktif di tengah-tengah lingkungan kerja yang negatif.

5. Lingkungan kerja yang negatif dibentuk oleh pribadi-pribadi yang negatif. Sedangkan, pribadi yang negatif biasanya bersumber dari masalah yang tidak terselesaikan. Tim HR di perusahaan sebaiknya melakukan pendekatan kepada setiap karyawan dan mencari tahu apa masalah-masalah yang mungkin mereka miliki. Dengan melakukan usaha pendekatan tersebut, maka diharapkan dapat mengurangi lingkungan kerja yang negatif.

Pemahaman Terbaik Upah Wajib Minimum

Pemahaman Terbaik Upah Wajib Minimum

bisnisholic.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Pemahaman Terbaik Upah Wajib Minimum. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pemahaman Terbaik Upah Wajib Minimum

Memberikan gaji atau upah, merupakan tanggung jawab perusahaan untuk setiap karyawannya. Besaran upah yang diberikan juga memiliki regulasi ketat dan memiliki nilai upah minimum. Hal ini penting, agar baik perusahaan atau karyawan dapat melakukan hak dan kewajibannya dengan seimbang.

Di Indonesia sendiri, istilah Upah Minimum Regional (UMR) tentu sudah bukan istilah asing untuk pemilik perusahaan atau pemberi kerja. Nilai dari UMR inilah yang harus dipatuhi agar karyawan dapat hidup dengan layak di wilayah tersebut. Perhitungannya sendiri dilakukan dengan cermat oleh Dewan Pengupahan yang ada pada daerah tersebut.Sebenarnya jika dibahas lebih lanjut, terdapat beberapa poin penting yang harus dicermati, khususnya untuk Anda yang mengelola perusahaan atau pemberi kerja. Apa saja poin penting tersebut? Simak selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

Mekanisme Penetapan Nilai Upah Minimum
Dalam konteks wilayah, yang pertama dilakukan adalah pembentukan tim survey oleh Dewan Pengupahan daerah setempat yang terdiri dari serikat pekerja, pengusaha, perusahaan dan pihak netral dari akademisi. Singkatnya, tim ini akan meninjau harga kebutuhan pokok dan biaya hidup minimal di daerah tersebut.Variabel yang dipertimbangkan dalam penetapan upah minimum kemudian adalah hasil survey yang dilakukan tim ini dan pertimbangan produktivitas, pertumbuhan ekonomi, usaha yang paling tidak mampu, kondisi pasar tenaga kerja dan pertimbangan lain dari Dewan Pengupahan. Besaran upah minimum ditetapkan oleh kepala daerah, selambat-lambatnya 60 hari sebelum berlaku pada 1 Januari tahun selanjutnya.

Hak Karyawan
Setiap manusia memiliki hak atas kehidupan yang layak dan baik. Untuk menjamin golongan karyawan dan pekerja, maka kemudian ditetapkanlah nilai batas bawah upah di setiap regional. Idealnya, nilai upah yang ditetapkan dapat menjadi aturan bagi perusahaan dalam memberikan atau menawarkan upah untuk karyawannya.Nilai yang ditetapkan akan menjadi acuan, untuk mencegah perusahaan menawarkan atau memberikan upah dibawah nilai yang sudah disusun berdasarkan standar kelayakan hidup. Dengan begini, karyawan atau pekerja dapat terjamin kelayakan hidupnya dengan memiliki pekerjaan tetap.

Harus Ditaati Pemberi Kerja
Upah yang ditetapkan oleh pemerintah dan Dewan Pengupahan telah dikaji secara detil sehingga menghasilkan nilai yang wajar. Untuk itulah, dari sisi perusahaan atau pemberi kerja harus menaati kesepakatan tersebut. Pada regulasi yang berlaku, terdapat sanksi tegas untuk perusahaan yang tidak menaati kesepakatan ini.Namun demikian, dalam pengupahan dikenal dengan istilah upah minimum neto dan upah minimum bruto. Perbedaan dasarnya adalah untuk yang pertama nilai upah minimum yang diberikan untuk gaji pokok, di luar tunjangan dan variabel lain. Sedangkan yang kedua diterapkan secara penuh, gaji pokok termasuk dengan variabel lain. Hal ini harus ditulis jelas pada kontrak kerja atau dokumen sejenis sehingga tidak menimbulkan potensi masalah di kemudian hari.

Baca Juga : Peran Penting Humnas Sebuah Perusahaan

Selalu Naik
Penting untuk pemberi kerja memahami hal ini. Karena nilai upah ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi, maka sangat wajar jika setiap tahun upah mengalami kenaikan. Meski tidak besar, namun kenaikan upah yang stabil ini harus menjadi perhatian khusus untuk perusahaan agar tidak mengganggu keadaan finansial secara umum.Wajarnya, setiap tahun dari sisi pekerja akan mengajukan rekomendasi dalam berbagai bentuk untuk dipertimbangkan dalam perhitungan batas bawah upah. Yang harus diingat adalah, apapun rekomendasinya, nilai batas bawah upah akan selalu naik, berapapun besarannya. Hal ini guna menjamin kesejahteraan karyawan dan pekerja karena biaya hidup yang juga terus meningkat.

Jelas Perhitungan dan Penyampaiannya
Mendapat upah atau gaji dalam bentuk yang telah disepakati bersama dalam surat kesepakatan kerja merupakan hak pekerja. Dalam hal penyampaian gaji, perusahaan idealnya harus memberikan rincian jelas perhitungan, serta disampaikan dengan cara yang baik. Sehingga informasi yang berpengaruh pada besaran gaji karyawan dapat dipahami oleh yang bersangkutan.Mekanisme yang digunakan juga kini beragam. Salah satunya yang paling populer adalah penggunaan aplikasi slip gaji atau aplikasi pengelolaan HR yang terpadu, sehingga dapat menghitung dan menyampaikan gaji dengan rinci. Dengan menggunakan bantuan aplikasi semacam ini, perusahaan tidak perlu lagi melakukan kesalahan penghitungan atau penyampaian pada setiap karyawan.Modernisasi yang menyentuh bidang pengelolaan HR kini semakin canggih. Dasar yang digunakan sebagai database juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan agar semua pekerjaan administrasi Anda bisa menjadi terintegrasi. Hal ini dikarenakan data yang ada sudah sangat lengkap, jadi untuk mengelola administrasi yang berkaitan dengan karyawan, perusahaan tak perlu repot mencari datanya.

Peran Penting Humnas Sebuah Perusahaan

Peran Penting Humnas Sebuah Perusahaan

bisnisholic.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Peran Penting Humnas Sebuah Perusahaan,. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Peran Penting Humnas Sebuah Perusahaan

Peran Penting HR Manager di Perusahaan
Seorang HR manager memegang peranan yang cukup penting di dalam perusahaan. Tanpa HR Manager, perusahaan tidak akan mendapatkan karyawan terbaik dengan keahlian yang dibutuhkan. Ada 3 alasan mengapa seorang HR Manager memegang peranan penting dalam kesuksesan setiap perusahaan:

1. Bertugas merekrut karyawan terbaik. Meskipun terdengar sederhana, tetapi merekrut karyawan merupakan proses yang cukup rumit. Proses perekrutan karyawan dimulai dari mencari kandidat, melakukan wawancara, merekrut hingga melakukan proses onboarding karyawan baru. Semua tugas tersebut akan dikerjakan bersama dengan staff HRD dan manajer atau user lainnya.

2. Memiliki wawasan luas untuk meningkatkan bisnis perusahaan. HR manager memiliki pandangan yang unik terhadap perusahaan dan orang-orang yang ada didalamnya. Menurut survei CareerBuilder, sebanyak 65% CEO mengatakan bahwa pendapat HR dapat membawa pengaruh besar dalam manajemen perusahaan. Jika semuanya berjalan sesuai dengan rencana, departemen HR memiliki pemahaman yang mendalam mengenai keahlian dan bagaimana karyawan dapat bekerja. Departemen HR yang efektif, akan membantu perusahaan agar mendapatkan kinerja terbaik karyawan dan mempertahankan karyawan tersebut.

3. Bertugas untuk memotivasi karyawan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh HR Manager untuk memotivasi karyawan di perusahaan. Memberikan motivasi yang baik berarti memberikan motivasi yang positif sehingga dapat memberikan dorongan kuat bagi seorang karyawan. Yang pertama adalah menciptakan suasana kerja yang nyaman dan menyenangkan. Kemudian memotivasi karyawan untuk selalu belajar dan terus berkembang, membuat rencana acara gathering bersama dengan direksi. Selain itu, perlunya memberikan perhatian kepada setiap karyawan. Memberikan contoh yang baik kepada semua karyawan, karena seorang pemimpin yang baik bukan hanya yang bisa menyuruh seseorang dengan perkataan, tetapi juga dapat melakukannya dengan tindakan agar menjadi contoh bagi para pengikutnya. Serta mempertimbangkan pemberian bonus dan insentif pada karyawan. Karena salah satu bentuk motivasi yang paling signifikan adalah pemberian bonus dan insentif kepada karyawan secara bijak.

Sistem Perencanaan SDM Perusahaan
Perencanaan SDM merupakan suatu proses perencanaan sistematis yang bertujuan untuk memaksimalkan SDM sebagai aset utama perusahaan. Perencanaan SDM bermanfaat bagi perusahaan, yaitu dapat membantu Tim HRD dalam mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja dengan berbagai kualifikasi di kemudian hari. Selain itu, tim HRD dapat bekerja secara proaktif dalam menemukan kandidat yang sesuai. Serta dapat memungkinkan tim HRD untuk mengidentifikasi, memilih, dan mengembangkan kompetensi atau tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Secara garis besar, proses perencanaan SDM dibagi menjadi 4 langkah:

1. Menilai persediaan tenaga kerja yang dimiliki oleh perusahaan saat ini. Penilaian ini termasuk studi komprehensif dari berbagai aspek, seperti jumlah, skill, kompetensi, kualifikasi, pengalaman, usia, jabatan, kinerja, kompensasi, dan lain sebagainya.

2. Menganalisa kebutuhan tenaga kerja di masa yang akan datang. Dalam langkah ini, berbagai variabel HR seperti pengurangan SDM, lowongan yang akan dibuka, promosi jabatan, mutasi karyawan, dan lain sebagainya harus dimasukkan ke dalam pertimbangan. Selain itu, variabel tidak terduga seperti pengunduran diri serta pemecatan juga dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam analisa.

3. Membuat perkiraan permintaan tenaga kerja. Tim HRD dapat mencocokkan tenaga kerja yang dimiliki perusahaan saat ini dengan perkiraan kebutuhan tenaga kerja di kemudian hari dan membuat demand forecast (perkiraan permintaan).

4. Menyusun strategi dan melakukan implementasi pencarian tenaga kerja. Strategi yang dibuat harus mampu memberikan solusi bagi kekurangan masalah SDM di perusahaan. Tim HRD dapat melakukan relokasi, rekrutmen, outsourcing, pelatihan, manajemen SDM, hingga melakukan perubahan kebijakan terkait SDM.

Baca Juga : Pemanfaatan SDM Dengan Baik Di Sebuah Perusahaan

Prinsip Utama Perencanaan SDM di Perusahaan
Terdapat beberapa prinsip utama yang perlu diperhatikan dengan cermat ketika melakukan proses perencanaan SDM, yaitu:

1. Tujuan dilakukannya perencanaan SDM harus dihubungkan dengan program dan kegiatan bisnis perusahaan yang diemban oleh setiap unit kerja. Strategi dan rencana bisnis perusahaan ke depan merupakan dasar yang sangat penting untuk mulai menyusun perencanaan SDM.

2. Menetapkan rancangan persyaratan atau kualifikasi SDM secara tepat yang akan dipergunakan dalam rekrutmen dan seleksi. Perencanaan SDM yang baik selalu diawali dengan penetapan kualifikasi SDM yang jelas dan diterapkan secara konsisten dalam proses rekrutmen dan seleksi.

3. Proses perencanaan SDM harus disertai dengan prediksi permintaan (demand) dan persediaan (supply) pasar tenaga kerja baik internal maupun eksternal. Selain itu juga harus didasarkan pada prediksi yang cukup akurat dan dilakukan secara berkelanjutan, mengenai pola demand dan supply tenaga kerja.

Proses perencanaan SDM yang dilakukan secara baik dan benar dapat membantu tim HR dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja perusahaan, baik itu dari aspek skill, kemampuan, kualifikasi, serta jumlah yang memadai. Untuk membantu tugas-tugas HRD di perusahaan Anda, gunakan software HR yang andal. Software HR Sleekr dilengkapi dengan fitur-fitur terbaik untuk manajemen perusahaan Anda. Manajemen perusahaan akan lebih terintegrasi, mulai dari absensi dan cuti online, klaim dan reimbursement, perhitungan payroll atau penggajian beserta perhitungan PPh 21, dan masih banyak lagi. Ketahui lebih lengkap tentang Sleekr hanya di sini!

Pemanfaatan SDM Dengan Baik Di Sebuah Perusahaan

Pemanfaatan SDM Dengan Baik Di Sebuah Perusahaan

bisnisholic.web.id Pemanfaatan SDM yang baik adalah salah satu dari upaya sebuah perusahaan bidang pemberdayaan SDM yang cukup baik agar bisa membuat kerja dan produktivitas sebuah perusahaan menjadi lebih maksimal.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Pemanfaatan SDM Dengan Baik Di Sebuah Perusahaan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pemanfaatan SDM Dengan Baik Di Sebuah Perusahaan

Mengapa Pengembangan SDM Perlu Dilakukan?
Strategi pengembangan SDM merupakan suatu perencanaan mengenai cara bagaimana kualitas SDM mampu berkembang ke arah yang lebih baik dan meningkat kemampuan kerjanya. Serta memiliki loyalitas yang baik terhadap perusahaan. Pengembangan SDM sangat dibutuhkan untuk kelangsungan sebuah perusahaan agar dapat berkembang secara lebih dinamis. Sebab SDM merupakan unsur yang paling penting di dalam sebuah perusahaan.Perusahaan yang dapat mencapai kesuksesannya adalah perusahaan yang mengerti bagaimana pentingnya strategi pengembangan SDM, dan mengetahui upaya apa saja yang harus ditempuh. Hubungan seorang karyawan dengan pimpinan perusahaan bukan hanya terikat atas hubungan kerja saja. Namun secara manusiawi keduanya juga saling berinteraksi. Oleh karena itu, pengembangan SDM dapat dijadikan sebagai suatu bentuk apresiasi seorang pimpinan perusahaan terhadap karyawan dalam aspek humanis. Salah satu aspek yang dapat menunjang proses pengembangan SDM ini adalah aspek pendidikan.

Perencanaan Program Pengembangan SDM
Strategi pengembangan SDM dapat berjalan dengan baik apabila disertai dengan program pengembangan SDM yang direncanakan dengan matang. Sehingga diharapkan mampu membantu tercapainya tujuan dalam menghasilkan SDM yang berkualitas. Perencanaan program pengembangan SDM memiliki beberapa tujuan, yaitu:

1. Menentukan kualitas karyawan.

2. Menjamin ketersediaan karyawan di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

3. Meminimalisir terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan tugas-tugas pekerjaan.

4. Memudahkan proses koordinasi untuk meningkatkan kinerja karyawan secara optimal.

5. Menghindari terjadinya kelebihan atau kekurangan karyawan.

6. Menjadi sebuah acuan dalam pelaksanaan tugas-tugas pekerjaan yang menyangkut ketenagakerjaan.

7. Menjadi suatu pedoman dalam menentukan program perekrutan, penyeleksian, dan kedisiplinan karyawan.

8. Menjadi sebuah landasan dalam pelaksanaan penilaian karyawan.

Baca Juga : Kelebihan Absensi Online

Langkah Pembuatan Program Pengembangan SDM
Bagaimana cara membuat program pengembangan SDM yang terencana dengan baik? Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk membuat program pengembangan SDM dengan perencanaan yang baik dan matang:

1. Langkah awal yang harus ditempuh adalah menentukan dan mengembangkan sasaran, tujuan, serta prioritas SDM yang diperlukan.

2. Membuat kebijakan yang mendukung sosialisasi program hingga terlaksananya program pengembangan SDM.

3. Melakukan proyeksi terhadap ketersediaan SDM, atau membuat perkiraan jumlah karyawan yang dibutuhkan dan mempertimbangkan kebutuhan karyawan di masa yang akan datang.

4. Mengadakan program pelatihan keterampilan karyawan.

5. Apabila langkah-langkah pembuatan program pengembangan SDM di atas sudah dilaksanakan, sebaiknya dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Tahapan evaluasi ini merujuk pada tahapan-tahapan yang telah dibuat sebelumnya. Hal ini berfungsi untuk memperkirakan apakah program yang telah direncanakan akan berhasil atau masih memerlukan revisi untuk menyempurnakan program-program pengembangan SDM berikutnya.

Strategi Pengembangan SDM di Perusahaan
Strategi pengembangan SDM yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah sebagai berikut ini:

1. Memberikan kesempatan pada setiap karyawan untuk menyalurkan ide dan gagasan pribadi mereka. Karena di dalam suatu perusahaan, karyawan juga berkontribusi dalam mengembangkan perusahaan atau sebagai roda penggerak suatu perusahaan. Sehingga ide dan gagasan dari setiap karyawan juga perlu didengarkan dan dipertimbangkan.

2. Memberikan penghargaan (reward) kepada karyawan, yang bertujuan untuk membuat karyawan lainnya agar termotivasi untuk dapat menjadi lebih baik. Hal tersebut nantinya akan memberikan kontribusi besar terhadap perusahaan dalam mengembangkan perusahaan.

3. Mengadakan program pelatihan bagi karyawan. Ada beberapa jenis pelatihan dan pengembangan SDM yang dapat dilakukan. Diantaranya adalah skill training, retraining atau pelatihan ulang, cross functional training, team training, dan creativity training.