6 Alasan Pengusaha Gagal dalam Bisnis

6 Alasan Pengusaha Gagal dalam Bisnis

bisnisholic.web.id – Di perjalanan Bisnis pasti akan ada Untung dan Rugi, begitu juga kesuksesan dan kegagalan. Kegagalan dalam bisnis adalah salah satu hal yang tidak diiginkan setiap pelaku bisnis.

Tentu tidak adalah orang yang ingin rugi ataupun gagal dalam menjalankan suatu usaha, tapi taukah anda, pelaku bisnis yang gagal biasanya karena hal berikut ini.

Perencanaan yang Kurang Matang

Dalam menjalankan bisnis, perencanaan adalah hal penting yang harus dilakukan pertama kali. Rencana bisnis tidak perlu sempurna, namun harus tepat dan dipikirkan secara matang. Dengan melakukan perencanaan, Anda dapat menentukan bagaimana bisnis Anda mencapai tujuannya. Perencanaan juga dapat dipakai sebagai alat pengendalian kegiatan operasional perusahaan. Dengan adanya sebuah rencana, Anda juga dapat memilih dan menetapkan apa saja kegiatan yang diperlukan dan tidak diperlukan, serta melakukan seluruh kegiatan secara teratur sesuai dengan tahap-tahap yang telah ditentukan. Jika perencanaan bisnis tidak dipikirkan dengan matang, hal ini akan berdampak langsung pada kegiatan operasional bisnis yang mengakibatkan kegagalan bisnis.

Takut Mengambil Risiko

Setiap kegiatan pasti memiliki sebuah risiko, salah satunya kegiatan bisnis. Banyak pengusaha yang gagal menjalankan bisnis karena takut mengambil risiko, misalnya risiko dalam menghadapi persaingan, risiko dalam masalah keuangan, dan lain sebagainya. Jika Anda termasuk salah satu pengusaha yang takut mengambil risiko, berarti mental Anda belum siap menjadi seorang pengusaha. Kenyataannya, kebanyakan orang sukses adalah mereka yang berani mengambil risiko.

Baca juga : 10 Langkah Memulai Bisnis

Tidak Berani Mencoba

Mencoba hal-hal baru tentu dapat memberikan suatu ide baru dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun, banyak pengusaha yang telah nyaman berada di zonanya, sehingga tidak berani mencoba hal baru. Padahal orang yang sukses adalah orang yang mencoba hal baru. Jika Anda berani mencoba dan terus berusaha, tidak ada kata tidak mungkin dalam sebuah bisnis, namun jika Anda tidak mulai mencoba, sudah pasti Anda tidak akan pernah berhasil. Dengan berani mencoba, Anda sama dengan telah membuat suatu kemajuan dalam sebuah bisnis. Jadi, mulai sekarang hilangkan rasa ketakutan Anda, dan buang rasa khawatir akan sebuah kegagalan.

Mudah Menyerah

Setelah Anda mencoba untuk memulai hal-hal baru untuk mengembangkan bisnis, jangan cepat menyerah ketika kegagalan datang. Menyerah dengan mudah akan membuat Anda semakin dekat dengan kegagalan. Jadi, cobalah untuk terus berusaha dan bersemangat untuk mewujudkan sesuatu hal yang ingin dicapai oleh bisnis Anda, dan jangan pernah berhenti di tengah jalan. Dengan berhenti di tengah jalan, Anda sama saja telah menyianyiakan segala sesuatu yang telah Anda lakukan. Tanamkan dibenak Anda bahwa kegagalan adalah hal wajar, dan setiap orang sukses pasti pernah mengalami kegagalan.

Terlalu Terburu-buru

Banyak pengusaha yang mengalami kegagalan karena terburu-buru dalam menjalankan sebuah bisnis, misalnya terburu-buru dalam mengembangkan bisnis. Perlu diingat, segala sesuatu yang dilakukan dengan terburu-buru biasanya akan membawa hasil yang kurang baik. Jadi, sebelum membuat keputusan atau melakukan sesuatu, cobalah pikirkan dengan baik dan buat rencana dengan matang. Dengan begitu, risiko kegagalan dalam bisnis akan berkurang dan keuntungan pun akan segera datang.

Tidak Percaya Diri

Hal ini biasanya akan dialami ketika otak Anda dipenuhi dengan pikiran negatif. Tidak percaya diri biasanya akan menyebabkan rasa takut ketika Anda harus mengambil sebuah keputusan atau menyerah ketika mengalami kegagalan. Dengan rasa tidak percaya diri, Anda sama dengan melewatkan kesempatan yang datang kepada Anda. Untuk mengurangi risiko kegagalan, cobalah untuk percaya bahwa Anda bisa meraih kesuksesan dan percaya bahwa semua keputusan yang Anda pilih adalah keputusan terbaik yang pernah Anda ambil.

Perlu di tambahkan, Gagal hanya jika anda berhenti untuk mencoba dan berinovasi. Selama anda masih tetap berpikir dan bertindal untuk tidak berhenti untuk berinovasi dengan kerugian atau pasang surut yang ada di dalam perjalanan bisnis anda. Maka anda belum gagal.

Terima kasih sudah membaca dan semoga sukses.

10 Langkah Memulai Bisnis

10 Langkah Memulai Bisnis

bisnisholic.web.id – Memulai suatu bisnis itu tidaklah semudah yang dibayangkan, jika anda tidak atau kurang mengerti dengan dasar memulai bisnis dan tidak serius dalam membangun usaha, usaha anda bisa tidak berkembang dan bisa mengalami kerugian.

Kami akan coba merangkum 10 langkah untuk memulai bisnis sendiri. Tentunya membutuhkan keseriusan dan kerja keras masing masing pribadi seseorang juga ya.

1. Tentukan Jenis Usaha Anda
Buka usaha apa ya? Mungkin pertanyaan ini muncul di benak Anda. Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting bagi Anda untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.

2. Segera Lakukan Survei

  • Tingkat Persaingan
  • Lokasi yang Strategis
  • Perilaku Konsumen

3. Menyiapkan Modal
Merintis usaha sendiri dari nol bukan berarti nol modal. Anda tetap membutuhkan modal untuk mengawali usaha Anda. Berapa modal yang Anda butuhkan? Tergantung usaha yang ingin Anda buka.
Pada umumnya, usaha dengan modal kecil maupun besar hampir sama peraturannya. Anda harus tahu berapa modal yang dianggarkan untuk memulai usaha tersebut.

Disamping itu, jangan habiskan seluruh modal untuk kebutuhan usaha yang akan Anda jalankan. Minimal sisihkan 40% modal sebagai dana cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha Anda mengalami kegagalan. Anda bisa menggunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha Anda.

Baca juga : Bisnis Online

4. Perencanaan yang Matang
Merintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Anda butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha Anda. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha.

Perlu Anda ketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurangnya persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa di raup, modal pun habis.

5. Definisikan Keunikan Produk Anda
Dalam menjalani suatu usaha, Anda harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha Anda. Anda bisa melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen

6. Pengelolaan Keuangan yang Baik
Pernahkah Anda melihat seorang pedagang warung bakso yang memiliki beberapa cabang di satu kota? Jika ya, mungkin Anda berfikir bahwa orang tersebut memiliki modal yang besar. Perkiraan Anda mungkin benar namun bisa saja salah.

Mengapa? Seseorang yang telah membuka cabang karena usahanya telah memiliki prospek cerah. Mereka memiliki manajemen yang baik serta mampu menjaring banyak konsumen.

Bagaimana caranya? Cukup sederhana. Meskipun modal Anda kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Anda harus bisa memisahkan uang untuk bisnis dan uang pribadi. Sehingga Anda bisa fokus dalam mengembangkan bisnis Anda.

7. Promosikan Produk dengan Baik
Satu hal yang perlu Anda ketahui, Sebagus apapun produk yang Anda sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk Anda. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk Anda.

Promosi bisa Anda lakukan dari mulut ke mulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instragram, Whatsapp dan lain sebagainya.

8. Membangun Jaringan (Networking)
Networking dapat diartikan membangun jaringan pertemanan dengan orang lain agar saling menguntungkan. Oleh karenanya, Networking memiliki peran penting dalam kelangsungan usaha Anda. Sebaiknya berusahalah untuk membangun jaringan dengan pengusaha lain yang sejenis dengan usaha yang akan Anda rintis.

9. Mendaftarkan Usaha Anda
Dalam merintis usaha sendiri dari nol, Anda memang harus banyak belajar. Selain menjaga kualitas produk, sistem manajemen dan strategi pemasaran yang baik. Anda juga harus patuh terhadap hukum.

10. Mental yang Kuat
Kunci keberhasilan Anda dalam merintis usaha sendiri dari nol adalah mental yang kuat dan sikap pantang menyerah. Anda harus mampu melewati masa-masa sulit selama menjalankan usaha tersebut.

Menjadi wiraswasta bukanlah seperti karyawan yang memiliki etos kerja yang berbeda. Mereka memiliki jadwal rutin yang jarang berubah yakni kerja selama sebulan, setelah itu mendapat gaji.

Sementara Anda menjadi bos dalam menjalankan usaha Anda sendiri. Oleh sebab itu, Anda harus bekerja ektra keras, memiliki jadwal yang tidak menentu dan berfikir bagaimana caranya agar usaha Anda dapat memberikan gaji yang layak untuk Anda.

bisnis online

Bisnis Online

bisnisholic.web.id – Saat ini sedang berkembang banyak usaha yang sukses itu dari menjalankan bisnis online,tapi sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan bisnis online?

Bisnis online merupakan segala jenis kegiatan bisnis yang dilakukan secara online (melalui internet). Setiap pelaku usaha yang sebagian aktivitasnya ataupun semua aktivitas bisnisnya dilakukan melalui internet, bisa dikatakan mereka menjalankan bisnis online.

Aktivitas bisnis online ini bisa meliputi kegiatan jual beli online, maupun menyediakan jasa secara online, dan banyak jenis bisnis lainnya yang bisa kita temukan di online di berbagai bidang industri.

Intinya, jika Anda memiliki suatu ide bisnis maupun produk yang unik, Anda bisa langsung memulai menjualnya lewat internet. Artinya, semua orang bisa saja memulai bisnis online.

Dan kalau saya boleh bilang, sebetulnya ini sama halnya seperti kita melakukan transaksi jual beli secara tradisional, namun kantor atau toko Anda berada di online, jadi nantinya kita juga harus memutuskan mau dibikin seperti apa tampilan website bisnis kita ke depannya.

Baca juga : Jenis Bisnis yang Ada

Jenis Bisnis Online

Kegiatan bisnis online ini bisa diwujudkan dalam berbagai jenis (wujud tampilan di internet). Antara lain berbentuk:

  1. Website
  2. Toko online atau marketplace
  3. Blog
  4. Akun sosial media

Manfaat Dan Tantangan Bisnis Online
Potensi bisnis online memang menggiurkan, namun proses dan tantangan yang harus kita hadapi pun bukan sesuatu yang ringan.

Ada banyak hal yang bisa kita pertimbangkan ketika hendak memulai bisnis online atau mengonlinekan bisnis yang sudah ada, terutama jika Anda bukan seseorang yang familiar dengan komputer, atau bahkan belum pernah membangun bisnis sebelumnya.

Beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan diantaranya yakni:

  • Hemat biaya sewa tempat dan karyawan
  • Produknya fleksibel, bisa banyak macam
  • Kemudahan akses lewat internet, kapan saja dan dari mana saja, 24 jam 7 hari seminggu

Meskipun begitu, ada beberapa tantangan yang mau tidak mau harus kita hadapi, antara lain:

  1. Membutuhkan kemampuan teknis mengenai website dan internet
  2. Pengeluaran biaya untuk gadget, perangkat komputer, dan software pendukung
  3. Resiko penipuan online

Pahami Teknologi
Memahami tentang cara menggunakan komputer dan beberapa software pendukungnya, serta cara memanfaatkan internet dengan baik dan benar, akan sangat membantu kita dalam menjalankan bisnis online.

Jangan berkecil hati jika Anda merasa kurang memahami teknologi, di luaran sana banyak sekali informasi maupun kursus yang bisa kita dapatkan untuk mendukung kita supaya lebih memahami tentang hal seperti ini.

Yang penting tetap belajar dan tetap berusaha.

Nah, kurang lebih itu gambaran singkat tentang pengertian bisnis online. Jika dirasa masih kurang, silahkan Anda kembangkan sendiri pemahaman tentang hal ini dengan mencari sumber informasi yang banyak sekali ada di internet

JENIS BISNIS

Jenis Bisnis yang Ada

bisnisholic.web.id – Mungkin saat ini anda sedang mencari bisnis apa yang anda sedang ingin kerjakan, untuk mendapatkan apa yang bisa lakukan untuk mulai bisnis, anda harus tau jenis-jenis bisnis ada apa saja.

Berdasarkan kegiatannya bisnis dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Production (Produksi) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah suatu bahan atau sumber-sumber yang ada agar tercipta suatu produk yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi (menaikan faedahnya).
  • Distribution (Distribusi) adalah suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan.
  • Consumtion (Konsumen) adalah setiap orang pemakai barang dan jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

Baca juga : Apa itu Bisnis

Jenis-Jenis Bisnis

  1. Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
  2. Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
    Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer. lihat pula: Waralaba
  3. Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
  4. Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
  5. Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
    Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
  6. Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
  7. Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
  8. Bisnis online adalah bisnis yang dilakukan secara online lewat internet. Dalam bisnis online, barang apa saja bisa diperjuabelikan layaknya pada bisnis pada umumnya. Untuk bisa berbisnis secara online, banyak media yang bisa dimanfaatkan, salah satunya adalah website, facebook, twitter, instagram, path, blog dan lainnya.
APA ITU BISNIS

Apa itu Bisnis

bisnisholic.web.id – Arti dari bisnis, umumnya orang akan berpendapat Bisnis adalah Usaha, Bisnis itu memutar uang untuk memperoleh keuntungan, dan Bisnis adalah menjual barang untuk mendapatkan proses.

Pendapat itu semua benar, Bisnis adalah Usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan,berkelompok atau organisasi pada konsumen dengan tujuan mendapatkan laba(profit).

Pada dasarnya, Kita melakukan bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit). Sebenarnya tidak hanya itu, masih ada lagi beberapa fungsi dari bisnis yaitu :

  • Memenuhi kebutuhan masyarakat,
  • Menciptakan nilai suatu produk menjadi produk yang lebih berguna
  • Menambah lapangan pekerjaan, untuk memulai bisnis,kita memerlukan tenaga kerja
  • Menambah pemasukan Negara, berupa pajak yang kita bayarkan, dalam bisnis menengah dan besar,perusahaan diwajibkan membayar pajak.

Seperti pada pengertian Bisnis,Bisnis itu dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi. Disini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang siapa saja yang melakukan bisnis atau biasa disebut dengan Dasar Kepemilikan Bisnis. Umumnya Dasar kepemilikan bisnis mencakup :

  • Perusahaan perseorangan adalah biasanya bisnis ini dimiliki oleh satu orang.
  • Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan.
  • Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persatuan komanditer dan firma.
  • Perseroan adalah bisnis yang dimiliki oleh beberapa orang dan diawasi oleh direktur.
  • Koperasi adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Ada banyak macam bisnis yang umumnya kita ketahui, macam – macam bisnis ini dapat dikelompokkan berdasrkan aktivitasnya, yaitu :

  • Manufaktur adalah bisnis ini kegiatannya memproduksi produk yang berasal dari bahan mentah dengan bahan bahan pendukung, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil, motor, elektronik.
  • Jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
  • Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer. Contok toko waralaba.
  • Bisnis Pertanian dan Pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman dan barang tambang seperti minyak bumi, batu bara.
  • Bisnis financial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari kegiatan investasi dan pengelolaan modal.
  • Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
  • Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
  • Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
  • Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

Setelah kita melihat siapa saja pelaku bisnis dan apa saja macam macam bisnis, ternyata bisnis dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja, dan dengan apa saja. Maksudnya adalah untuk memulai suatu bisnis, semua orang dapat melakukan bisnis, termasuk kita seorang mahasiswa atau pelajar. Sebagai mahasiswa atau pelajar tentu kita tidak mempunyai modal yang cukup banyak untuk berbisnis yang sifatnya menengah atau besar, tetapi kita bisa berbisnis kecil-kecilan dengan modal yang sesuai dengan kantong kita tanpa meminta bantuan orang tua. Dalam memulai bisnis kita juga tidak perlu menggunakan peralatan dan perlengkapan yang banyak.

Sebagai contoh, bisnis Penjualan Pulsa Elektrik. Bisnis ini dapat dilakukan oleh kita seorang mahasiswa atau pelajar. Karena bisnis ini cukup menguntungkan tetapi hanya membutuhkan modal yang sedikit. Dalam bisnis ini, kita hanya membutuhkan Handphone sebagai alat transaksinya. Selain itu, kita hanya mengeluarkan uang yang berkisar antara 200.000 sampai 300.000 rupiah untuk pengisian saldo pulsanya. Tidak banyak bukan? Hanya dengan Handphone dan uang yang tidak banyak, kita sudah mendapatkan keuntungan yang dapat menambah uang jajan kita. Bisnis ini juga tidak perlu menyewa toko,ataupun buka counter, sebab bisnis ini menggunakan Handphone yang dapat dibawa kemana-mana, dan dapat dilakukan dimana saja.