Bisnis Jasa

Bisnis Jasa

bisnisholic.web.id – Bisnis bidang jasa adalah usaha dengan menjual jasa, bisa dari perseorangan maupun sekelompok orang. Jenis – jenis bisnis dibidang jasa sebagai berikut.

1. Usaha Jasa Les Privat

Membuka jasa les privat di Indonesia adalah hal yang sangat menggiurkan. Pasalnya dari segi level tingkat dasar hingga menengah atas memerlukan jasa les sebagai bahan tambahan pelajaran. Tentunya ini bial dilihar dari segi les privat untuk anak sekolah.

Les privat untuk ilmu lain pun bisa Anda buka mulai dari les privat musik, menari, menggambar, bahasa hingga les privat yang bersifat keagamaan yang Anda kuasai.

2. Usaha Jasa Penerjemah

Apakah Anda memiliki kemampuan berbahasa asing? Jika iya, manfaatkanlah hal tersebut untuk membuka usaha jasa penerjemah.

Cara memulainya pun beragam bisa bergabung dengan salah satu travel agent yang memang sering membuka perjalanan internasional.

3. Usaha Jasa Pengetikan

Usaha jasa berikutnya adalah membuka jasa pengetikan. Tentunya bila Anda memiliki komputer atau laptop bisa dengan mudah membuka usaha ini tanpa harus mengeluarkan modal.

Untuk usaha jasa pengetikan ini biasanya yang memerlukan adalah mahasiswa, siswa, atau guru-guru yang berada di lingkungan sekolah

4. Usaha Jasa Penulisan Artikel

Untuk Anda yang memiliki hobi menulis, manfaatkan hal tersebut untuk membuka usaha jasa penulisan artikel.

Karena saat ini banyak perusahaan atau para pelaku bisnis online yang memerlukan tulisan artikel untuk diterbitkan dalam blog maupun websitenya.

Untuk memulai usaha ini Anda harus memiliki laptop atau komputer sebagai bahan “tempur” memulai bisnis. Ynag diperlukan dalam membuaka usaha jas penulisannya artikel ini adalah mau menulis dengan tema apapun dan harus mau menulis seusia dengan pesanan klien.

Tarif untuk menulis pun beragam seusai dengan kata yang dipesan oleh klien. Sebagai gambaran para penulsi artikel ada yang mentarif 15,000 untuk satu artikel bila klien memesan 10 sampai 20 artikel. Ada pula yang menghargai tulisan artikel 50,000 – 75,000 bila klien hanya memesan satu artikel atau dengan jumlah yang sedikit.

Baca juga : Tips Mulai Bisnis Kuliner

5. Pebisnis Online atau Blogger

Di zaman yang serba canggih ini segala sesuatu bisa menjadi sumber penghasilan. Salah satunya adalah menjadi seorang blogger yang saat ini begitu sangat menjanjikan untuk meraup pundi-pundi penghasilan dalam bentuk dollar.

6. Dropship atau Reseller Produk Online

Saat ini banyak orang yang menjual barang usahanya lewat online. Karena dengan online bisa menjangkau daerah atau tempat manapun tanpa harus bertatap muka.

Nah, banyaknya produk online yang berseliweran adalah peluang untuk Anda membuka usaha. Anda bisa menjadi reseller yang menghubungkan konsumen dan produsen. Tentunya keuntungan yang didapat dari hasil penjualan yang Anda tawarkan kepada konsumen.

7. Jasa Mengantar Anak Sekolah

Bila Anda memiliki kendaraan yang cukup besar manfaatkanlah hal tersebut untuk membuka usaha jasa mengantar anak sekolah.

Bila mobil Anda tidak terlalu besar bisa membidik salah satu sekolah Paud atau TK untuk mengantar beberapa anak yang akan sekolah.

8. Usaha Jasa Titip atau Jastip

Usaha jasa titip saat ini tengah menjadi usaha yang begitu menggiurkan dikalangan remaja sampai berbagai kalangan.

Biasanya pelaku jasa titip ini adalah seseorang yang tinggal di luar kota atau negeri yang menawarkan barang ciri khas negara atau kota setempat dengan harga yang murah namun kualitas sangat bagus.

Selain barang, jasa titip pun menawarkan aneka kuliner yang berasal dari daerah atau negara setempat.

9. Usaha Jasa Sewa DVD Original

Untuk Anda yang hobi menonton film dan mengoleksi DVD original bisa dimanfaat untuk membuka usaha. Usaha yang Anda buat tentunya dengan cara menyewakan usaha jasa sewa DVD original.

Peluang untuk membuka usaha tersebut sangat besar karena tidak semua orang senang nonton atau sempat pergi ke bioskop untuk menonton.

Walaupun sudah ada fasilitas internet dimana mereka bisa mendownload film sendiri rata-rata masih ada rasa sayang untuk mengeluarkan kuota yang cukup banyak.

10. Usaha Jasa Video Shooting

Lagi-lagi membuka usaha jasa ini sangat erat kaitannya dengan hobi atau minat yang Anda sukai. Untuk Anda senang atau akrab dengan kamera maupun alat perekam bisa dijadikan usaha dengan membuka jasa video shooting.

Bisnis video shooting ini sedang menggeliat di dunia bisnis seiring dengan maraknya pengguna sosial media. Semua orang ingin mengabadikan moment pentingnya dengan dibuatkan sebuah video.

Baru-baru ini di sosial media viral dengan sebuah video persiapan kelahiran yang dilakukan oleh beberapa artis ternama di Indonesia.

Mereka menggunakan jasa video shooting untuk merekam moment sebelum dan sesudah kelahiran.

Tips Mulai Bisnis Kuliner

Tips Mulai Bisnis Kuliner

bisnisholic.web.id – Ada yang mengatakan bahwa usaha kuliner itu ga ada matinya. Harus diakui bisnis kuliner merupakan salah satu jenis bisnis yang paling banyak peminatnya.

Semakin banyak pelaku usaha di bidang ini, membuat konsumen semakin banyak pilihan untuk makanan, namun pelaku usaha yang bekerja keras ,memiliki kreativitas dan inovasi yang bisa bertahan.

Target Pasar

Tentukan target pasar anda secara spesik. Target pasar adalah acuan untuk merancang strategi pasar. Target pasar meliputi umur, pekerjaan, pendapatan, gaya hidup, dan sebagainya. Setelah menentukan target pasar, anda dapat menentukan strategi kedepannya.

Memilih Lokasi Strategis

Lokasi menjadi sangat penting untuk di tetapkan sebelum usaha akan berjalan. Sebagai pilihan, bisnis kuliner bisa didirikan sendiri di wilayah ramai lalu lalang, ataupun bergabung di sentra-sentra para pedagang kuliner lainnya seperti food court ataupun pusat-pusat perdagangan makanan lainnya.

Baca juga : 6 Alasan Pengusaha Gagal dalam Bisnis

Selalu BerInovasi

Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis kuliner, anda harus dapat menyiasati hal ini. Inovasi meliputi rasa, tampilan atau bentuk, kreasi dalam pembuatannya, dan cara penyajiannya. Inovasi ini juga harus disesuaikan dengan target pasar. Contohnya, jika target anda adalah anak sekolah, buatlah makanan dengan tampilan yang menarik bagi anak sekolah. Inovasi produk kuliner yang kita jual juga sangat penting agar konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi produk kita, selalu berikan variasi baru kepada jenis makanan yang kita jual.

Pilih Supplier Dengan Tepat

Bahan dasar yang dipakai dalam mengolah makanan dapat sangat mempengaruhi rasa makanan. Untuk menyediakan bahan dasar, harus ada pihak yang bertanggung jawab untuk itu. Dengan adanya bantuan dari supplier, maka kualitas bahan dasar makanan anda akan terjamin. Memilih supplier pun harus berhati – hati. Pilihlah supplier yang konsisten menjaga kualitas

Kalkulasi Harga Bahan

Ketahui juga beragam harga bahan-bahan untuk pembuatan kuliner yang akan di pasarkan, pasalnya bahan-bahan ini akan banyak macamnya sehingga perhitungan untuk kalkulasi menentukan harga jual perlu dilakukan dengan teliti untuk menghindari kerugian kedepannya.

Pengetahuan Dan Keahlian

Menjadi salah satu pengusaha dalam bisnis kuliner, berarti anda harus mempunyai pengetahuan dan keahlian juga di bidang kuliner. Dari pengetahuan dan keahlian inilah nantinya akan muncul ide – ide baru serta inovasi baru. Sehingga menjadikan makanan yang anda sajikan beda dari yang lainnya. Walaupun anda memilih untuk menggunakan juru masak atau chef, anda tetap harus mengetahui lebih dalam lagi mengenai bidang bisnis anda.

Selalu Jaga Reputasi

Usaha kuliner yang sanggup bertahan dalam jangka waktu yang lama adalah yang mampu menjaga reputasinya di mata konsumen, sedikit saja mengecewakan mereka akan dapat berakibat buruk kepada reputasi usaha kita. Mulai dari mulai kebersihan makanan, tempat hingga rasa menu masakan dan pelayanan harus di tetapkan dengan standar operasi yang ketat.

Manfaatkan Internet

Perkembangan pengguna internet yang terus bertambah sekarang ini, bisa kita manfaatkan untuk menunjang bisnis kita agar semakin di kenal. Meski tidak kita gunakan untuk menjual produknya secara langsung, dalam hal ini bisa kita gunakan untuk berpromosi mengenalkan kuliner kita dengan lebih luas, seperti dengan mengenalkannya di berbagai media sosial. Cukup banyak sekarang ini pebisnis kuliner yang sukses dengan memanfaatkan internet sebagai salah satu langkah untuk promosinya

Sabar Di Awal Usaha
Usaha di bidang kuliner ini akan sedikit membutuhkan waktu pengenalan kepada konsumen terlebih untuk bisnis yang barudi buka, maka jangan heran jika di awal-awal usaha mungkinterjadi sepi pengunjung. Namun untuk selanjutnya jika menumasakan kita cocok di lidah konsumen, maka akan sangat mudah tersiar kabarnya kepada konsumen lain

6 Alasan Pengusaha Gagal dalam Bisnis

6 Alasan Pengusaha Gagal dalam Bisnis

bisnisholic.web.id – Di perjalanan Bisnis pasti akan ada Untung dan Rugi, begitu juga kesuksesan dan kegagalan. Kegagalan dalam bisnis adalah salah satu hal yang tidak diiginkan setiap pelaku bisnis.

Tentu tidak adalah orang yang ingin rugi ataupun gagal dalam menjalankan suatu usaha, tapi taukah anda, pelaku bisnis yang gagal biasanya karena hal berikut ini.

Perencanaan yang Kurang Matang

Dalam menjalankan bisnis, perencanaan adalah hal penting yang harus dilakukan pertama kali. Rencana bisnis tidak perlu sempurna, namun harus tepat dan dipikirkan secara matang. Dengan melakukan perencanaan, Anda dapat menentukan bagaimana bisnis Anda mencapai tujuannya. Perencanaan juga dapat dipakai sebagai alat pengendalian kegiatan operasional perusahaan. Dengan adanya sebuah rencana, Anda juga dapat memilih dan menetapkan apa saja kegiatan yang diperlukan dan tidak diperlukan, serta melakukan seluruh kegiatan secara teratur sesuai dengan tahap-tahap yang telah ditentukan. Jika perencanaan bisnis tidak dipikirkan dengan matang, hal ini akan berdampak langsung pada kegiatan operasional bisnis yang mengakibatkan kegagalan bisnis.

Takut Mengambil Risiko

Setiap kegiatan pasti memiliki sebuah risiko, salah satunya kegiatan bisnis. Banyak pengusaha yang gagal menjalankan bisnis karena takut mengambil risiko, misalnya risiko dalam menghadapi persaingan, risiko dalam masalah keuangan, dan lain sebagainya. Jika Anda termasuk salah satu pengusaha yang takut mengambil risiko, berarti mental Anda belum siap menjadi seorang pengusaha. Kenyataannya, kebanyakan orang sukses adalah mereka yang berani mengambil risiko.

Baca juga : 10 Langkah Memulai Bisnis

Tidak Berani Mencoba

Mencoba hal-hal baru tentu dapat memberikan suatu ide baru dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun, banyak pengusaha yang telah nyaman berada di zonanya, sehingga tidak berani mencoba hal baru. Padahal orang yang sukses adalah orang yang mencoba hal baru. Jika Anda berani mencoba dan terus berusaha, tidak ada kata tidak mungkin dalam sebuah bisnis, namun jika Anda tidak mulai mencoba, sudah pasti Anda tidak akan pernah berhasil. Dengan berani mencoba, Anda sama dengan telah membuat suatu kemajuan dalam sebuah bisnis. Jadi, mulai sekarang hilangkan rasa ketakutan Anda, dan buang rasa khawatir akan sebuah kegagalan.

Mudah Menyerah

Setelah Anda mencoba untuk memulai hal-hal baru untuk mengembangkan bisnis, jangan cepat menyerah ketika kegagalan datang. Menyerah dengan mudah akan membuat Anda semakin dekat dengan kegagalan. Jadi, cobalah untuk terus berusaha dan bersemangat untuk mewujudkan sesuatu hal yang ingin dicapai oleh bisnis Anda, dan jangan pernah berhenti di tengah jalan. Dengan berhenti di tengah jalan, Anda sama saja telah menyianyiakan segala sesuatu yang telah Anda lakukan. Tanamkan dibenak Anda bahwa kegagalan adalah hal wajar, dan setiap orang sukses pasti pernah mengalami kegagalan.

Terlalu Terburu-buru

Banyak pengusaha yang mengalami kegagalan karena terburu-buru dalam menjalankan sebuah bisnis, misalnya terburu-buru dalam mengembangkan bisnis. Perlu diingat, segala sesuatu yang dilakukan dengan terburu-buru biasanya akan membawa hasil yang kurang baik. Jadi, sebelum membuat keputusan atau melakukan sesuatu, cobalah pikirkan dengan baik dan buat rencana dengan matang. Dengan begitu, risiko kegagalan dalam bisnis akan berkurang dan keuntungan pun akan segera datang.

Tidak Percaya Diri

Hal ini biasanya akan dialami ketika otak Anda dipenuhi dengan pikiran negatif. Tidak percaya diri biasanya akan menyebabkan rasa takut ketika Anda harus mengambil sebuah keputusan atau menyerah ketika mengalami kegagalan. Dengan rasa tidak percaya diri, Anda sama dengan melewatkan kesempatan yang datang kepada Anda. Untuk mengurangi risiko kegagalan, cobalah untuk percaya bahwa Anda bisa meraih kesuksesan dan percaya bahwa semua keputusan yang Anda pilih adalah keputusan terbaik yang pernah Anda ambil.

Perlu di tambahkan, Gagal hanya jika anda berhenti untuk mencoba dan berinovasi. Selama anda masih tetap berpikir dan bertindal untuk tidak berhenti untuk berinovasi dengan kerugian atau pasang surut yang ada di dalam perjalanan bisnis anda. Maka anda belum gagal.

Terima kasih sudah membaca dan semoga sukses.

10 Langkah Memulai Bisnis

10 Langkah Memulai Bisnis

bisnisholic.web.id – Memulai suatu bisnis itu tidaklah semudah yang dibayangkan, jika anda tidak atau kurang mengerti dengan dasar memulai bisnis dan tidak serius dalam membangun usaha, usaha anda bisa tidak berkembang dan bisa mengalami kerugian.

Kami akan coba merangkum 10 langkah untuk memulai bisnis sendiri. Tentunya membutuhkan keseriusan dan kerja keras masing masing pribadi seseorang juga ya.

1. Tentukan Jenis Usaha Anda
Buka usaha apa ya? Mungkin pertanyaan ini muncul di benak Anda. Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting bagi Anda untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.

2. Segera Lakukan Survei

  • Tingkat Persaingan
  • Lokasi yang Strategis
  • Perilaku Konsumen

3. Menyiapkan Modal
Merintis usaha sendiri dari nol bukan berarti nol modal. Anda tetap membutuhkan modal untuk mengawali usaha Anda. Berapa modal yang Anda butuhkan? Tergantung usaha yang ingin Anda buka.
Pada umumnya, usaha dengan modal kecil maupun besar hampir sama peraturannya. Anda harus tahu berapa modal yang dianggarkan untuk memulai usaha tersebut.

Disamping itu, jangan habiskan seluruh modal untuk kebutuhan usaha yang akan Anda jalankan. Minimal sisihkan 40% modal sebagai dana cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha Anda mengalami kegagalan. Anda bisa menggunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha Anda.

Baca juga : Bisnis Online

4. Perencanaan yang Matang
Merintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Anda butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha Anda. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha.

Perlu Anda ketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurangnya persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa di raup, modal pun habis.

5. Definisikan Keunikan Produk Anda
Dalam menjalani suatu usaha, Anda harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha Anda. Anda bisa melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen

6. Pengelolaan Keuangan yang Baik
Pernahkah Anda melihat seorang pedagang warung bakso yang memiliki beberapa cabang di satu kota? Jika ya, mungkin Anda berfikir bahwa orang tersebut memiliki modal yang besar. Perkiraan Anda mungkin benar namun bisa saja salah.

Mengapa? Seseorang yang telah membuka cabang karena usahanya telah memiliki prospek cerah. Mereka memiliki manajemen yang baik serta mampu menjaring banyak konsumen.

Bagaimana caranya? Cukup sederhana. Meskipun modal Anda kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Anda harus bisa memisahkan uang untuk bisnis dan uang pribadi. Sehingga Anda bisa fokus dalam mengembangkan bisnis Anda.

7. Promosikan Produk dengan Baik
Satu hal yang perlu Anda ketahui, Sebagus apapun produk yang Anda sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk Anda. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk Anda.

Promosi bisa Anda lakukan dari mulut ke mulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instragram, Whatsapp dan lain sebagainya.

8. Membangun Jaringan (Networking)
Networking dapat diartikan membangun jaringan pertemanan dengan orang lain agar saling menguntungkan. Oleh karenanya, Networking memiliki peran penting dalam kelangsungan usaha Anda. Sebaiknya berusahalah untuk membangun jaringan dengan pengusaha lain yang sejenis dengan usaha yang akan Anda rintis.

9. Mendaftarkan Usaha Anda
Dalam merintis usaha sendiri dari nol, Anda memang harus banyak belajar. Selain menjaga kualitas produk, sistem manajemen dan strategi pemasaran yang baik. Anda juga harus patuh terhadap hukum.

10. Mental yang Kuat
Kunci keberhasilan Anda dalam merintis usaha sendiri dari nol adalah mental yang kuat dan sikap pantang menyerah. Anda harus mampu melewati masa-masa sulit selama menjalankan usaha tersebut.

Menjadi wiraswasta bukanlah seperti karyawan yang memiliki etos kerja yang berbeda. Mereka memiliki jadwal rutin yang jarang berubah yakni kerja selama sebulan, setelah itu mendapat gaji.

Sementara Anda menjadi bos dalam menjalankan usaha Anda sendiri. Oleh sebab itu, Anda harus bekerja ektra keras, memiliki jadwal yang tidak menentu dan berfikir bagaimana caranya agar usaha Anda dapat memberikan gaji yang layak untuk Anda.

1 4 5 6