Strategi Manajemen Paling Jitu

Strategi Manajemen Paling Jitu

bisnisholic.web.id Bingung gimana bisa narik konsumen ? Strategi demi strategi sudah di rancang. Namun masih kurang efektif. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Strategi Manajemen Paling Jitu. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Strategi Manajemen Paling Jitu

Setiap perusahaan yang memproduksi barang atau jasa pasti membutuhkan strategi manajemen yang tepat. Dengan strategi tersebut, target dan tujuan perusahaan dapat tercapai sesuai harapan.Manajemen pemasaran memiliki peran vital dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Dari Wikipedia, pengertian manajemen pemasaran adalah proses penetapan tujuan-tujuan pemasaran bagi suatu organisasi (dengan mempertimbangkan sumber daya internal dan peluang pasar), perencanaan, dan pelaksanaan aktivitas untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu, dan mengukur kemajuan ke arah pencapaiannya.

1. Konsep Produksi
Konsep yang satu ini merupakan konsep konvensional yang banyak dianut perusahaan dengan sistem manajemen yang sudah stabil. Sebab, produksi massal lebih diutamakan untuk menekan biaya produksinya. Selain itu, biaya distribusi pun ikut disisir. Dengan begitu, harga jual produk atau jasa dapat lebih murah.Maklum, banyak konsumen yang lebih berorientasi pada harga murah ketimbang kualitas. Namun ada konsumen tertentu yang tak peduli jika harus merogoh kocek lebih demi mendapatkan produk atau jasa berkualitas baik.

2. Konsep Produk
Dalam menghasilkan barang atau jasa, perusahaan berusaha mengedepankan kualitas. Sehingga konsumen percaya dan kembali membeli produk perusahaan. Satu hal yang perlu diketahui, kualitas akan berpengaruh pada harga. “Ada harga, ada rupa.”Selain kualitas dan harga, barang atau jasa perusahaan juga harus memiliki keunggulan atau ciri khas dari produk kompetitor. Konsep produk harus dipikirkan dengan matang, bagaimana caranya produk yang diusung punya kekuatan tersendiri.

Baca Juga : Rahasia Sukses Eatlah FNB Yang Populer

3. Konsep Penjualan
Setelah produk siap, kualitas dan kuantitasnya memadai, harga jual sudah ditetapkan, berikutnya dalam manajemen pemasaran dikenal dengan konsep penjualan. Perusahaan harus mempunyai cara atau strategi penjualan tepat sesuai dengan target sasaran.Menjual produk, mempengaruhi konsumen sehingga tertarik membeli. Kalau perlu menjual produk secara agresif dengan sistem jemput bola, dari pintu ke pintu. Promosi yang dilakukan perusahaan juga dapat membuat konsumen kepincut membeli.Tapi begitu promosi ditiadakan, konsumen akan pindah ke lain hati. Menggunakan produk barang atau jasa kompetitor. Namun dalam konsep penjualan ini, kepuasan dan loyalitas konsumen seringkali tak terlalu dihiraukan.

4. Konsep Pemasaran
Konsumen adalah segalanya bagi perusahaan yang menganut konsep ini. Kebutuhan konsumen akan benar-benar menjadi prioritas. Perusahaan akan menyediakan waktu untuk berinteraksi dan mendengarkan suara konsumen lebih banyak.Riset atau survei kerap dilakukan sebelum memutuskan proses prosuksi dan pemasaran. Fokus utama adalah pada nilai tambah untuk membedakannya dengan sesama kompetitor.

5. Konsep Pemasaran Umum
Dalam konsep ini, perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan saja, tapi memperhatikan manfaatnya bagi orang lain. Perusahaan percaya, bisnis akan sukses bila konsumen puas dan ternyata produk barang atau jasa yang dihasilkan memiliki dampak baik ke konsumen maupun masyarakat luas.

Tips Ampuh Buat Dongkrak Karier Sebelum Akhir 2019

Tips Ampuh Buat Dongkrak Karier Sebelum Akhir 2019

Bisnisholic.web.id – Dari sebagian besar orang tentunya banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana cara untuk mendapatkan perjalanan karier yang memuaskan. Bisa jadi sekarang Anda sedang dalam ditahap “menyusun kehidupan karier sempurna”. Sebenarnya, ada banyak hal yang bersifat umum untuk mengembangkan karier. Contohnya seperti harus membangun jaringan dengan baik, memilik ide-ide yang kreatif dan juga mempunyai kemampuan organisasi yang baik. Namun itu saja tidak cukup. Dikutip dari Forbes, berikut ini langkah jitu untuk mendorong karier ke jenjang yang lebih tinggi sebelum 2019 berakhir:

1. Menjadi agen perubahan

Menurut Rasha Hasaneen yang merupakan wakil presiden Product Management and Innovation di Ingersoll Rand yang dikutip dari Forbes, mengatakan “Perusahaan besar membutuhkan orang untuk tinggal di dalam perusahaan dan mengubah budaya perusahaan menjadi lebih baik”.

Ketika Anda frustasi di dalam lingkungan kerja dan mengatakan akan keluar begitu saja, pahami dan ingat betapa sulitnya Anda untuk berada di posisi sekarang. Bisa saja ada yang menginginkan ada di posisi Anda sekarang.

Oleh karena itu, berjuanglah untuk bisa menjadi salah satu agen perubahan yang mampu mengubah budaya yang lebih baik bagi perusahaan.

2. Belajar memahami “bahasa organisasi”

Cara lain yang harus Anda lakukan adalah berorganisasi dengan baik. Seperti mengkomunikasikan ide-ide dan kreativitasan Anda.

Dengan begitu cara yang Anda buat dapat ditiru oleh orang lain dan dapat dijalankan agar menjadi lebih baik.

3. Bekerja dengan orang yang mendukung

Bekerjalah dengan orang-orang yang mendukung dari apa yang Anda lakukan dan yang Anda kerjakan. Sebab dukungan adalah sebuah hal yang berarti. Setiap orang memiliki hal unik dalam memandang sesuatu dan menyelesaikan sesuatu. Walaupun beberapa perusahaan menuntut Anda untuk mengikuti langkah yang telah dibuat, tetapi itu menjadi hal yang dapat Anda lakukan untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan cara yang Anda inginkan.

Baca Juga : Tips Agar Anda Terhindar Dari Burnout Ketika Membuka Bisnis

4. Persiapkan diri sebelum memberikan sesuatu

Banyak orang memberikan saran bagi wanita karier untuk percaya diri. Termasuk percaya diri dalam apa yang ingin Anda sampaikan untuk perusahaan Anda. Penting untuk membangun percaya diri saat ini. Tunjukkan kepada banyak orang bahwa Anda memahami apa yang Anda jalani.

Salah satunya percaya diri ketika meminta kenaikan gaji karena itu adalah hal yang wajar. Bawalah bukti-bukti kontribusi seperti apa yang telah Anda berikan ke perusahaan. Sehingga hal tersebut dapat menjadi pertimbangan perusahaan untuk meningkatkan upah Anda.

5. Dalami pekerjaan baru

Jika Anda tetap memutuskan untuk meninggalkan perusahaan tersebut dan menekuni pekerjaan lain, ada baiknya Anda dalami terlebih dahulu. Tidak ada kata terlambat untuk memulai hal baru. Bisa saja dengan berpindahnya profesi, Anda dapat menemukan jalan yang lebih baik.

Hal tersebut juga bagus untuk menemukan ide-ide baru dalam pekerjaan. Sekaligus mempertajam keahlian bekerja Anda.

6. Terlibatlah dengan banyak orang

Ketika Anda terlibat dengan banyak orang, Anda tidak pernah tau siapa yang Anda ajak bicara. Berbicara dengan banyak orang bisa saja membuat Anda memiliki pandangan baru dan akhirnya mengubah karier Anda menjadi lebih baik.

Tetapi dalam catatan, berhati-hati untuk tidak terlalu membicarakan hal yang terlewat batas. Apalagi hal-hal buruk tentang orang lain karena dengan cara Anda berbicara sendiri, dapat menggambarkan seperti apa diri Anda sebenarnya di mata orang lain.